Benarkah Orang yang IQ-nya Tinggi Lebih Panjang Umur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Edinburgh, Oxford dan University King College London menyatakan bahwa orang pintar biasanya lebih panjang umur. Kepintaran seseorang ini ada hubungannya dengan IQ yang tinggi. Apa benar orang pintar lebih panjang umur? Lalu, apa alasannya? Simak ulasannya di sini.

Orang dengan IQ tinggi cenderung memiliki risiko penyakit yang lebih rendah

Sebetulnya, panjang tidaknya umur seseorang ditentukan oleh gaya hidup dan pola makannya. Namun sebuah penelitian di atas menyebut, IQ juga ikut memengaruhi kecenderungan ini. Studi ini sendiri melakukan penelitian pada 65.000 partisipan yang diamati sejak lahir sampai usia mereka 79 tahun. Sedangkan, tes IQ dilakukan pada saat partisipan menginjak usia 11 tahun.

Setelah ditimbang melalui faktor seperti usia, jenis kelamin dan status sosioekonominya, partisipan yang memiliki IQ tinggi di usia 11 tahun dilaporkan berpeluang lebih kecil untuk meninggal karena penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, penyakit pernapasan dan kanker tertentu. Begitu pula dengan risiko jatuh kecelakaan, penyakit pada saluran pencernaan dan demensia.

Secara umum, peneliti mencatat untuk tiap IQ yang lebih tinggi mendapatkan poin ekstra sebanyak 15 poin. Di mana hal ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko akibat penyakit pernapasan sebanyak 28 persen, penyakit jantung koroner sebanyak 25 persen dan stroke sebesar 24 persen.

Ini berarti mereka yang memiliki IQ sebanyak 115 poin berpeluang 28 persen lebih besar untuk terhindar dari risiko kematian akibat penyakit pernapasan di usia 76 tahun dibandingkan mereka yang ber-IQ 100, dalam rata-rata penelitian tersebut

Apa hubungan antara IQ dengan penyakit?

Sayangnya, para peneliti belum dapat menjelaskan mengapa orang pintar lebih panjang umur di dalam studi ini. Peneliti menduga, mereka yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata cenderung lebih bisa merawat dirinya sendiri, terutama kesehatannya. Semisal mereka enggan merokok, enggan minum alkohol, dan lebih rajin berolahraga atau lebih memilih gaya hidup sehat.

Selain itu, orang yang memang pintar juga biasanya memiliki penghasilan lebih banyak sehingga mampu mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Terlebih lagi, periset mengatakan kalau orang ber-IQ tinggi hidup lebih lama karena susunan genetika mereka juga berpengaruh pada kecerdasan dan umur panjang. Mereka juga pintar membuat pilihan kesehatan yang lebih baik, mendapatkan pekerjaan yang lebih aman, dan memiliki kebahagiaan sendiri. Ini semua merupakan faktor yang bisa membuat mereka hidup lebih lama.

Prof Ian Deary, salah satu periset, menyatakan bahwa hasil penelitian ini bermanfaat karena Anda bisa mengetahui kebiasaan sehat dari orang yang pintar dan bahkan dipersilakan untuk menirunya. Sehingga, ada kemungkinan juga bagi orang lain untuk punya peluang untuk hidup sehat dan panjang umur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit