Izin bertanya dok, ayah saya mengalami bisul dan sudah pecah. Bagaimana cara penanganannya dok?obat minum apa untuk membantu penyembuhan luka bisul
... Lihat Lainnyadiet untuk pemula dan olahraga untuk obesitas
usia 18th/bb 106kg/tb 155, mau diet defisit kalori dan harus dimulai dari mana, untuk menghitung kalori yang d butuhkan tubuh bagaimana. Untuk olahraga jalan kaki atau olahraga yang lain dibutuhkan berapa menit/hari. Belum pernah melakukan olahraga sendiri apapun kecuali olahraga di mapel sekolah.
2 komentar
Terbaru
Halo Anonim, terima kasih atas pertanyaan Anda.
Berdasarkan data TB dan BB Anda, indeks massa tubuh (IMT) Anda adalah 28,4 dan termasuk dalam obesitas sesuai klasifikasi z-score WHO (menggunakan z-score WHO karena usia Anda masih 18 tahun). Berdasarkan hasil ini, Anda perlu melakukan modifikasi gaya hidup dengan melakukan latihan fisik dan pengaturan asupan nutrisi agar IMT Anda menjadi normal (nilai IMT normal z-score WHO untuk anak laki-laki usia 18 tahun adalah 17,5-25; untuk anak perempuan usia 18 tahun adalah 16,5-25). Untuk IMT normal, maka rentang BB yang dianjurkan untuk TB 155 cm adalah 42-60 kg jika Anda laki-laki, dan 40-60 kg jika Anda perempuan.
Secara umum, aktivitas fisik yang direkomendasikan untuk usia anak hingga remaja adalah aktivitas fisik dengan durasi total 60 menit per hari yang terdiri dari aktivitas yang bertujuan untuk kardio, penguatan otot, dan kepadatan tulang. Aktivitas yang bertujuan untuk kardio, penguatan otot, dan kepadatan tulang masing-masing direkomendasikan untuk dilakukan minimal 3x/minggu. Hingga usia 18 tahun ini, seluruh aktivitas fisik yang Anda lakukan diperhitungkan dalam rekomendasi durasi total 60 menit per hari, misalnya saat berangkat sekolah dengan bersepeda selama 10 menit, atau berjalan-jalan di mal selama 30 menit, sehingga tidak harus selalu dalam bentuk latihan fisik atau workout tersendiri.
Sebagai contoh: Dalam 1 hari sekolah Anda melakukan aktivitas fisik sebagai berikut: bersepeda berangkat ke sekolah 5 menit, melakukan latihan kalistenik selama pelajaran penjas 30 menit, selama jam istirahat bermain tenis meja dengan teman selama 10 menit, bersepeda pulang ke rumah 5 menit, melakukan pekerjaan rumah tangga (misalnya membereskan kamar, atau mencuci piring) selama 10 menit. Maka dalam 1 hari tersebut sudah terpenuhi aktivitas fisik selama 60 menit sesuai rekomendasi. Bagi pemula atau belum terbiasa melakukan aktivitas fisik dan ingin memulai melakukan latihan fisik, dapat dimulai dengan latihan intensitas sedang dengan frekuensi 3x/minggu berdurasi 15-30 menit/sesi kemudian ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan adaptasi fisik Anda hingga dapat memenuhi rekomendasi 60 menit per hari dengan aktivitas fisik harian lainnya. Pilih juga latihan yang bersifat low impact (tanpa gerakan berlari dan/atau melompat) untuk meminimalisir risiko cedera mengingat IMT Anda obesitas.
Contoh aktivitas fisik mingguan yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Senin: Pulang-pergi sekolah-rumah bersepeda total 10 menit. Bermain tenis meja selama jam istirahat 15 menit. Melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah 15 menit. Latihan beban di rumah dengan dumbbell 10 menit. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Selasa: Pulang-pergi sekolah-rumah bersepeda total 10 menit. Latihan fisik selama jam pelajaran penjas 30 menit. Melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah 15 menit. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Rabu: Pulang-pergi sekolah-rumah berjalan kaki total 20 menit. Bermain tenis meja selama jam istirahat 15 menit. Melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah 15 menit. Latihan beban di rumah dengan dumbbell 10 menit. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Kamis: Pulang-pergi sekolah-rumah bersepeda total 10 menit. Berenang selama 30 menit. Melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah 15 menit. Latihan beban di rumah dengan dumbbell 10 menit. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Jumat: Pulang-pergi sekolah-rumah berjalan kaki total 20 menit. Melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah 15 menit. Latihan beban di rumah dengan dumbbell 30 menit. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Sabtu: Pergi hiking bersama teman-teman 2 jam. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Minggu: CFD jalan cepat/bersepeda bersama keluarga 1 jam. Melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah 15 menit. Peregangan ringan/stretching sebelum tidur 10 menit.
Apabila Anda masih pemula dan masih dalam masa beradaptasi melakukan latihan, Anda boleh melakukan latihan secara bertahap (misalnya dimulai dari 15 menit per hari) dan menggunakan beban yang ringan terlebih dahulu (seperti menggunakan dumbbell ringan atau resistance band ringan). Peningkatan durasi waktu latihan dan beban dapat dilakukan secara bertahap di minggu ke-8 atau ke-12 dengan peningkatan 20% dari durasi/beban awal.
Perlu diingat bahwa untuk penurunan berat badan yang aman adalah sebanyak 1%/minggu dari berat badan awal, oleh karena itu jumlah penurunan berat badan akan selalu menyesuaikan berat badan Anda di awal minggu dan akan selalu berkurang angkanya menyesuaikan berat badan terkini Anda. Jangan lupa untuk tetap menjaga asupan nutrisi gizi seimbang dan kecukupan waktu istirahat. Untuk pengaturan asupan nutrisi ini Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan ahli gizi atau dokter Sp.GK karena Anda masih berada dalam masa tumbuh kembang yang penting. Kombinasi antara melakukan latihan fisik, pengaturan asupan nutrisi, serta meningkatkan aktivitas fisik harian akan memberikan hasil yang optimal untuk IMT yang normal.
Sekian dan semoga Anda sehat selalu.
Makanan yang baik untuk diet pemula meliputi sayuran dan buah-buahan yang kaya serat dan rendah kalori. Sayuran seperti bayam, brokoli, dan wortel sangat dianjurkan. Buah-buahan seperti apel dan jeruk juga bisa menjadi camilan sehat. Pastikan untuk mengontrol porsi agar tidak mengonsumsi terlalu banyak gula alami dari buah. Untuk olahraga, jalan kaki adalah pilihan yang baik, terutama jika Anda baru memulai. Cobalah untuk berjalan selama 30 menit setiap hari. Jika Anda merasa nyaman, Anda bisa meningkatkan durasi atau mencoba olahraga lain seperti bersepeda atau berenang. Kunci utamanya adalah konsistensi dan perlahan-lahan meningkatkan intensitas latihan. Ingatlah untuk tidak mengurangi kalori secara berlebihan, karena tubuh memerlukan kalori untuk berfungsi dengan baik. Jika Anda merasa bingung atau tidak yakin, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan panduan yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi Anda.
Related content