Merasa khawatir, takut, dan sendirian saat didiagnosis positif HIV merupakan hal wajar. Namun, hal ini bukanlah akhir dari segalanya. Simak apa saja hal yang sebaiknya segera dilakukan jika positif HIV.
Merasa khawatir, takut, dan sendirian saat didiagnosis positif HIV merupakan hal wajar. Namun, hal ini bukanlah akhir dari segalanya. Simak apa saja hal yang sebaiknya segera dilakukan jika positif HIV.

Mendapati diri Anda positif HIV memang cukup mengejutkan. Namun, sebenarnya orang dengan HIV dapat berumur panjang dan hidup sehat bila mendapatkan penanganan yang tepat.
HIV (human immunodeficiency virus) adalah infeksi virus yang menyerang sistem imun, terutama sel darah putih yang disebut CD4.
Menurut situs CDC, tubuh manusia tidak dapat menyingkirkan HIV sepenuhnya. Jadi, setelah positif HIV, Anda akan memilikinya seumur hidup.
Meski demikian, diagnosis HIV dini, pengobatan yang tepat, dan perubahan gaya hidup sehat dapat membantu Anda melewati kondisi dan hidup dengan produktif.
Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan saat mengetahui hasil tes HIV positif.
Setelah mengetahui positif HIV, segeralah temui dokter untuk mendiskusikan kondisi Anda.
Dokter biasanya akan melakukan tes untuk melihat seberapa baik sistem kekebalan tubuh Anda, seberapa cepat perkembangan HIV, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Dengan pemeriksaan ini, dokter akan memberitahu Anda rencana perawatan terbaik, termasuk kapan dan bagaimana memulai perawatan.
Berikut ini beberapa tes HIV yang mungkin perlu Anda jalani setelah terdiagnosis positif penyakit ini.
Rangkaian pemeriksaan tersebut biasanya dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan virus dan mengantisipasi kemungkinan memburuknya kesehatan pasien.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, tak ada salahnya jika Anda juga mencari informasi seputar HIV/AIDS lebih lanjut.
Hal ini memungkinkan Anda untuk berperan aktif dalam pengobatan dan menyulut motivasi diri untuk berjuang dan bertahan hidup.
Sebagian orang mungkin akan mencari informasi yang bernuansa negatif, misalnya akibat fatal yang terjadi saat positif HIV. Namun, Anda bisa lebih bijak dalam mencari informasi yang mendukung.
Berikut ini beberapa jenis informasi yang mungkin perlu Anda cari tahu untuk meningkatkan motivasi dalam pengobatan.
Anda mungkin juga akan memerlukan informasi seputar dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya yang berfokus menangani HIV dan AIDS.
Dengan begitu, Anda jadi memiliki alternatif pilihan jika tenaga medis maupun penyedia layanan kesehatan sebelumnya tidak banyak membantu dalam perkembangan kesehatan Anda.
Artikel terkait
Langkah lainnya yang bisa Anda lakukan saat positif HIV adalah dengan mempersiapkan diri menjalani pengobatan.
Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan positif HIV sepenuhnya. Namun, obat HIV seperti terapi antiretroviral (ART) dapat mencegah adanya komplikasi dan memperlambat perkembangannya.
Setiap orang yang didiagnosis dengan HIV harus memulai terapi ART, terlepas dari stadium infeksi atau komplikasinya.
ART biasanya merupakan kombinasi dari dua atau lebih obat dari beberapa kelas obat yang berbeda.
Mengutip dari situs MedlinePlus, beberapa kelas obat yang digunakan dalam pengobatan HIV, yaitu:
Kombinasi ini dianggap memberikan peluang terbaik untuk menurunkan jumlah HIV dalam darah dan mencegah komplikasi HIV.
Meski begitu, pemberian obat-obatan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi Anda selama positif HIV.
Saat Anda atau pasangan positif HIV, mungkin Anda akan merasa terasing, terlebih jika masyarakat di lingkungan sekitar masih menganggap HIV sebagai aib.
Konsekuensi emosional, sosial, dan finansial dari HIV/AIDS juga dapat mempersulit penanganan penyakit ini, tidak hanya bagi Anda tetapi juga bagi orang-orang terdekat.
Untuk itu, sangat penting bagi Anda mencari support system yang dapat memberikan dukungan emosional.
Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menemukan support system yang tepat.
Menjalani hari-hari sebagai pasien HIV mungkin memang tidak akan mudah.
Namun, yakinlah bahwa Anda bisa melaluinya serta berjuang untuk mendapatkan hidup yang berharga dan berkualitas.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Living with HIV (2024). Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved 01 August 2025, from https://www.cdc.gov/hiv/basics/livingwithhiv/newly-diagnosed.html
HIV and AIDS – Coping with a positive HIV test . (2025). Retrieved 01 August 2025, from https://www.nhs.uk/conditions/hiv-and-aids/coping-with-a-positive-hiv-test/
HIV/AIDS. (n.d). World Health Organization. Retrieved 01 August 2025, from https://www.who.int/health-topics/hiv-aids#tab=tab_1
HIV/AIDS – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2024). Retrieved 01 August 2025, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hiv-aids/diagnosis-treatment/drc-20373531
HIV/AIDS Medicines. (n.d). MedlinePlus. Retrieved 01 Augsut 2025, from https://medlineplus.gov/hivaidsmedicines.html
Versi Terbaru
21/08/2025
Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala
Ditinjau secara medis oleh
dr. Patricia Lukas Goentoro
General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)