Otak Pria Terbukti Lebih Besar dari Wanita. Tapi Belum Tentu Lebih Pintar, Lho!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pria sebaiknya harus mulai berpikir seribu kali sebelum meragukan kecerdasan seorang wanita di rumah atau kantor. Pasalnya meski ukuran otak pria memang lebih besar daripada wanita, tapi itu tidak membuat kaum Adam lantas lebih pintar dan cerdas. Malah mungkin ada lebih banyak populasi wanita cerdas daripada pria. Ini karena sebenarnya tidak ada hubungan kuat antara ukuran otak dan tinggi-rendahnya IQ manusia. Lalu, apa yang menentukan kecerdasan manusia? Dan, siapa yang sebenarnya lebih cerdas: wanita atau pria?

Pria dan wanita punya struktur otak yang berbeda

Struktur otak laki-laki

Volume rata-rata otak laki-laki sekitar 10% lebih besar dibandingkan otak perempuan. Perbedaan struktur otak ini tampaknya bertanggung jawab dalam kinerja kognitif. Secara garis besar, pria memang terbukti lebih unggul daripada wanita dalam menyelesaikan tugas visual-spasial. Salah satu contohnya adalah keterampilan matematika.

Otak laki-laki juga memiliki lebih banyak koneksi dari depan ke belakang, yang dapat meningkatkan pemahaman nalar; sehingga membuat mereka lebih “ngeh” dan terbiasa dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Ini yang membuat pria dapat lebih sigap untuk mengambil tindakan.

Laki-laki memiliki kemampuan motorik yang jauh lebih kuat dibandingkan perempuan. Kemampuan ini dapat digunakan untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi yang baik antara tangan dan mata, seperti melempar bola atau memalu paku.

Namun, otak yang lebih besar tidak berarti bahwa laki-laki lebih pintar dibandingkan otak perempuan.

Struktur otak perempuan

Meskipun ukuran otak laki-laki lebih besar dibanding ukuran otak perempuan, faktanya hippocampus pada perempuan lebih besar dibanding laki-laki. Hippocampus adalah bagian otak yang menyimpan memori, salah satu alasan perempuan bisa melihat satu masalah dari berbagai sudut pandang dan mengolah banyak informasi lebih cepat. Otak perempuan didesain untuk dapat menyerap informasi lima kali lebih cepat dibandingkan laki-laki.

Jika koneksi otak laki-laki lebih banyak yang tersambung dari depan ke belakang, perempuan lebih banyak memiliki sambungan dari kiri ke kanan melintasi dua bagian otak. Ini menjadi alasan perempuan lebih cepat menyimpulkan sesuatu dibanding laki-laki. Bagian kiri otak berkaitan dengan pemikiran logis, dan intuisi. Perempuan juga memiliki lebih banyak “porsi” gray matter di daerah hippocampusnya. Grey matter memengaruhi kemampuan perempuan dalam menyerap kosa kata, membaca, dan menulis yang lebih baik.

Di otak perempuan, terdapat lebih banyak koneksi saraf di daerah yang terkait dengan memori dan kognisi sosial. Sehingga, tidak mengherankan jika perempuan cenderung lebih baik dalam mengingat, memahami bagaimana perasaan orang lain alias berempati, dan mengetahui cara merespons yang benar dalam segala situasi sosial.

Selain itu, otak perempuan juga memproduksi lebih banyak serotonin dan oksitosin, yang mungkin membuat mereka lebih tenang, lebih tertarik pada hubungan emosional, dan mampu mempertahankan fokus untuk jangka waktu yang lebih lama. Ini jugalah yang membuat wanita lebih jago multitasking daripada pria.

Lalu, siapa yang lebih cerdas: pria atau wanita?

Sebelum tahu jawabannya, ketahui dulu definisi kecerdasan sebenarnya bukan hanya tentang kemampuan dalam akademis saja, namun lebih luas dari itu. Cara terbaik untuk mengetahui apakah pria atau wanita cerdas adalah dengan mengukur kemampuan seseorang berdasarkan pada bagaimana ia memperoleh dan mewujudkan pengetahuan yang ia peroleh, terpisah dari pengetahuan yang ia miliki.

Pada umumnya, kecerdasan seseorang dapat diukur melalui tes IQ untuk mengetahui seberapa baik kemampuan mereka dalam empat bidang berikut: pemahaman verbal, penalaran persepsi (visual-spasial dan auditori), memori kerja (termasuk ingatan jangka pendek), dan kecepatan pemrosesan informasi/pertanyaan.

Meski demikian, Daniel Amen, MD, penulis buku Unleash the Power of the Female Brain menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan besar yang ditemukan pada hasil tes IQ pria dan wanita, terlepas dari perbedaan ukuran otaknya. Pasalnya seberapa cerdas seseorang kadang bukan karena orang tersebut diajarkan untuk menjadi cerdas. Kecerdasan diperoleh dengan cara mengajarkan mereka untuk menggunakan apa yang mereka punya secara efisien.

Jadi, meski mungkin ada lebih banyak populasi wanita cerdas daripada pria, tidak ada salah satu kubu yang benar-benar lebih unggul dan pintar. Keduanya memiliki kecerdasan di hal-hal yang berbeda. Namun secara khusus memang terdapat perbedaan perkembangan otak dan kompetensi pada tugas kognitif tertentu di antara perempuan dan laki-laki.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang kanker payudara, kanker serviks, dan jenis kanker lainnya. Bagaimana dengan angiosarkoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kanker Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat pisang

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit