Berbagai Tips Seputar Pencegahan Sinusitis yang Wajib Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus, rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi, mata, dan dahi. Sinusitis merupakan penyakit umum yang dapat menjangkiti segala usia. Kabar baiknya, Anda bisa melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terkena sinusitis, serta menghindari gejala-gejala kambuh bagi Anda yang sudah telanjur menderita sinusitis.

Cara pencegahan agar tak terkena sinusitis

Penyebab sinusitis umumnya adalah infeksi bakteri, virus, atau jamur. Beberapa kondisi kesehatan bisa menjadi faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena gangguan hidung seperti sinusitis, mulai dari terkena pilek, memiliki alergi, struktur hidung yang bermasalah, hingga sistem kekebalan tubuh yang buruk.

Anda tidak perlu khawatir karena sinusitis adalah kondisi yang bisa Anda hindari dengan menjalani gaya hidup sehat. Berikut adalah tips pencegahan sinusitis yang bisa Anda lakukan sehari-hari:

1. Rajin cuci tangan

Mungkin tanpa sadar, Anda seringkali menyentuh mata, hidung, dan mulut. Akibatnya, kuman dapat masuk ke dalam tubuh lewat tiga “pintu” utama tersebut dan membuat Anda rentan terkena infeksi.

Oleh karena itu, cuci tangan adalah langkah pencegahan paling penting untuk menghindari sinusitis serta penyakit lainnya. Cuci tangan juga membantu mencegah persebaran kuman atau virus ke orang lain. Bahkan, menurut Centers for Disease Control and Prevention, rajin mencuci tangan dapat mengurangi gangguan pernapasan, seperti pilek, hingga 16-21%.

2. Hindari atau kelola stres dengan baik

Secara medis, ketika Anda sedang stres, hal tersebut akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Dilansir dari Cleveland Clinic, stres dapat memicu peningkatan kadar hormon kortisol dalam tubuh, yang berpengaruh pada meningkatnya peradangan dalam tubuh.

Ditambah lagi, stres berpotensi menurunkan kadar sel darah putih dalam tubuh. Padahal, sel darah putih memiliki peran penting untuk melawan infeksi di dalam tubuh Anda.

Akibatnya, tubuh Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang buruk dan lebih mudah terserang infeksi. Ingat, penurunan sistem kekebalan merupakan salah satu faktor risiko dari sinusitis.

Maka dari itu, mengendalikan serta menghindari pemicu stres adalah bentuk pencegahan sinusitis yang tidak boleh Anda anggap remeh. Anda bisa mencoba meditasi selama 10-15 menit sebanyak 3-4 kali seminggu untuk mengurangi stres. Melakukan yoga juga diyakini berpengaruh baik pada sistem imun tubuh Anda.

3. Konsumsi makanan bergizi

Konsumsi makanan bergizi seperti sayur dan buah-buahan dapat menjaga tubuh Anda tetap dalam keadaan prima. Kondisi tubuh yang prima dapat menjaga sistem kekebalan tubuh.

Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan makanan yang Anda konsumsi sebagai bentuk pencegahan sinusitis. Menurut situs Pacific College of Health and Science, berikut adalah daftar makanan yang dipercaya baik untuk mencegah peradangan sinus:

  • asam lemak omega-3 (ikan salmon, sarden, tuna, alpukat, dan kacang-kacangan)
  • vitamin C (sayuran hijau, kacang tauge, paprika, jeruk, stroberi)

4. Dapatkan vaksin flu tahunan

Masih dari situs CDC, dengan Anda mencegah flu berarti Anda juga melakukan pencegahan sinusitis. Vaksin influenza selalu didesain ulang untuk mencocokkan rantai virus yang selalu mengalami perubahan setiap tahunnya. Vaksin flu direkomendasikan untuk :

  • Semua anak usia 6-18 tahun
  • Orang dewasa >65 tahun
  • Orang dewasa yang berisiko tinggi mengalami komplikasi influenza
  • Petugas kesehatan

Bagaimana cara pencegahan sinusitis agar tidak kambuh?

Tidak menutup kemungkinan Anda masih bisa terkena penyakit sinusitis meski telah melakukan segala cara untuk mencegahnya. Biasanya, gejala-gejala sinusitis meliputi rasa sakit di tenggorokan, nyeri pada dahi, hidung, atau di sekitar mata, serta hidung tersumbat.

Akibat dari gejala-gejala tersebut tentunya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga diperlukan suatu upaya untuk mencegah sinusitis kambuh kembali.

Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk pencegahan kambuhnya gejala sinusitis yang dapat Anda lakukan:

1. Hindari alergen di lingkungan

Biasanya, orang yang menderita sinusitis kronis harus menghindari daerah-daerah dan kegiatan yang dapat memperburuk kondisi mereka. Hindari asap rokok, cerutu, dan pipa asap yang dapat mengganggu peradangan lanjut membran dalam hidung dan sinus.

Anda tidak perlu terlalu menjaga jarak dengan orang yang pilek dan yang memiliki infeksi saluran pernapasan atas. Setelah berkontak dengan orang sakit, segera cucilah tangan Anda dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

2. Menjaga kelembapan hidung dan sinus

Kelembapan hidung dan sinus yang kurang terjaga juga dapat memperbesar peluang sinusitis kembali kambuh. Oleh karena itu, pastikan Anda menjaga agar kondisi hidung dan sinus senantiasa lembap, sebagai bentuk pencegahan gejala sinusitis muncul kembali.

Cara utama yang bisa Anda lakukan adalah rutin membersihkan hidung dengan semprotan khusus hidung. Biasanya, semprotan ini terdiri dari air saline dan dijual bebas di apotek.

Selain menggunakan semprotan hidung, Anda juga sebaiknya menghindari udara kering di lingkungan sekitar Anda. Misalnya, Anda bisa memasang humidifier di rumah agar kelembapan udara ruangan tetap terjaga.

Tips lain yang mudah dan sederhana adalah menghirup uap dari air panas yang dituang di wadah atau baskom. Caranya, siapkan sebaskom air panas, kemudian dekatkan wajah Anda ke uap yang keluar dari air panas tersebut. Tutupi kepala Anda dengan handuk, dan bernapaslah dengan menghirup uap yang keluar.

3. Perbanyak minum air

Salah satu faktor yang menyebabkan sinusitis adalah kondisi saluran hidung yang kering. Maka dari itu, banyak minum air putih adalah bentuk pencegahan yang efektif agar gejala sinusitis tidak kambuh lagi.

Pasalnya, minum air putih membantu menjaga selaput lendir yang lembap dan tipis karena dapat mencegah saluran hidung kering. Selaput lendir harus tetap terhidrasi untuk bekerja secara efisien sehingga dapat mengurangi risiko tertular infeksi virus.

4. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Bila Anda sering mengalami gejala hidung tersumbat akibat sinusitis, Anda bisa mencoba tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi dari tubuh Anda. Pasalnya, tidur dengan posisi kepala terlalu rendah menyebabkan lendir atau ingus menumpuk di dalam sinus Anda.

Posisi tidur yang tepat bisa menjadi langkah pencegahan gejala-gejala sinusitis Anda timbul kembali, terutama di malam hari.

5. Hindari mengeluarkan ingus terlalu keras

Mendorong atau mengeluarkan ingus dari hidung terlalu keras ternyata adalah kebiasaan buruk yang harus Anda hindari, terutama jika Anda mengidap sinusitis kronis.

Pasalnya, kebiasaan tersebut dapat mengakibatkan iritasi pada saluran hidung, serta mendorong balik lendir yang mengandung bakteri kembali ke sinus Anda. Hasilnya, sinusitis Anda tidak kunjung sembuh dan gejala-gejalanya muncul secara berulang.

Jika Anda memang harus mengeluarkan ingus atau lendir dari hidung, lakukan dengan lembut dan perlahan. Buang ingus mulai dari lubang hidung yang satu, kemudian berganti ke lubang hidung lainnya.

Demikian langkah-langkah pencegahan sinusitis yang wajib Anda ketahui, baik bagi Anda yang berupaya menghindari penyakit ini maupun Anda yang mengalami peradangan sinus kronis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Propolis disebut-sebut berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala herpes, mengobati luka kulit, dan meredakan maag. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati tipes

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
menghangatkan tubuh

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit