Tidak Sengaja Menghirup Obat Nyamuk Semprot, Apakah Bahaya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Obat nyamuk adalah salah satu kebutuhan rumah tangga yang sangat membantu. Nah, salah satu jenis obat nyamuk yang paling praktis dan sering digunakan adalah obat nyamuk semprot.

Meski sangat berguna, telah banyak diketahui kalau obat nyamuk punya bahaya tersendiri yang bisa membahayakan tubuh, terlebih ketika dihirup. Apa saja kandungan dan bahaya menghirup obat nyamuk semprot untuk kesehatan? Simak jawabannya di sini.

Mengenal kandungan berbahaya dalam obat nyamuk

Pyrethrum

Zat pyrethrum dalam obat nyamuk semprot merupakan zat yang terkandung dalam sari bunga krisan. Pengambilan zat ini dilakukan dengan cara mengeringkan bunga krisan kemudian mengekstrak sarinya.

Pyrethrum ini juga sudah dikenal sejak lama dan dipercaya sebagai obat pembunuh serangga. Jika zat ini masuk atau terserap ke tubuh secara terus menerus atau dalam dosis yang banyak, bisa menyebakan kerusakan sistem saraf serta menurunkan kekebalan tubuh.

Zat ini juga bisa memicu penyakit asma jika sampai terhirup masuk ke paru-paru. Selain itu, gejala lain yang timbul jika sudah masuk ke tubuh dalam jumlah yang sangat banyak adalah bisa menimbulkan gejala mual, muntah, serta sakit kepala.

Jika zat ini sampai tertelan, bisa menimbulkan efek yang lebih berbahaya seperti kejang-kejang hingga kematian.

DEET

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute of Development Research di Perancisdalam jurnal BMC Biology, mengemukakan bahwa DEET yang ada dalam obat nyamuk bisa berbahaya.

DEET atau diethyltoluamide diketahui berpotensi mengganggu aktivitas enzim yang penting agar sistem saraf berfungsi dengan baik. Dalam penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa DEET menghambat enzim cholinesterase. Enzim tersebut penting untuk menghantarkan pesan dari otak ke otot-otot serangga.

DEET merupakan zat berbahaya yang terkandung dalam obat nyamuk semprot. Zat ini dikategorikan berbahaya bagi kesehatan dikarenakan sifat korosifnya. Bahaya yang timbul diantaranya yaitu bisa membuat kulit iritasi. Kalau sampai kena mata akan lebih berbahaya lagi karena bisa menyebakan luka bakar pada mata.

Jadi, apakah boleh pakai obat nyamuk semprot?

Mengingat adanya bahaya menghirup obat nyamuk semprot, ada baiknya Anda memakai semprotan atau krim antinyamuk yang terbuat dari bahan alami untuk kulit. Selain perlindungannya lebih lama karena menempel di kulit, Anda juga mengurangi risiko menghirup udara yang sudah terkontaminasi zat-zat berbahaya.

Sementara itu, kalau Anda tetap harus pakai obat nyamuk semprot ruangan, segera tinggalkan ruangan setelah disemprot. Pastikan juga Anda sudah menutup seprai, sarung bantal, selimut, serta makanan dan minuman supaya tidak terkontaminasi bahan-bahan obat semprot.  

Yang harus dilakukan ketika menghirup atau menelan obat nyamuk

Jangan langsung memuntahkan isi perut jika Anda tidak sengaja menelan obat nyamuk. Ada baiknya minum air atau minum susu untuk menetralkan racun. Bila obat nyamuk tersebut kena kulit atau mata, basuh dengan air mengalir paling tidak selama 15 menit.

Jika Anda tidak sengaja menghirup obat nyamuk semprot, terutama dalam jumlah banyak, segera keluar dari ruangan dan cari udara segar. Sedangkan bila Anda menunjukkan gejala seperti sesak napas, mual, muntah, dan kejang sebaiknya segera cari bantuan medis darurat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Posisi tidur miring memiliki manfaat untuk kesehatan Anda, arah posisi tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan. Arah mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Cara Aman Supaya Haid Selesai Lebih Cepat

Waktu haid yang lama membuat sebagian wanita jadi kerepotan. Belum lagi jika kram perut tak kunjung usai. Yuk, intip rahasia mempercepat haid selesai disini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
susah ambil darah

Kenapa Beberapa Orang Bisa Sulit Diambil Darahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit