Apakah Perlu Merawat Kebersihan Vagina Dengan Facial Vagina?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Vagina perlu dijaga kebersihan dan kesehatannya. Nah, belakangan ini hadir sebuah metode baru untuk membersihkan vagina yang disebut facial vagina alias vajacial. Seperti apa caranya, dan benarkah prosedur ini aman?

    Seperti apa cara melakukan facial vagina?

    Facial vagina adalah metode membersihkan vulva, bukan vagina. Vulva adalah bagian terluar vagina yang dapat dilihat oleh mata telanjang, ditandai dengan punuk berdaging yang (umumnya) ditumbuhi dengan rambut pubis. Sementara vagina itu sendiri adalah terowongan jalur lahir yang dimulai dengan lubang dekat lubang kencing.

    Dr. Leah Millheiser, seorang dokter kandungan dan profesor di Stanford University Medical Center, menyatakan bahwa facial vagina berfokus membersihkan garis selangkangan, tempat tumbuhnya rambut kemaluan, dan labia bagian luar.

    Facial vagina dilakukan bersamaan atau setelah menghilangkan rambut kemaluan, seperti dengan laser, waxing, atau bercukur. Vajacial bertujuan untuk mengurangi rambut yang tumbuh ke dalam, penyumbatan pori di sekitar organ intim, dan mengatasi kulit kering di sekitar vagina.

    Setelah menghilangkan rambut pubis, area vagina akan diuapi, dieksfoliasi untuk merontokkan sel kulit mati, hingga dioleskan masker dan juga pelembap kulit. Mirip seperti tahapan facial wajah pada umumnya.

    Selain itu, beberapa salon kecantikan yang menyediakan jasa ini juga menggunakan terapi infrared untuk menyingkirkan bakteri dan mencerahkan warna kulit di area selangkangan yang menggelap akibat hiperpigmentasi.

    Apakah prosedur ini aman dan dianjurkan?

    Dr. Millheiser menyatakan bahwa facial vagina tidak dianjurkan karena tidak bermanfaat. Facial di area vagina justru berisiko tinggi mendatangkan risiko masalah kesehatan pada vagina Anda, seperti infeksi atau reaksi alergi. Pasalnya, kebanyakan jasa vajacial dilakukan di tempat yang tidak bersertifikat dengan teknisi yang bukan ahlinya.

    Sebagian besar ahli kecantikan yang melakukan vajacial tidak memiliki pengetahuan cukup mengenai vagina. Kulit di area vulva jauh lebih tipis dan lebih sensitif dibandingkan dengan kulit wajah. Oleh karena itu, berbagai tindakan yang cukup berisiko seperti pengelupasan kulit justru bisa membuat kulit vulva menjadi lecet dan terluka.

    Kulit vulva yang lecet atau bahkan terluka akibat prosedur ini berisiko tinggi untuk terinfeksi. Pasalnya, Anda juga tidak bisa memastikan kebersihan dan kesterilan alat yang digunakan. Bahkan, jika alatnya diganti setiap pemakaian pun Anda tetap berisiko terinfeksi akibat proses pencabutan rambut kemaluan atau terititasi dari krim pemutih yang dioleskan untuk mencerahkan kulit vulva.

    Luka dan iritasi pada kulit vulva bisa meningkatkan risiko tertular penyakit kelamin dari berhubungan seks tanpa kondom.

    Vagina tidak memerlukan perawatan khusus

    Perlu dipahami bahwa vagina memiliki sistem otomatis dan alami untuk membersihkan juga melindungi dirinya sendiri.

    Untuk merawat vagina, Anda hanya perlu mencuci daerah terluar (vulva) dengan kain lap yang dibasahi air dan sabun netral (tanpa parfum atau pewangi; bukan sabun antibakteri), atau usap dari depan ke belakang pakai tangan Anda dengan air mengalir. Cukup bersihkan vagina satu kali sehari, misalnya setelah berolahraga, setelah berhubungan seks, atau saat mandi.

    Setelahnya, jaga agar tetap bersih dan kering. Gunakan celana dalam berbahan katun, dan hindari memakai pakaian dalam terlalu ketat. Segera ganti baju renang yang basah atau baju olahraga yang lembap oleh keringat. Vagina yang lembap merupakan “ladang” ternak bagi bakteri dan jamur penyebab infeksi.

    Kalkulator Masa Subur

    Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

    Kapan Ya?
    general

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    11 Penyebab yang Membuat Vagina Anda Terasa Gatal

    Tiga dari 4 wanita di dunia pernah kena infeksi jamur yang bikin vagina gatal minimal sekali seumur hidupnya. Selain itu, apa lagi penyebab vagina gatal?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 5 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

    Vaginitis

    Vaginitis adalah radang vagina yang disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, atau virus, umumnya bacterial vaginosis. Bagaimana menanganinya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 1 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Flek saat Hamil di Tiap Trimester, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Flek saat hamil? Bisa saja Anda mengalami kondisi kesehatan tertentu, Simak hal yang menyebabkan flek saat hamil pada artikel berikut.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 31 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

    9 Jenis Bentuk Vagina Dilihat dari Posisi Labia (Bibir Vagina)

    Apakah Anda berpikir bentuk vagina Anda sama dengan wanita lainnya? Jika iya, anggapan Anda salah. Ternyata tiap orang memiliki bentuk yang berbeda-beda.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 29 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    memutihkan lutut hitam

    5 Cara Mencerahkan Kulit Siku dan Lutut yang Menghitam

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    vagina wangi

    4 Tips Penting untuk Menjaga Vagina Tetap Wangi dan Segar

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    cara mengatasi keputihan

    Pilihan Cara Ampuh Mengatasi Keputihan, Lewat Perawatan Alami dan Obat Dokter

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
    sipilis sifilis pada wanita

    Tak Boleh Disepelekan, Para Wanita Perlu Mengenali Gejala Sifilis di Tiap Tahapan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit