6 Langkah Tetap Sehat dan Bugar Saat Ibadah Haji

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada beberapa tips sehat yang bisa Anda lakukan sebagai langkah untuk tetap bugar selama menjalankan ibadah haji. Saat berada di Tanah Suci, Anda akan menjalani rangkaian ibadah mulai dari Wukuf di Padang Arafah, keliling Ka’bah, serta menaiki Bukit Shafa dan Marwah.

Untuk menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar, Anda perlu memastikan kondisi tubuh tetap prima. Maka itu, simak tips sehat saat menjalankan ibadah haji berikut ini.

Tips sehat saat menjalankan ibadah haji

Jemaah yang datang dari beragam negara berkumpul di Tanah Suci memiliki tujuan yang sama dalam menjalani ibadah haji. Banyaknya orang dari beragam latar belakang kesehatan memungkinkan terjadinya penyebaran virus atau bakteri penyebab penyakit. Tidak menutup kemungkinan, ada beragam penyakit mungkin menyebar dari satu orang ke yang lainnya.

Dalam kondisi tubuh yang lemah, individu akan mudah terinfeksi penyakit dan tidak mampu menjalani ibadah haji hingga tuntas. Meskipun tinggi risiko penularan penyakit, selalu ada cara untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Masalah kesehatan yang sering terjadi selama ibadah haji adalah sun stroke, dehidrasi, masalah sistem pernapasan, hepatitis B dan C, meningitis, dan lainnya. 

Masalah kesehatan tersebut masih dapat dihindari. Maka itu, lakukan tips sehat di bawah ini sehingga untuk meningkatkan stamina tubuh Anda saat beribadah haji.

1. Minum banyak air

Cuaca yang terik dan suasana yang ramai membuat Anda lebih banyak berkeringat. Jangan biarkan tubuh Anda kehilangan banyak cairan. Dehidrasi dapat membuat Anda kehilangan tenaga, pusing, dan otot jadi lemah. 

Tetap minum air putih setidaknya 2 liter dalam sehari untuk menghindari dehidrasi yang dapat mengganggu kelancaran ibadah Anda. Selain menjalankan tips sehat minum banyak air putih saat ibadah haji, usahakan diri untuk berjalan di tempat teduh dan menghindari terik matahari. Cara ini mampu mencegah terjadinya dehidrasi.

2. Tidur cukup

Tidak hanya dari makanan yang Anda konsumsi, tidur cukup juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Setidaknya Anda perlu memenuhi waktu tidur 7-8 jam setiap harinya agar stamina tetap terjaga. Istirahat yang cukup dapat mendukung tubuh dalam melawan bakteri dan virus penyebab penyakit. 

Tubuh yang lelah karena kurang istirahat dapat memengaruhi kerja sistem imunitas, sehingga membuat tubuh jadi mudah sakit. 

3. Konsumsi makanan bernutrisi

Tips sehat untuk menjalankan ibadah haji adalah dengan konsumsi makanan bernutrisi. Tentu, Anda membutuhkan tenaga yang cukup sehingga ibadah bisa diselesaikan dengan lancar. 

Konsumsi makanan tinggi protein untuk membuat Anda kenyang lebih lama. Selain itu, protein dapat meningkatkan kekuatan dan tenaga Anda. Protein bisa diperoleh dari telur, daging, ikan, kacang-kacangan, produk kedelai, yogurt, dan keju. 

4. Jangan makan berlebihan

Selanjutnya, tips sehat agar sistem pencernaan lancar saat ibadah haji adalah dengan memilih-milih apa yang Anda makan. Jangan lupa untuk makan tidak berlebihan. Makanlah pada porsi yang cukup dan jangan sampai terlalu kenyang.

Makan terlalu kenyang dapat memicu terjadinya kenaikan asam lambung. Bila sudah terjadi, ini akan menghambat kegiatan Anda selama menjalankan ibadah haji.

5. Menjaga kebersihan

Penularan penyakit bisa dari mana saja, termasuk dari benda ke tangan kita. Maka itu, tips sehat yang perlu dijalani selama ibadah haji dengan menjaga kebersihan diri. Jangan lupa untuk cuci tangan setiap sebelum menyiapkan makanan dan makan. 

Saat hendak mengonsumsi buah, pastikan Anda mencuci buah terlebih dulu untuk meminimalkan risiko keracunan makanan. 

6. Konsumsi suplemen vitamin C

Vitamin C dapat memberikan proteksi terhadap bahaya radikal bebas. Anda bisa mendapatkan vitamin C ini dari brokoli, stroberi, tomat, kiwi, paprika, dan jeruk.

Selain itu Anda juga bisa melengkapi asupan harian vitamin dengan mengonsumsi suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C, vitamin D, dan zinc dalam format effervescent (tablet larut air). Suplemen ini secara efektif meningkatkan daya tahan tubuh, serta menambah asupan cairan tubuh sehingga Anda terhindar dari dehidrasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memilih vitamin untuk balita memang harus hati-hati. Kalau salah, bisa sebabkan alergi dan masalah lain. Berikut penjelasan seputar vitamin untuk balita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 13/04/2020 . Waktu baca 8 menit

Pentingnya Asupan Vitamin C untuk Bantu Lawan Demam Berdarah

Tindakan untuk mencegah demam berdarah tak hanya menjaga kebersihan ingkungan saja tetapi Anda juga perlu memenuhi nutrisi seperti asupan vitamin C harian.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
vitamin untuk mencegah demam berdarah
Nutrisi, Hidup Sehat 08/04/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Kandungan Jambu Biji yang Ampuh Menjaga Imun Tubuh

Entah itu dibuat jus atau dimakan secara langung, kandungan pada jambu biji ternyata memberi manfaat untuk menjaga dan meningkatkan sistem imun Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
manfaat jus jambu biji
Nutrisi, Hidup Sehat 07/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Berapa Banyak Vitamin C yang Dibutuhkan Ketika Sedang Sakit Batuk Pilek?

Ada anggapan dosis vitamin C tinggi baik dikonsumsi saat sakit untuk mengurangi kekambuhan gejala. Studi ini menjawab pengaruh dosis terhadap tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
dosis vitamin c saat sakit
Nutrisi, Hidup Sehat 06/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
vitamin c dan zinc untuk puasa

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020 . Waktu baca 4 menit
serba-serbi diet alkaline

10 Jenis Sayur dan Buah yang Bisa Jadi Sumber Vitamin C Saat Sahur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor

Apakah Kebutuhan Vitamin C dalam Tubuh Meningkat saat Sakit atau Sama Saja?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit