🔥 Diskusi Menarik

DM tipe 2

Anak sy usia 15thn dan terkena dm2, dgn hba1c ny 10,8 brarti sudah berapa lama kah anak sy ini mengalami kadar gula yang tinggi? N appakah masig ada harapan untuk sembuh? Atau apakah sel beta nya sudah rusak parah? Mengingat dia masih usia 15thn msh dalam pertumbuhan??


Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2
1

1 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Kemungkinan Anak anda terkena diabetes melitus tipe 1. Diabetes melitus tipe 1 adalah diabetes yang dialami oleh orang berusia muda, seperti anak-anak atau remaja. Jenis diabetes ini ditandai dengan rusaknya pankreas akibat kondisi autoimun, sehingga tubuh hanya sedikit atau bahkan sama sekali tidak memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula darah. Kondisi tersebut berbeda dengan diabetes tipe 2. Umumnya, orang yang mengalami diabetes tipe 2 tubuhnya tetap memproduksi insulin. Hanya saja, sel-sel tubuh tidak mampu merespons dengan baik, sehingga insulin tidak dapat bekerja optimal. Insulin adalah hormon pengatur glukosa yang diproduksi oleh sel beta di dalam pankreas. Insulin sangat penting perannya untuk mengolah gula darah menjadi energi. Ketika tubuh tidak punya cukup insulin, akan sangat sedikit glukosa yang diserap oleh sel tubuh. Akibatnya glukosa yang tak terserap akan terus menumpuk di aliran darah dan bisa menyebabkan komplikasi jika dibiarkan.


Diabetes tipe 1 ini biasanya dapat dialami anak pada usia 4 – 7 tahun atau 10 – 14 tahun. Gejala diabetes tipe 1 pada anak ini juga bisa muncul cepat dalam beberapa minggu. Berikut ini ada gejala yang menjadi peringatan untuk segera memperoleh pertolongan dokter.

- Cepat haus dan sering buang air kecil

- Cepat lapar namun berat badan turun drastis

- Luka susah sembuh dan mudah infeksi

- Tubuh cepat lelah

- Rabun atau kebutaan

- Mati rasa pada tangan atau kaki

- Gagal ginjal


Penyebab diabetes yang satu ini tidak diketahui secara jelas tapi ini adalah salah satu jenis penyakit autoimun. Penyakit autoimun ditandai dengan masalah sistem imun yang justru menyerang dan menghancurkan sel sehat. Pada diabetes melitus tipe 1, sistem imun anak justru menghancurkan sel beta pankreas sehat yang menghasilkan insulin. Akibatnya, pankreas anak diabetesi tidak memproduksi insulin yang cukup. Dalam kasus yang tertentu, sel-sel pankreas tidak bisa menghasilkan insulin sama sekali. Kondisi ini menyebabkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel untuk membantu tubuh menyerap energi, sehingga kadar glukosa darah jadi tinggi dan terjadilah hiperglikemia. Penyebab lainnya dapat didasari oleh penyakit dan kondisi lain, seperti cystic fibrosis yang memengaruhi pankreas, operasi pengangkatan, dan peradangan yang parah pada pankreas.


Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan berikut untuk mengetahui kadar glukosa dalam darah Anda.

- Tes level glukosa darah saat puasa

- Tes level glukosa darah random (tanpa puasa) atau sewaktu

- Tes toleransi glukosa oral

- Tes hemoglobin A1c (HbA1C)


Berikut beberapa jenis pengobatan diabetes tipe 1 yang sering dilakukan oleh dokter.

1. Terapi insulin -> Diabetes melitus tipe 1 terjadi karena tubuh kekurangan atau bahkan tidak bisa sama sekali menghasilkan insulin. Itu sebabnya, pasien diabetes ini akan sangat tergantung dengan suntik insulin. Terapi insulin bisa diberikan dalam bentuk suntikan, pena insulin, maupun pompa insulin.

2. Obat-obatan tertentu -> Selain insulin, diabetesi tipe 1 juga mungkin saja minum beberapa jenis obat tertentu untuk mencegah komplikasi dan mengendalikan kondisi komorbid. Beberapa obat yang sering diresepkan oleh dokter, yaitu:

- Aspirin

- Obat tekanan darah tinggi, seperti ACE inhibitor dan angiotensin II receptor blockers (ARB)

- Obat penurun kolesterol


Ada baiknya anda segera melakukan konsultasi ke dokter spesialis anak konsultan endokrin metabolik untuk pengobatan lebih lanjut.


Sekian dan Terima Kasih

5 hari yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan