home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Mitos Tentang Susu yang Ternyata Salah Besar

4 Mitos Tentang Susu yang Ternyata Salah Besar

Apakah Anda suka meminum susu? Atau Anda berpikir bahwa susu hanya dibutuhkan pada masa pertumbuhan? Faktanya Anda membutuhkan susu sejak lahir hingga usia Anda sekarang. Mengapa? Simak fakta dan mitos mengenai susu yang perlu Anda tahu di ulasan berikut ini.

Apa saja mitos mengenai susu yang sering disalahpahami?

Sejak Anda lahir sampai usia dua tahun, Anda diberikan ASI. Seiring bertambahnya usia, ASI digantikan oleh susu sapi. Menurut ahli gizi, susu perlu dikonsumsi untuk banyak alasan kesehatan, Anda diharuskan meminum susu minimal satu gelas per hari. Untuk hasil optimal, bahkan Anda disarankan mengonsumsi tiga gelas susu dalam satu hari.

Sayangnya, banyak dari Anda yang masih menganggap bahwa susu sapi hanya untuk anak dalam masa pertumbuhan dan sering dianggap menjadi penyebab obesitas. Apa saja mitos mengenai susu yang membuat Anda ragu untuk minum susu?

1. Mitos: Susu hanya untuk anak dalam masa pertumbuhan

Semakin Anda dewasa, kadar susu yang dibutuhkan oleh tubuh justru semakin besar. Jika saat bayi Anda mungkin membutuhkan hanya sekitar 500 cc susu per hari, ketika dewasa jumlah ini pun meningkat menjadi 1.000 hingga 1.200 cc per hari. Mitos ini muncul karena susu memang memiliki peran yang besar dalam masa pertumbuhan, namun bukan berarti hanya anak-anak saja yang perlu mengonsumsi susu.

2. Mitos: Fungsi susu adalah untuk menguatkan tulang

Hal ini memang tidak sepenuhnya salah, karena kandungan vitamin D dan kalsium dalam susu berfungsi untuk menguatkan gigi dan tulang, sehingga Anda terhindar dari osteoporosis.

Namun, susu bukan hanya untuk tulang saja. Di dalam susu juga terkandung vitamin A yang baik untuk kulit dan mata, serta vitamin B yang membantu pengolahan makanan dalam tubuh, mencegah anemia, dan meningkatkan fungsi otak. Selain itu, kalsium dalam susu tidak hanya berperan untuk menguatkan gigi dan tulang, namun juga kesehatan otot, terutama otot jantung, untuk menghindari kram jantung.

Susu pun memiliki 9 protein paling lengkap dibandingkan sumber lainnya sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah alergi.

3. Mitos: Saat sedang hamil, penting untuk minum susu bubuk khusus ibu hamil

Berbeda dengan susu murni, susu bubuk sudah mengalami proses yang panjang. Kandungan nutrisi lebih di dalamnya pun merupakan zat tambahan dan bukan berasal dari susu murni. Susu sapi segar dengan proses yang lebih singkat akan memiliki kandungan gizi yang lebih lengkap bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Lagi pula, banyak produk yang justru membuat ibu menjadi gemuk, padahal pertumbuhan janinlah yang perlu diperhatikan saat mengandung. Pilihlah susu sapi segar dibandingkan susu bubuk untuk ibu hamil.

Tapi ingat, saat hamil, selalu pilih susu segar yang sudah dipasteurisasi, dan bukan susu segar “mentah” langsung dari sapi, karena tanpa proses pasteurisasi susu mungkin masih mengandung bakteri yang berbahaya bagi janin.

4. Mitos: Minum susu bikin gemuk

Susu justru baik untuk membantu proses diet karena dapat membantu Anda untuk mencegah naiknya berat badan. Selain itu, saat diet ada kemungkinan banyak nutrisi yang tidak masuk ke dalam tubuh. Susulah yang dapat menggantikan nutrisi tersebut sehingga Anda tetap bertenaga saat menjalani program diet.

Selain itu, susu juga berfungsi untuk menambah protein dan tenaga, baik sebelum dan sesudah berolahraga. Risiko tulang keropos saat menjalani diet pun tidak akan terjadi jika Anda mengonsumsi susu setiap hari.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Milk Myth Busters.

http://www.healthyeating.org/Milk-Dairy/Milk-Myth-Busters.aspx. Accessed 10/04/2017.

The Pros and Cons of Milk and Dairy. http://www.webmd.com/diet/healthy-kitchen-11/dairy-truths. Accessed 10/04/2017.

Bovine Milk in Human Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2039733/. Accessed 10/04/2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 21/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x