home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bolehkah Pakai Minyak Zaitun untuk Pelumas Seks?

Bolehkah Pakai Minyak Zaitun untuk Pelumas Seks?

Penggunaan pelumas bisa sangat membantu sesi bercinta agar lebih nikmat dan lancar. Akan tetapi, baik pria dan wanita tidak boleh sembarangan memilih pelumas untuk seks. Lalu bagaimana dengan minyak zaitun atau olive oil yang katanya bisa jadi pelumas alami? Apakah sehat dan aman bagi organ intim? Simak dulu penjelasannya berikut ini.

Minyak zaitun bisa jadi pelumas untuk seks apa tidak?

Minyak zaitun memiliki banyak sekali manfaatnya. Mulai dari untuk dikonsumsi sebagai bahan makanan, perawatan kulit dan rambut , hingga sebagai pelumas.

Menggunakan minyak zaitun yang asli dan alami cukup aman digunakan, asal Anda tidak memiliki alergi terhadap zaitun. Keuntungan pakai minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks antara lain adalah:

  • Minyak zaitun cenderung lebih licin dan ramah untuk kulit daripada produk-produk yang mengandung berbagai bahan kimia.
  • Minyak zaitun memiliki sifat melembabkan sehingga dapat membantu masalah vagina kering.
  • Beberapa produk minyak zaitun memang ditujukan untuk masak atau makanan (bukan untuk kulit) sehingga bisa juga dijadikan pelumas untuk seks oral.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa menggunakan produk apa pun, termasuk minyak zaitun, pada area kewanitaan bisa menimbulkan efek samping. Efek samping yang paling sering terjadi yaitu infeksi jamur dan infeksi bakteri pada vagina.

Ini bisa terjadi karena penggunaan minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks bisa mengganggu keseimbangan koloni bakteri di vagina. Vagina memang sudah punya sistem khusus untuk menjaga kadar bakteri baik tetap lebih banyak dan lebih kuat daripada bakteri jahat dan jamur penyebab infeksi.

Karena itu, minyak zaitun tidak disarankan untuk digunakan sebagai pelumas sehari-hari. Terutama bagi wanita yang memang rentan kena infeksi vagina atau Anda sering mengalami gejala seperti vagina gatal, keputihan yang tidak wajar atau berbau, dan rasa sakit ketika berhubungan seks.

Anda boleh menggunakan minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks, tapi jangan terlalu sering. Sesekali saja, misalnya dalam keadaan darurat, masih relatif aman bagi pasangan yang sehat.

manfaat minyak zaitun untuk rambut

Tips aman menggunakan pelumas untuk seks

Dalam kondisi tertentu, pelumas untuk seks memang dibutuhkan. Nah, trik untuk menggunakan pelumas yang paling aman adalah pastikan produk yang Anda pilih sudah terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM). Jadi, perhatikan apakah ada keterangan dan nomor registrasi BPOM di kemasannya.

Wanita juga tidak boleh mengoleskan pelumas apa pun sampai masuk ke dalam lubang vagina (jalur lahir), hanya boleh di bagian luar, yaitu di bibir vagina.

Jika Anda selalu merasa harus menggunakan pelumas untuk seks, coba bicarakan dulu secara jujur dan terbuka dengan pasangan Anda. Bisa jadi ini karena sebenarnya Anda sendiri belum cukup terangsang untuk melakukan penetrasi (penis masuk ke vagina). Pasalnya, wanita akan memproduksi cairan pelumas alami secara otomatis jika tubuh menerima rangsangan seksual yang cukup.

Kemungkinan lainnya adalah Anda mengalami kondisi vagina kering. Vagina kering bisa disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya perubahan hormon, gejala menopause, dan efek samping pengobatan tertentu. Bila Anda curiga mengalami vagina kering, konsultasikan dengan dokter Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Health System University of Michigan. Improving Sexual Health : Vaginal Lubricants, Mosturizers, Dilators and Counseling. [online] tersedia pada : http://www.med.umich.edu/1libr/PMR/SexualHealth/lubricants.pdf (Diakses 17/11/2017)

Our Bodies Selves. 2014. How to Choose a Lubricants for Pleasure and Safety. [online] tersedia pada : http://www.med.umich.edu/1libr/PMR/SexualHealth/lubricants.pdf Diakses 17/11/2017

Orey, Cal. 2009. The Healing Powers of Olive Oil : Complete Guide to Nature’s Liquid Gold. New York : Kingston Publishing Corp

Frienze, Carol. 2005. The Passionate Olive : 101 Things to Do With Olive Oil. New York : Ballantine Books

Curtis, MG dan Linares, ST. 2014. Glass’ Office Gynecology 7th ed. Philadelphia : Lippincot Williams & Wilkins

Choosing personal lubricant. https://www.everydayhealth.com/sexual-health/choosing-personal-lubricant.aspx Diakses 17/11/2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 20/11/2017
x