home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

Penggunaan headset dalam jangka panjang berisiko menimbulkan sejumlah masalah kesehatan pendengaran. Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah infeksi telinga. Hal ini sangat disayangkan, sebab infeksi telinga akibat memakai headset sebenarnya dapat dicegah bila mengetahui cara merawat telinga yang tepat.

Cara menjaga kesehatan telinga jika sering memakai headset

Tanpa Anda sadari, headset menjadi tempat berkembang biak bagi ratusan ribu bakteri. Saat memakai headset, bakteri yang menempel di sana dapat berpindah ke telinga dan menyebabkan infeksi.

Infeksi berkepanjangan bisa mengakibatkan komplikasi berupa kerusakan telinga permanen.

Untuk mencegahnya, Anda perlu mengetahui cara yang tepat merawat dan menjaga kesehatan telinga apabila sering menggunakan headset. Berikut sederet tips untuk Anda:

1. Membersihkan telinga secara rutin

Headset dapat menghambat keluarnya kotoran telinga. Lambat laun, kotoran telinga dapat menumpuk dan menjadi pemicu infeksi. Inilah sebabnya orang-orang yang sering memakai headset harus merawat telinga secara rutin.

Bersihkan bagian luar telinga dengan cotton bud atau lap basah. Jangan memasukkan cotton bud ke dalam telinga karena dapat mendorong kotoran masuk lebih dalam. Untuk mengeluarkan kotoran, gunakan obat tetes atau baby oil dahulu agar kotoran melunak.

2. Jangan berlebihan menggunakan headset

Menggunakan headset terlalu lama dapat meningkatkan risiko infeksi telinga. Sementara itu, menyetel volume headset terlalu keras bisa mengakibatkan kerusakan pendengaran secara permanen.

Orang yang sering memakai headset kerap lupa membatasi penggunaannya, padahal ini merupakan cara merawat telinga yang tak kalah penting dari membersihkan telinga Anda.

Untuk hal ini, dokter menyarakan aturan 60 persen/60 menit, yang berarti:

  • Atur volume maksimum agar tidak melebihi 60%.
  • Batasi waktu penggunaan headset selama 60 menit.

3. Membersihkan headset seminggu sekali

Bukan hanya menjaga kebersihan telinga, Anda juga harus membersihkan headset yang Anda gunakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri berkembang biak pada headset.

Cara membersihkan headset cukup mudah. Anda hanya perlu menyiapkan bahan-bahan berupa air hangat yang telah ditetesi sabun cuci, sikat gigi baru yang belum dipakai, serta lap kering. Kemudian, ikuti langkah berikut:

  • Jika Anda menggunakan headset dengan silikon, lepaskan silikon terlebih dulu.
  • Rendam silikon dalam air sabun selama beberapa menit, lalu angkat dan keringkan dengan lap kering.
  • Gunakan sikat gigi untuk membersihkan bagian headset yang tidak boleh terkena air. Anda bisa langsung melakukan tahap ini jika tidak menggunakan headset bersilikon.

4. Menjauhkan headset dari paparan kuman

Tanpa sadar, Anda mungkin pernah meminjamkan headset kepada orang lain atau meletakkan headset di sembarang tempat. Untuk merawat dan menjaga kesehatan telinga, Anda yang sering memakai headset harus menjauhi kebiasaan ini.

Kebiasaan ini dapat mempermudah perpindahan bakteri dari telinga orang lain, headset mereka, serta lingkungan sekitar ke telinga Anda. Sedapat mungkin, simpanlah headset Anda di tempat yang bersih dan jangan biarkan orang lain menggunakannya.

Bagi pengguna headset, menjaga kesehatan telinga bukan hanya soal membersihkan telinga dari kotoran. Anda juga harus mengetahui batasan penggunaan headset, cara membersihkan headset, dan melindunginya dari paparan kuman.

Headset memang membantu Anda menikmati musik, video, serta video games tanpa mengganggu orang lain. Namun, perangkat ini juga memiliki risiko tersendiri terhadap kesehatan. Gunakanlah headset dengan bijak untuk menghindari risiko tersebut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Earbuds. https://kidshealth.org/en/teens/earbuds.html Diakses pada 1 Agustus 2019.

Earbuds: Not your ears’ best buds after all. https://www.allinahealth.org/healthysetgo/move/earbuds-not-your-ears-best-buds-after-all?id=36507247661 Diakses pada 1 Agustus 2019.

Ear Care Tips. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/13076-ear-care-tips Diakses pada 1 Agustus 2019.

Your Ear Gear and Hearing Health. https://www.enthealth.org/be_ent_smart/your-ear-gear-and-hearing-health/ Diakses pada 1 Agustus 2019.

Tips for Cleaning Your Ears Safely. https://www.healthline.com/health/how-to-clean-your-ears#symptoms Diakses pada 1 Agustus 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 23/08/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x