Kehamilan trimester 1
Selamat pagi...mau tanya saya sdang hamil trimester 1..lalu kmarin saya vaksin ke-3 apakah berbahaya?
Komunitas Hello Sehat merupakan ruang terbuka, terpercaya, dan kredibel bagi para anggotanya untuk mencari saran kesehatan, mendapat dukungan, atau berbagi cerita.
Tim moderator kami memastikan agar seluruh anggota komunitas mengikut syarat dan ketentuan dalam Panduan Komunitas. Kami akan memastikan para anggota mendapat pengalaman terbaik dan dukungan sesama, serta bebas dari misinformasi.
Para pakar kesehatan kami hadir untuk memberi informasi yang kredibel dan akurat sehingga membantu anggota untuk mengambil keputusan yang tepat dalam urusan kesehatan.
Dapatkan akses terpadu ke Community, Care, & Commerce dalam satu rangkaian layanan untuk kesehatan Anda di satu tempat.
Anda tidak sendirian. Kami berkomitmen untuk menyediakan dukungan serta ruang aman bagi Anda bercerita dan berbagi pengalaman dengan anggota lainnya.
Punya pertanyaan seputar kesehatan?
Tanya dokter secara gratis
Posting berbagi
Terbaru
Populer
1 Bulan dan 2 Bulan setelah kuret langsung mens tapi bulan ke 3 sudah telat 2 minggu. Sudah test pack saat telat 5 hari, tetapi negatif, lalu ke dokter saat telat 7 hari: saat di transvaginal, alhamdulillah sudah tidak ada jaringan yg tertinggal pasca kuret dan belum ada kehamilan. Dokter menyarankan untuk mengurangi berat badan. Sekarang sudah telat 14 hari. Apa yg harus saya lakukan ya dok? Mohon solusinya. Terima kasih
Dulu waktu belum menikah, bbku main 45 kadang 47 dan 48, dan tidak pernah sampai 50, pas menikah BB saya Tambah naikmenjadi 59& 60. Itupun padahal lenganya saya tidak besar kaki betis juga sama cuma besarnya perut doang sama pinggang melebar, jadi klu pake celana itu tersangkutnya bukan di kaki tapi di perut kadang juga di pinggang,..
Gimana sih caranya meratakan perut dan turunin BB seperti semula
Dulu pas masih gadis BB saya gak pernah jauh dari angka 45. Bahkan karna saking dibilang kurusnya sampe sampe setiap malam saya makan mie telur dan minum susu setiap hari tapi entah kenapa BB gak pernah bisa naik dan tetep utuh di angka 45kg. Nah sekarang mau nurunin sekilo aja susahnya minta ampun udha coba diet, senam, jalan, juga lebih banyak aktifitas dan begadang juga gak turun turun malah makin nambah.
Bb saya sekarang 65kg dari setelah melahirkan anak ke5,9bln lalu. Bagaimana si cara agar bisa nurunin Bb saya.?
Sekedar info saya menyusui tandem karna kakaknya yg usia 2th 4bln belum mau berenti nenen.
Trimakasih.
Allo dok, mama sy(67thn) penderita diabetes sudah lama, ada 13 atau 14thn gt dan 2thn terakhir ini tidak bisa jalan karena saraf kejepit. Gimana menjaga pola makannya karena penderita diabetes cepat lapar, dan kalau mau diikuti pantangan, banyak sekali yang tidak boleh dimakan dan mama tidak bisa berolahraga juga. Sekarang matanya mulai bermasalah(pendarahan)karena diabetesnya. 2thn terakhir pakai insulin karena minum obat tidak kuat dilambung.Tolong recomended dokter diabetes dan dokter mata didaerah jkt barat/jkt utara 🙏🏻Thanks
Dok mau tanya.
Anak saya sakit batuk pilek yang di sertai sesak napas, tiap bulan kambuh terus dok. Terus udah saya bawa ke dokter spesialis anak juga dok, katanya terkena flek paru, udah gitu berobat sampe 7 bulan (sampe selesai). Udah tuh sembuh dok. Eh kenapa selang 3 bulan doang, anak saya kambuh lagi dok. Boleh tau dok kenapa yah?? Napas nya aja sampe bunyi grok grok, mengi tea dok.. Boleh kasih penjelasan nya yah dok??
malam dok... baru gabung ibu saya baru oprasi diabetes luka dikaki sudah pakai insulin 14 unit 1x3 ... 2 minggu setelah pulng dari Rs ibu saya sering kedinginan demam sakit kepala dan badanya lemas bahkan perut berasa nyeri...apa itu normal dok?? dan obat apa yang aman ya dok buat meredakn.. terimakasih
Sebelumnya saya sudah cerita soal diet dan gimana saya bisa nurunin berat badan sampai 50 kg. Tapi, ada satu hal yang saya belum pernah cerita sama orang lain, yaitu setelah diet lama dan olahraga saya mengalami obsesi berlebihan terhadap kalori.
Awalnya semua kalori makanan saya pikirkan secara berlebihan. Lalu, lama kelamaan obsesi terhadap kalori jadi semakin memburuk dan akhirnya saya mulai memuntahkan makanan yang saya anggap berlebihan atau membuat saya cemas. Rasa cemas tersebut terus berlanjut dan setiap kali saya makan makanan yang saya anggap “tidak sehat”, selalu saya muntahkan kembali.
Tetapi, saat itu saya tidak sadar bahwa itu adalah gejala dari gangguan makan atau eating disorder. Sampai suatu ketika saya tidak sengaja cerita ke salah satu teman saya dan dia mengatakan kalau saya harus mendapatkan bantuan professional.
Meski sadar tentang hal itu. Butuh waktu yang lama untuk akhirnya mengakui, menerima, dan
... Lihat Lainnya
Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin