Apakah Semua Tumor Otak Mematikan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tumor otak dikelompokkan menjadi 4 jenis menurut sifatnya, seperti kecepatan pertumbuhannya dan kemungkinan kambuh lagi. Tidak semua tumor pada otak mematikan atau berakhir dengan kematian. Tumor otak kelas 1 atau 2 dianggap jinak atau non-kanker, sedangkan tumor otak yang ganas atau mematikan adalah yang digolongkan ke kelas 3 atau 4.

Tumor otak primer adalah tumor yang berasal dari otak. Namun, kebanyakan tumor ganas adalah kanker sekunder, alias tumor yang berasal dari lokasi lain dan menyebar ke otak. 

Cara mendeteksi tumor otak mematikan

Tergantung pada ukuran dan lokasi tumor, masing-masing penderita tumor di otak bisa mengalami gejala yang berbeda. Tanda-tanda dan gejala yang umum meliputi sakit kepala kronis, kejang, mual kronis, muntah, dan mengantuk.

Penderita tumor otak mematikan juga seringnya mengalami masalah memori, perubahan kepribadian dan perilaku, yang diikuti dengan kelemahan atau kelumpuhan salah satu sisi tubuh, gangguan penglihatan, dan gangguan bicara.

Jika Anda menyadari adanya gejala di atas, paling baik bagi Anda untuk segera mencari bantuan medis. Meskipun ternyata bukan tumor, Anda mungkin memiliki masalah kesehatan lain yang memerlukan pengobatan.

Jenis-jenis tumor ganas

Dalam sebagian besar kasus, tumor ganas di otak tumbuh dari jaringan glial—jaringan yang bertanggung jawab untuk menyokong sel-sel saraf otak. Maka dari itu, tumor ini disebut glioma. Glioma bisa dikelompokkan menjadi kategori yang lebih kecil menurut sel-sel asalnya.

  • Astrositoma berasal dari sel-sel yang membentuk kerangka kerja otak.
  • Oligodendroglioma berasal dari sel-sel yang memproduksi lapisan lemak saraf.
  • Ependimoma berasal dari sel-sel yang melapisi rongga otak.

Tumor ganas bisa berasal dari bagian otak yang berbeda.

Pengobatan untuk tumor otak ganas

Tumor otak primer yang ganas (yang berasal dari otak) memerlukan pengobatan dini. Pengobatan yang terlambat bisa membuat tumor menyebar dan merusak bagian otak lainnya dan juga saraf tulang belakang. Jika Anda didiagnosis dengan tumor otak ganas, Anda akan membutuhkan operasi untuk mengangkat sebanyak mungkin tumor. Sel-sel kanker yang tidak bisa diangkat selama operasi akan ditargetkan dengan radioterapi, kemoterapi, atau keduanya, untuk mencegah kekambuhan.

Meskipun begitu, tumor ganas cenderung untuk kambuh. Jika ini terjadi, atau jika Anda terkena kanker sekunder, tidak lagi dimungkinkan untuk menyembuhkan kondisi Anda. Jika ini terjadi, tujuan pengobatan hanyalah untuk meringankan gejala dan memperpanjang masa hidup.

Adalah hal sulit untuk hidup dengan mengetahui bahwa Anda memiliki tumor di otak. Pasien dengan tumor di otaknya sering menderita kecemasan dan depresi. Anda bisa merasa lebih baik setelah Anda memiliki pengetahuan yang memadai tentang tumor dan pengobatan Anda. Jika memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk mengajukannya pada tim medis Anda sehingga Anda bisa membuat keputusan bijak menyangkut perawatan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Mitosnya, kondisi luka gatal pertanda mau sembuh. Benarkah demikian? Mari simak tentang fakta luka pada artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Yang jelas, bulu alias rambut halus yang lebat ini diakibatkan tingginya hormon testosteron. Tapi apakah ini berarti nafsu seksualnya juga lebih tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
alat reproduksi wanita

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya pakai earphone saat tidur

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit