Dosis dan Aturan Pakai Ibuprofen untuk Sakit Gigi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang digunakan untuk mengobati rasa nyeri ringan hingga sedang. Salah satu penggunaan yang paling sering adalah menggunakan ibuprofen untuk sakit gigi. Rasa sakit pada gigi biasanya diakibatkan oleh adanya infeksi, peradangan atau luka pada gusi, saraf gigi, serta sekitar mulut. Karena itu, untuk menghilangkan rasa nyeri akibat sakit gigi atau gigi yang berlubang, ibuprofen sering kali menjadi pilihan untuk mengatasinya. Lalu bagaimana aturan pakai dan dosisnya jika menggunakan ibuprofen untuk sakit gigi?

Apa saja jenis dari ibuprofen?

Ada beberapa jenis ibuprofen untuk sakit gigi yang dapat Anda minum, yaitu:

  • Tablet
  • Kapsul
  • Sirup

Sebaiknya, ibuprofen disimpan dalam lingkungan yang kering, terhindar dari sinar matahari langsung, dan menyimpannya dalam suhu kamar. Namun untuk ibuprofen yang berbentuk sirup lebih baik disimpan di dalam lemari pendingin.

Berapa dosis yang tepat jika menggunakan ibuprofen untuk sakit gigi?

Jika Anda menggunakan ibuprofen untuk mengatasi sakit gigi, maka dosis yang diminum adalah :

  • Orang dewasa dan remaja: 200- 400 mg setiap 4 hingga 6 jam, tergantung dengan kebutuhan dan rasa sakit yang dirasakan. Batas dosis yang paling tinggi adalah 3200 mg/hari (jika mendapatkannya dari resep).
  • Anak diatas 6 bulan: dosisnya disesuaikan dengan berat badan. Dosis ini biasanya ditentukan oleh dokter, tetapi biasanya 10 mg/kg setiap 6-8 jam sekali atau 40 mg/kg per hari.
  • Bayi di bawah usia 6 bulan, dosis harus ditentukan oleh dokter.

Perlu diperhatikan bahwa melebihi batas dosis yang telah ditentukan atau lebih dar 400 mg dari orang dewasa, tidak terbukti lebih efektif untuk menghilangkan rasa sakit. Jika rasa sakit sudah menghilang, sebaiknya berhenti untuk memakainya.

Bagaimana aturan pakai ibuprofen untuk sakit gigi?

Jika Anda tidak diresepkan oleh dokter, maka aturan pakai dapat dilihat di dalam kemasannya. Namun berikut adalah aturan pakai yang umum dalam penggunaan ibuprofen untuk sakit gigi:

  • Jangan melebihi dosis yang telah ditentukan. Dosis maksimal dalam satu hari adalah 3200 mg.
  • Apabila rasa sakit yang dirasakan tidak terlalu sakit, maka ibuprofen lebih baik diminum dalam dosis yang paling rendah (200 mg per hari).
  • Minum ibuprofen setelah makan, karena obat ini dapat membuat perut Anda luka.
  • Ibuprofen yang dikemas di dalam obat sirup, maka botol obatnya harus dikocok terlebih dahulu sebelum diminum.
  • Hentikan pemakaian apabila sudah tidak merasakan sakit apapun.
  • Penggunaan ibuprofen dalam jangka yang panjang harus diawasi oleh dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit