Benci dengan hobi sendiri
Saya ibu rumah tangga, 2 anak (8&6 th). Dulu saya sangat menyenangi dunia masak dan baking. Pernah menerima orderan baking dan sejenisnya.
Suatu ketika saya memasak untuk acara di keesokan harinya. Sekitar pukul 23.00 WIB baru selesai pekerjaan dapur saya. Dalam kondisi lelah dan ingin beristirahat tiba-tiba suami marah, melempar bantal dan guling saya keluar kamar dan menyuruh saya tidur di luar dengan alasan saya terlalu sibuk dengan dunia saya sendiri. Seketika perasaan saya hancur. Tidak pernah terlintas sy totalitas dengan hobi yang membuat suami marah. Saya hanya berusaha menekan pengeluaran dengan meminimalisir biaya konsumsi untuk acara di rumah.
Sejak saat itu saya begitu benci dengan urusan dapur. Saya merasa tidak ada gunanya berlelah-lelah di dapur. Hobi saya sirna seketika. Sering merasa tidak bersemangat, semua terasa sia-sia dan tidak berguna.
Apakah hal ini termasuk depresi? Sy ingin kembali menekuni hobi, ta
... Lihat Lainnya
































