Elvina Lestari
Hallo dok, saya mau bertanya kenapa yaa akhir2 ini saya sering tersedak tiba2 mau saat tidur atau pada siang hari?
Hallo dok, saya mau bertanya kenapa yaa akhir2 ini saya sering tersedak tiba2 mau saat tidur atau pada siang hari?
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Halo sobat sehat,
Selalu berhati-hati dan waspada saat makan, tidak melamun dan fokus pada saat makan untuk menghindari tersedak, kunyah makanan sampai halus, hindari berbicara saat makan.
Tersedak dapat membahayakan karena makanan bisa masuk ke saluran napas.
Jika tersedak terlampau sering, maka sebaiknya periksakan langsung ke fasilitas kesehatan terdekat.
terimakasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Halo Elvina Lestari,:Tersedak tiba-tiba saat tidur atau pada siang hari bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
Refluks asam lambung: Tersedak bisa terjadi jika asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Ini bisa terjadi saat tidur jika Anda menderita penyakit refluks asam lambung.
Gangguan menelan: Jika Anda mengalami kesulitan menelan makanan atau minuman, ini bisa menyebabkan tersedak saat makan atau minum.
Alergi atau iritasi saluran pernapasan: Jika Anda memiliki alergi atau iritasi pada saluran pernapasan, ini bisa menyebabkan tersedak saat tidur atau pada siang hari.
Gangguan saraf: Beberapa gangguan saraf, seperti gangguan neuromuskular atau gangguan pada saraf tenggorokan, dapat menyebabkan kesulitan menelan dan tersedak.
Stres atau kecemasan: Kondisi emosional seperti stres atau kecemasan dapat mempengaruhi fungsi tubuh, termasuk menelan, dan menyebabkan tersedak.
Untuk mengetahui penyebab pasti dari gejala yang Anda alami, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin merujuk Anda ke spesialis yang sesuai, seperti ahli THT atau ahli saraf, untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter juga dapat meminta tes tambahan, seperti endoskopi atau tes alergi, jika diperlukan.
Saya harap informasi ini membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.
Related content