Posisi Seks yang Aman Bagi Pria Dengan Cedera Saraf Tulang Belakang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cedera saraf tulang belakang terjadi akibat luka atau kerusakan pada saraf tulang belakang, atau saraf yang terletak di ujung saluran tulang belakang. Seringkali cedera ini memengaruhi kegiatan intim Anda bersama pasangan. Meski cedera ini membuat kerusakan pada saraf tulang belakang Anda, jangan biarkan cedera ini mengganggu hubungan seks Anda dengan pasangan.

Anda masih bisa melakukan seks meskipun di kursi roda

Anggapan bahwa pengguna kursi roda tidak mungkin melakukan aktivitas seksual tidak benar. Kursi roda biasanya digunakan oleh mereka yang mengalami cedera saraf tulang belakang (spinal cord injury) akibat kecelakaan.

Kenyataannya, Anda yang mengalami cedera saraf tulang belakang (spinal cord injury) bisa menikmati aktivitas seksual, bahkan bisa mencapai orgasme yang hebat. Setelah cedera saraf tulang belakang, posisi seksual sudah pasti berubah karena aktivitas seksual akan lebih sulit dilakukan di tempat tidur.

Mereka yang mengalami cedera saraf tulang belakang akan kehilangan fungsi kaki untuk menopang dan pinggul untuk mendorong. Karenanya, mereka lebih bergantung pada kekuatan tubuh bagian atas dalam melakukan aktivitas seksual.

Akan tetapi, beberapa posisi seksual justru lebih mudah dilakukan dengan menggunakan kursi roda. Jangan khawatir, saat ini banyak roda modern yang memudahkan penggunanya melepas lengan kursi, memutar pelat kaki, melipat sandaran kursi, dan mengunci rem sehingga aktivitas seksual di kursi roda lebih mudah dilakukan.

Posisi seks seperti apa yang tepat bagi orang dengan cedera tulang belakang?

Menentukan posisi seks bagi seseorang yang mengalami cedera saraf tulang belakang memang bukan hal yang mudah. Kondisi cedera ini dapat berdampak permanen kepada kekuatan, sensasi, dan fungsi organ tubuh lainnya yang berada di bawah area yang mengalami cedera. Hal ini dapat mengubah total kehidupan seseorang, terutama dalam kesehariannya.

Misalnya cedera pada punggung bagian bawah dapat memengaruhi sel saraf dan fungsi organ seperti tungkai, batang tubuh termasuk organ-organ di dalamnya seperti kandung kemih, serta organ seksual.

Kerusakan saraf pun mencakup berbagai aspek, seperti kemampuan sensasi raba, kemampuan bergerak, dan termasuk kemampuan mengatur organ dalam misalnya untuk proses bernapas (bila kerusakannya terjadi pada tulang punggung yang cukup tinggi).

Akibatnya, penting bagi pasangan dan pasien sendiri untuk mempertimbangkan apakah posisi seks mengganggu pernapasan, mengganggu kulit (misalnya bila tekanan terlalu berlebihan dapat menimbulkan luka dekubitus) serta mengganggu otot dan tulang belakang. Pasangan harus lebih awas, karena pasien mungkin tidak merasakan nyeri atau kesemutan akibat tertindih terlalu lama atau posisi yang tidak nyaman (yang biasanya dapat dengan mudah dirasakan oleh orang sehat).

Spooning

Posisi seks yang disarankan bagi mereka yang mengalami cedera saraf tulang belakang, terutama jika Anda pria oleh Journal of Spinal Cord Medicine adalah posisi spooning. Mengapa posisi menyamping ini jadi pilihan yang baik? Posisi spooning membantu Anda meminimalisir tekanan dan masalah keseimbangan yang biasa dialami oleh seseorang yang mengalami cedera ini.

Posisi spooning adalah posisi wanita tidur dengan posisi miring dan menekuk kaki ke arah perut, membentuk posisi mirip sendok dengan pria berada di belakang wanita sambil memeluk tubuhnya.

Jika Anda kesulitan untuk penetrasi atau bergerak, gunakan bantal untuk membantu mengangkat panggul Anda. Ketika berhubungan dalam gaya bercinta spooning,  wanita bisa mengangkat salah satu kakinya ke atas dan sedikit ke depan untuk memudahkan pria melakukan penetrasi. Sambil melakukan hubungan intim dengan posisi seks ini, pria bisa melingkarkan tangannya di tubuh wanita agar lebih intim.

Woman on top

Anda dan pasangan juga bisa menggunakan posisi woman on top alias wanita di atas. Posisikan pria duduk dengan menggunakan bantalan di belakang punggung. Posisi ini memungkinkan pria yang mengalami cedera saraf tulang belakang tidak banyak bergerak namun masih bisa menikmati seks.

Dalam melakukan aktivitas seksual, yang paling utama adalah Anda harus merasa nyaman dengan kondisi Anda dan menerima diri Anda sendiri. Anda yang paling tahu tentang posisi seperti apa yang nyaman. Berkomunikasi dan mengeksplorasi berbagai aktivitas dan posisi seksual dengan pasangan Anda juga akan membantu mencapai kepuasan satu sama lain. Dan harus Anda ingat, selain aktivitas seksual, masih banyak hal lain yang mempererat jalinan cinta antara Anda dan pasangan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penurunan Libido

Penurunan libido bisa dialami oleh pria dan wanita. Jangan biarkan kondisi ini berlangsung lama, cari tahu informasi selengkapnya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Seks 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Kenapa Selalu Ngantuk Sehabis Seks?

Kenapa selalu ngantuk sehabis seks? Ternyata bukan ego dan rasa malas penyebabnya. Yuk simak lengkap artikel berikut tentang ngantuk sehabis seks.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Psst, Kaum Adam Wajib Tahu 15 Titik Rangsang Wanita Ini!

Bukan hanya satu bagian tubuh perempuan yang sangat peka bila disentuh lelaki. Nyatanya, wanita punya 15 titik rangsang, lho! Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Lama Tidak Berhubungan Intim, Apa Saja Efeknya Bagi Tubuh?

Bagi beberapa pasangan yang karena satu dan lain hal sudah lama tidak berhubungan intim, ketahui apa saja efeknya bagi tubuh dalam penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

wanita berbulu lebat nafsu tinggi seks

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencegah sakit punggung

5 Hal yang Bisa Anda Lakukan Setiap Hari untuk Mencegah Sakit Punggung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
hubungan intim sebaiknya seminggu berapa kali sehari

Harus Berapa Kali Berhubungan Seks dalam Seminggu Agar Tetap Intim?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
merangsang payudara

Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit