🔥 Diskusi Menarik

Bagaimana cara membuat pacar tidak cuek setelah bertengkar

Halo dok, jadi hari kemarin saya dan pacar saya bertengkar. Alasannya sepele, karena dia terus-menerus bermain game dan terkesan mengabaikan saya. Lalu setelahnya dia izin pulang dan disitulah saya marah-marah karena dia terkesan tidak peduli kepada saya. Saya menangis dan meluapkan emosi saya sampai dia juga ikut kesal. Semenjak itu, sampai hari ini cowok saya masih cuek dan sepertinya masih marah sama saya. Apa yang harus saya lakukan dok? Sedangkan kami sedang tidak bisa bertemu sementara waktu. Saya rasanya ingin menangis dan juga bingung menghadapi situasi ini sendirian.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
4
1
1

1 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Saya bisa mengerti kondisi dan kekhawatiran anda. Saya juga mengapresiasi upaya anda dalam mempertahankan hubungan.


Untuk membina hubungan sehat dan membangun cinta diperlukan pula membangun pola komunikasi yang sehat dan terbuka. Anda dan pasangan perlu saling mengkomunikasikan kondisi yang anda alami, sehingga dapat saling memahami pula. Selain itu, upayakan untuk dapat saling mendengarkan tanpa menghakimi. Anda dan pasangan juga dapat saling menghargai, serta saling mendukung menjadi versi terbaik diri masing-masing. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena membina hubungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya di salah satu pihak saja. Dengan pola komunikasi tersebut, maka dapat meminimalisir kesalahpahaman yang berlarut-larut.

Menghadapi hubungan seperti yang anda ceritakan tentu memiliki tantangan tersendiri. Sebaiknya anda tetap tenang dan tidak mudah terpancing karena hanya akan semakin memperburuk keadaan. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengontrol hal yang dapat anda kendalikan (misalnya respon anda terhadap pasangan), daripada fokus pada hal yang tidak dapat anda kendalikan (misalnya perilaku pasangan). Anda juga memiliki hak untuk menetapkan batasan toleransi atas sikap pasangan anda dan berhak mengambil keputusan demi kebaikan diri anda sendiri. Dalam pengambilan keputusan sebaiknya dilakukan dalam kondisi pikiran yang tenang. Jika memang diperlukan untuk mengambil jarak sejenak, maka hal tersebut boleh untuk dilakukan tetapi tetap dikomunikasikan dengan pasangan. Selain itu, anda juga dapat mencari waktu yang tepat untuk membicarakan permasalahan anda dengan pasangan, kemudian bersama-sama mencari solusi yang terbaik.


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda atau melakukan konseling bersama pasangan ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah agar segera tertangani.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan