Anda yang memiliki pasangan mungkin pernah atau bahkan sering berciuman bibir. Selain kian mendekatkan hubungan satu sama lain dan memperkuat ikatan cinta, nyatanya ciuman juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh.
Manfaat ciuman untuk kesehatan tubuh
Anda mungkin mengernyitkan dahi, entah karena bingung atau tidak percaya. Namun, faktanya sudah banyak pakar menemukan bahwa berciuman memiliki sejumlah manfaat kesehatan.
Anda mungkin penasaran, apa saja manfaat dari berciuman dengan pasangan bagi kesehatan?
Silakan simak beberapa manfaatnya melalui ulasan di bawah ini, lalu bagikan kepada pasangan Anda. Siapa tahu hal ini akan membuat Anda dan pasangan menjadi lebih mesra.
1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Ciuman bibir dapat menopang sistem kekebalan tubuh serta membuat tubuh bekerja lebih baik untuk melawan penyakit.
Manfaat ini bisa Anda peroleh karena saat ciuman, tubuh mengeluarkan hormon oksitosin yang mampu mengurangi efek dari hormon kortisol yang keluar di kala stres.
Perlu diketahui, saat kortisol terus meningkat, maka hormon ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Keberadaan oksitosin dibutuhkan untuk kembali meningkatkan kekebalan tubuh.
2. Mengencangkan wajah
Sebanyak 80% orang saat berciuman, kepalanya miring ke arah kanan dan membentuk sudut.
Pada saat itu, Anda akan melakukan kontak dan ledakan sensorik. Bibir menjadi 200 kali lebih sensitif dibandingkan dengan ujung jari yang peka.
Sebuah kecupan ringan mampu membuat dua otot wajah (orbicularis oris) bekerja dengan baik.
Apabila Anda melakukan ciuman dengan penuh gairah (deep kiss), akan ada 24 otot wajah dan ditambah 100 otot lainnya di tubuh yang juga bekerja.
Oleh sebab itu, makin sering otot wajah digunakan, wajah Anda pun tentu akan makin kencang!
3. Membakar kalori tubuh
Manfaat ciuman juga meningkatkan kerja tubuh membakar kalori. Efek ini Anda peroleh melalui produksi hormon adrenalin dengan kadar yang lebih banyak.
Jantung Anda akan berdebar-debar, napas menjadi lebih berat, dan telapak tangan berkeringat. Tentu, ini terasa lumayan untuk sedikit merasakan sensasi “olahraga” ringan.
Sebuah artikel dalam The American Journal of Medicine (2013) memperkirakan bahwa ciuman biasa mampu membakar rata-rata sebanyak 2–3 kalori per menit.
Bahkan, kalori yang terbakar ini akan lebih banyak lagi bila Anda juga melakukan ciuman yang lebih mesra atau aktivitas intim lain saat berciuman.
4. Meningkatkan aliran darah
Sama halnya dengan olahraga, ciuman bibir juga termasuk latihan kardiovaskular ringan untuk menjaga kesehatan jantung.
Makin terjaga latihannya, kian kuat jantung memompa darah untuk menopang kesehatan tubuh.
Apabila wanita mencium pasangan prianya dengan sungguh-sungguh, akan tercipta gelombang kejut ke seluruh tubuh.
Kondisi ini bisa meningkatkan aliran darah ke bagian-bagian tubuh tertentu, yang pada akhirnya juga memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.
5. Mengusir emosi negatif

Berciuman bibir bisa menghadirkan sensasi fisik yang bisa mendorong otak Anda meningkatkan dopamin, yaitu sebuah neurotransmiter yang berhubungan dengan kesenangan.
Pada waktu yang bersamaan, bagian otak lainnya akan mematikan emosi negatif.
Dua bibir yang bertemu juga memungkinkan kelenjar pituitari pada otak untuk melepas oksitosin sehingga Anda dan pasangan akan membentuk ikatan emosional.
Selepas berciuman, tubuh juga melepaskan endorfin, yakni hormon menimbulkan rasa bahagia.
6. Membuat lebih bahagia
Manfaat ciuman untuk kesehatan mental tidak perlu dipertanyakan lagi. Ciuman apa pun dapat mengurangi rasa tegang serta membuat Anda dan pasangan menjadi lebih bahagia.
Pasangan yang sering berciuman pun lebih mungkin memiliki hubungan yang panjang dan lebih memuaskan.
Hal ini karena mereka biasanya punya komunikasi yang lebih baik sehingga kemungkinan untuk menjaga hubungan tetap langgeng dan harmonis tentu menjadi lebih besar.
7. Membantu meringankan sakit kepala
Siapa sangka, ternyata ciuman juga bisa membantu mengurangi nyeri kepala. Tak hanya nyeri kepala, tetapi mungkin juga nyeri akibat menstruasi.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, berciuman mampu menurunkan stres, yang mana merupakan salah satu pemicu sakit kepala.
Saat melakukan aktivitas ini, otak melepaskan adrenalin untuk mengalirkan lebih banyak darah. Hal ini membuat pembuluh darah yang ada di otak menjadi lebih lebar.
Kesimpulan
- Ciuman memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan fisik, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, mengencangkan wajah, hingga membakar kalori.
- Aktivitas intim ini juga berefek positif untuk kesehatan mental dengan mengurangi stres, meningkatkan kebahagiaan, dan membantu memperkuat ikatan emosional.
- Itu sebabnya, pasangan yang sering berciuman biasanya memiliki hubungan yang lebih harmonis dan bertahan lama.