saya seorang suami berusia 51 th sedangkan istri berusia 45 th. anak kami dua, pertama laki2 berusia 12 th dan anak kedua perempuan berusia 8 th.
ketika anak pertama lahir, saya + istri + anak tidur satu tempat tidur. begitu pula sampai anak kedua lahir kami tidur seranjang ber-empat. sampai saya protes kpd istri bahwa ini tidak baik.
rumah kami ada tiga kamar. artinya masing2 anak bisa memiliki kamarnya sendiri sejak kecil dan kami (saya + istri juga punya kamar sendiri).
saya dan saudara2 kandung dibesarkan sejak kecil tidur terpisah dengan orang tua. sementara istri saya tidak. Ia dan kakak perempuannya tidur dengan ibu mertua saya sementara saudara laki2 istri tidur dengan ayah mertua saya.
sampai akhirnya dua th lampau saya protes kpd istri. awalnya memang anak2 kami ajar untuk tidur di kamarnya masing2. tapi rupanya tidak berjalan. janggal bagi mereka melihat orang tuanya tidur terpisah dengan mereka.