Batu ginjal

Saya pernah waktu mau Buang air kecil,itu rasanya panas,sakit trus campur darah.....terus keluar batu 2 biji ukuran kecil sama agak besar sedikit.....apakah itu batu ginjal?....setelah keluar batu saat BAK sudah g sakit lagi.....tapi pinggang masih terasa pegel,,,trus kalo malam itu gatel" kayak biduran kalo lagi kambuh..,,, solusinya gmn,,

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
2

2 komentar

Halo Harry, terima kasih atas pertanyaan anda.


Batu saluran kemih adalah batu yang tersangkut di saluran kemih, baik itu di ginjal, ureter, maupun uretra. Ini merupakan salah satu penyakit pada sistem urologi manusia. Batu saluran kemih terbuat dari garam dan mineral dalam urine yang menempel satu sama lain dan membentuk batu. Kebanyakan batunya berupa krikil kecil dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit ketika tetap berada di ginjal. Namun jika ukuran batunya lebih besar, hal ini bisa menyebabkan nyeri dan bahkan menghalangi aliran urine ketika batu bergerak melalui saluran yang sempit, yaitu saluran kemih ureter.


Gejala yang umum dirasakan adalah sebagai berikut.

- Nyeri berat di samping dan belakang, di bawah tulang rusuk.

- Nyeri yang menjalar ke perut bawah dan pangkal paha.

- Nyeri yang datang dalam gelombang dan berfluktuasi dalam intensitas.

- Nyeri saat buang air kecil.

- Urine yang berwarna merah muda, merah, atau cokelat.

- Urine keruh atau berbau tidak sedap.

- Mual dan muntah.

- Buang air kecil lebih sering daripada biasanya.

- Demam dan panas-dingin jika ada infeksi.

- Buang air kecil dalam jumlah sedikit.

Nyeri yang disebabkan oleh batu ginjal dapat berubah letaknya seiring batu bergerak melalui saluran kemih. Intensitasnya pun berbeda tergantung lokasi.


Untuk mendiagnosis apakah benar bahwa anda terkena batu saluran kemih atau tidak maka diperlukan pemeriksaan penunjang yaitu urinalisis lengkap untuk mendeteksi apakah ada kristal batu disertai infeksi atau tidak serta dilakukan pencitraan dengan menggunakan USG complete abdomen untuk melihat serta memastikan letak batu saluran kemih.


Pengobatan untuk batu yang berjalan menuju saluran kemih bisa bervariasi, bergantung pada jenis batu dan penyebabnya. Kebanyakan batu ginjal tidak membutuhkan pengobatan invasif. Anda dapat mendorong keluarnya batu yang kecil dengan:

- Minum air. Minum sebanyak 2-3 liter air sehari dapat membantu membersihkan sistem perkemihan Anda. Kecuali jika dokter menganjurkan sebaliknya, minum cukup cairan (terutama air putih) untuk memproduksi urine yang jernih atau hampir jernih.

- Pereda nyeri. Mengeluarkan batu ginjal dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Untuk meredakan nyeri ringan, dokter dapat menganjurkan pereda nyeri seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), acetaminophen (Tylenol, lainnya) atau naproxen sodium (Aleve).

-Terapi medis. Dokter dapat memberikan obat untuk membantu Anda mengeluarkan batu ginjal. Jenis obat ini, dikenal sebagai alpha blocker, mengendurkan otot-otot di saluran kemih, membantu Anda mengeluarkan batu ginjal dengan lebih cepat dan hanya sedikit nyeri.


Namun sebaiknya disarankan untuk anda berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi untuk penanganan lebih lanjut.


Sekian dan Terima Kasih

4 bulan yang lalu
Suka
Balas
Kemungkinan besar yang Anda alami adalah batu ginjal. Sensasi panas, sakit, dan bercampur darah saat buang air kecil, diikuti keluarnya batu, adalah gejala khas batu ginjal:

Pegal di pinggang setelah batu keluar bisa jadi karena masih ada iritasi atau sisa batu kecil yang belum keluar. Gatal-gatal seperti biduran bisa jadi tidak berhubungan langsung dengan batu ginjal, tetapi bisa jadi reaksi alergi atau kondisi kulit lainnya. Solusi:

  1. Periksakan diri ke dokter spesialis urologi atau nefrologi. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut (seperti USG atau rontgen) untuk memastikan tidak ada batu ginjal yang tersisa dan mencari tahu penyebab gatal-gatal Anda.
  2. Minum air putih yang banyak. Ini membantu mengeluarkan sisa-sisa batu kecil dan mencegah pembentukan batu baru.
  3. Perhatikan pola makan. Hindari makanan tinggi oksalat (seperti bayam, cokelat, kacang-kacangan), batasi protein hewani, dan kurangi konsumsi garam.
  4. Obat-obatan. Dokter mungkin meresepkan obat-obatan seperti penghambat alfa untuk membantu melancarkan saluran kemih, atau kalium sitrat untuk mencegah pembentukan batu.
  5. Untuk gatal-gatal, konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan yang tepat. Penting untuk diingat bahwa penanganan batu ginjal dan gatal-gatal memerlukan diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter. Jangan tunda untuk berkonsultasi agar masalah Anda bisa segera teratasi.
5 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan