backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

Vagina Gatal Saat Hamil dan Setelah Melahirkan? Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 03/11/2023

Vagina Gatal Saat Hamil dan Setelah Melahirkan? Ini Cara Mengatasinya

Adanya perubahan pada vagina saat hamil dan setelah masa persalinan umumnya dialami oleh wanita. Salah satu yang sering terjadi adalah rasa gatal pada vagina saat hamil dan setelah melahirkan.

Meski hal ini terbilang wajar, ibu perlu mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi vagina gatal saat hamil dan setelah melahirkan agar tidak mengganggu kenyamanan. Apa saja? Berikut ulasannya.

Bagaimana gatal pada vagina bisa terjadi setelah melahirkan?

Rasa gatal yang timbul saat usai menjalani proses melahirkan merupakan hal yang wajar. 

Umumnya, rasa gatal ini menyerang area bekas jahitan terutama saat luka mulai memasuki masa penyembuhan.

Perlu ibu ketahui, bekas luka jahitan yang terasa gatal merupakan proses tahap proliferasi atau sel-sel tubuh menuju dasar luka untuk membantu menutup luka.

Proses menyatunya sel-sel jaringan kulit inilah yang membuat bekas luka jahitan terasa gatal.

Selain itu, perdarahan normal setelah melahirkan atau selama masa nifas juga dapat memengaruhi kadar pH vagina yang bisa mengakibatkan rasa gatal. pH balance vagina yaitu 3.5-4.5, pada masa nifas pH vagina berubah menjadi 7.4-8.

Perubahan pH inilah yang menyebabkan saat masa nifas rentan terjadinya infeksi vagina. Infeksi vagina ditandai dengan keputihan yang abnormal, bau yang tidak sedap dan gatal 

Bagaimana keputihan bisa menyebabkan vagina gatal saat hamil dan setelah melahirkan?

Keputihan saat hamil terbilang normal karena kondisi ini merupakan tanda bahwa vagina dapat bekerja untuk membersihkan dan melindungi dirinya sendiri secara rutin.

Ketika hamil, tubuh memproduksi lebih banyak hormon estrogen dan memacu aliran darah lebih banyak ke daerah leher rahim.

Kondisi tersebut membuat leher rahim dan dinding vagina menjadi lebih lembut serta menghasilkan lendir atau yang disebut keputihan.Tidak hanya saat hamil tetapi dapat terjadi setelah melahirkan 

Perdarahan normal (Lochia) setelah melahirkan atau selama masa nifas, juga dapat memengaruhi kadar pH vagina menjadi lebih basa, yaitu 7.4-8  yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi vagina ditandai dengan keputihan. 

Meski cenderung normal, jenis keputihan saat hamil dan setelah melahirkan perlu diwaspadai apabila volume cairan yang keluar cenderung meningkat, keputihan yang berwarna, dan tekstur yang kental serta timbulnya rasa gatal. 

Sebaiknya, lakukan sejumlah kebiasaan sehat dan perawatan sederhana agar rasa gatal pada vagina tidak mengganggu aktivitas Anda setelah melahirkan.

Cara mengatasi vagina gatal saat hamil dan setelah melahirkan

Salah satu penyebab dari vagina gatal saat hamil dan setelah melahirkan adalah keputihan yang mengganggu. Guna mengatasi vagina gatal saat  hamil dan setelah melahirkan, berikut beberapa cara yang bisa ibu lakukan.

1. Perhatikan pakaian dalam yang ibu gunakan

Terlepas dari metode persalinan yang dijalani, sebagian besar ibu yang telah selesai melahirkan sebaiknya menggunakan pakaian yang tidak terlalu ketat.

Pasalnya, pakaian dalam yang terlalu ketat dapat membuat vagina lebih lembap karena aliran udara tidak dapat masuk dengan lancar.

Aliran udara yang tidak lancar tersebut akan membuat semakin parah rasa gatal pada vagina. Selain itu, ibu juga perlu memperhatikan bahan pakaian dalam yang dipakai.

Pastikan pakaian dalam terbuat dari bahan yang nyaman, dapat menyerap keringat, dan tidak memicu iritasi.

Dengan menggunakan pakaian dalam yang longgar dan berbahan nyaman, rasa gatal pada vagina akan lebih mereda dan tidak mengganggu kenyamanan Anda. Hal ini juga berlaku untuk ibu yang sedang hamil

2. Menghindari aktivitas fisik terlalu berat

Melakukan kegiatan fisik bukan menjadi hal yang haram dilakukan setelah melahirkan. Namun, Anda tetap perlu memperhatikan intensitas kegiatan yang Anda lakukan.

Sebaiknya lakukan kegiatan fisik yang sewajarnya dan sesuai kemampuan. Hindari olahraga secara berlebihan karena bisa memicu keringat yang membuat area vagina semakin lembap.

3. Merawat bekas luka jahitan melahirkan

Usai melakukan persalinan secara normal, biasanya akan muncul perdarahan normal di masa nifas.

Untuk menjaga proses perawatan luka vagina Anda, gunakan pembalut untuk menampung darah tersebut.

Ganti pembalut secara rutin dan hindari yang berjenis tampon karena rentan memicu infeksi.

Selain itu, hindari mengejan terlalu keras saat buang air karena hal ini dapat meregangkan bekas luka jahitan yang dapat memicu rasa ngilu dan perih.

Selalu pastikan area vagina kering dan tidak lembap oleh keringat, karena bisa menyebabkan bakteri dan jamur berkembang biak sehingga memicu rasa gatal pada vagina.

4. Menjaga kebersihan area intim

Kebersihan juga menjadi salah satu faktor penting dalam mengatasi vagina gatal saat hamil dan setelah melahirkan.

Pasalnya, hal ini akan mendukung berbagai pengobatan dan perawatan vagina yang ibu lakukan usai masa persalinan.

Oleh karena itu, selalu cuci area vagina dengan menggunakan air dan sabun khusus area kewanitaan secara teratur.

Pilihlah sabun khusus area kewanitaan yang dapat menjaga kadar pH vagina tetap seimbang agar tidak memicu rasa gatal karena infeksi.

vagina gatal saat hamil dan setelah melahirkan

Ibu bisa menggunakan Andalan Feminine Care Intimate Wash Revitalize yang diformulasikan khusus dengan kandungan asam laktat.

Formula tersebut berguna menjaga keseimbangan pH area intim saat hamil dan setelah melahirkan untuk mencegah terjadinya infeksi vagina. 

Rekomendasi penggunaan Andalan Feminine Care intimate Wash Revitalize untuk ibu hamil yaitu:

  • Digunakan seminggu setelah melahirkan hingga 6 minggu setelah melahirkan 
  • Digunakan sehari 2x 
  • Dapat dilanjutkan penggunaannya ketika mengalami gejala infeksi seperti keputihan abnormal, gatal dan bau tidak sedap

Sementara itu, untuk ibu setelah melahirkan, cara penggunaannya adalah sebagai berikut: 

  • Digunakan seminggu hingga 6 minggu setelah melahirkan (saat masa nifas)
  • Sehari 2x 
  • Lanjutkan pemakaian jika mengalami gejala infeksi vagina seperti keputihan yang abnormal/berwarna, gatal dan bau tidak sedap

Andalan Feminine Care Intimate Wash Revitalize juga diperkaya kandungan ekstrak susu, lidah buaya, dan manjakani yang dapat memberi hidrasi sekaligus menjaga elastisitas vagina.

Andalan Feminine Care Intimate Wash Revitalize tersedia di Supermarket, Apotek serta E-Commerce (Shopee, Tokopedia. Lazada) kesayangan Anda

Lakukan perawatan secara tepat guna mengatasi vagina gatal setelah melahirkan.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 03/11/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan