3 Jenis Makanan untuk Mengatasi Gusi Berdarah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gusi sering kali tidak mendapat perhatian khusus dibandingkan gigi dan mulut. Padahal gusi bengkak dan berdarah dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan gangguan mulut yang tidak ringan. Jika Anda sedang mengalami hal ini, ada tips dalam memilih makanan untuk gusi berdarah untuk Anda.

Makanan untuk gusi berdarah

Penyebab gusi bengkak dan berdarah sebagai salah satu gangguan gusi adalah karena menumpuknya plak pada gigi. Plak yang sangat lengket itu umumnya terbentuk ketika proses makan dan minum. Plak juga mengandung banyak bakteri yang sebagian di antaranya dapat mengganggu kesehatan gusi.

Menurut penelitian, penyakit gusi dapat menginfeksi atau bahkan merusak gigi. Penyakit tersebut juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 15 persen. Pada dasarnya, gusi yang sehat tidak akan berdarah hanya karena gosok gigi atau tersentuh. Ciri-ciri utama gusi yang ideal adalah berwarna merah muda, kencang dan dapat menahan gigi dengan kuat.

Selain dengan perawatan gigi, Anda juga perlu memperhatikan makanan yang Anda konsumsi saat sedang mengalami gusi berdarah? Makanan apa saja yang baik untuk gusi berdarah? Simak ulasan berikut ini.

1. Daging tanpa lemak

Tidak sembarangan daging yang bisa Anda makan jika Anda mengalami kondisi gusi berdarah. Pastikan Anda memilih daging tanpa lemak. Lemak binatang diketahui sangat buruk untuk jantung, sehingga ada baiknya Anda tidak mengonsumsi daging yang kaya akan lemak.

Joe Tagliarini seorang dokter gigi dari Comprehensive Dental Health, mengatakan bahwa daging sapi, daging kambing, dan tiram kaya akan kandungan seng. Mineral dalam kandungan daging sapi berfungsi sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan meningkatkan sistem imun yang bisa melawan penyakit gusi. Kandungan vitamin B6 yang tinggi pada daging dan makanan laut seperti ikan dapat membantu Anda untuk melawan penyakit gusi.

2. Biji-bijian utuh dengan susu dan jus jeruk

Kombinasi ini sangat menyehatkan dan baik untuk gusi. Kalsium dari susu akan membentuk gigi yang sehat dan kuat. Sementara kandungan vitamin C dari jus jeruk membantu gusi untuk melakukan penyembuhan sendiri.

Sebuah penelitian mengungkapkan, susu dapat menurunkan kadar asam dalam mulut sehingga membantu menghilangkan bakteri. Para peneliti menyarankan untuk tidak mencampurkan gula dalam susu maupun jus jeruk karena gula justru dapat meningkatkan kadar asam dalam mulut.

3. Buah dan sayur

Anda pasti sudah tahu bahwa buah dan sayur kaya akan antioksidan yang meningkatkan sistem imun. Buah dan sayur bisa menjadi pilihan makanan untuk gusi berdarah, terutama sayur-sayuran hijau seperti bayam, ubi, wortel, labu, dan buah-buahan yang berwarna kuning. Sayuran dan buah-buahan ini dapat memberikan antioksidan yang tinggi bagi tubuh. Sayuran dan buah-buahan juga mengandung betakaroten yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.

Makanan untuk gusi berdarah, tidak hanya membantu Anda untuk tetap bisa menikmati makanan, namun juga bisa membuat gusi Anda yang bengkak dan berdarah akan membaik secara berlahan. Peran gusi dalam mulut sangatlah penting. Gangguan yang terjadi pada gusi dapat berakibat pada bagian mulut lain. Penting untuk Anda dalam menjaga kebersihan mulut dan gigi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Dry Socket

DefinisiApa itu dry socket? Dry socket adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang kadang terjadi setelah pencabutan gigi. Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah yang terbentuk pada soket terlepas, sehingga ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Perawatan Pulpotomi untuk Gigi, Kapan Sebaiknya Anda Lakukan?

Pulpotomi merupakan salah satu prosedur operasi gigi yang biasanya dilakukan pada anak-anak. Apa itu pulpotomi dan penyebab prosedur ini dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
gigi anak hitam

6 Hal Ini Bisa Sebabkan Gigi Anak Berwarna Hitam, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat gusi bengkak anak

Pilihan Obat Gusi Bengkak yang Aman dan Efektif untuk Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
tumor mulut

Epulis (Tumor Gusi)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit