Apakah Benar Tumor Otak Disebabkan Faktor Keturunan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tumor otak adalah penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya sel abnormal di dalam jaringan otak sehingga mengganggu fungsinya secara keseluruhan. Penyakit ini cukup ditakuti oleh banyak orang dan dianggap bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Lalu, apakah benar tumor pada otak disebabkan oleh keturunan?

Apakah tumor otak disebabkan faktor keturunan?

Meskipun jinak, tumor otak dapat menyebabkan peradangan serta meningkatkan tekanan pada otak yang kemudian membuat otak mengalami permasalahan yang serius. Gangguan pada otak ini tidak diketahui apa penyebabnya, namun ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan peluang terjadinya penyakit tersebut.

Faktor keturunan merupakan salah satu faktor risiko yang bisa menyebabkan tumor otak terjadi. Setidaknya terdapat 5-10% kasus tumor otak yang terjadi akibat memiliki riwayat keluarga tertentu. Tumor pada otak yang diketahui akibat faktor keturunan ini terjadi akibat adanya gen bermutasi yang diturunkan dari orangtua, kakek, nenek, atau generasi sebelumnya.

Jika ada riwayat keluarga, apakah saya pasti terkena tumor otak?

Bila keluarga Anda ada yang pernah mengalami tumor pada otak, Anda tidak perlu khawatir dan takut. Sebab hal tersebut tidak menjadi jaminan bahwa Anda akan mengalami gangguan pada otak juga. Keturunan hanyalah salah satu faktor risiko saja, bukan penyebab utama dari tumor pada otak. Ada banyak risiko lain yang malah mungkin lebih besar peluangnya.

Namun bila Anda memang memiliki riwayat tumor otak pada keluarga, maka Anda sebaiknya lebih waspada dan terus menjaga kesehatan tubuh Anda agar memperkecil peluang yang ada. Ingat, Anda masih berpeluang lebih tinggi untuk terkena tumor otak – meski bukan jaminan.   

Apa ciri-ciri dan gejala tumor otak?

Oleh karena itu, Anda harus peka dan selalu memerhatikan kondisi tubuh Anda. Berikut adalah beberapa gejala dan tanda yang terjadi ketika sel abnormal tumbuh di dalam otak Anda:

  • Sering mengalami sakit kepala, entah itu saat tidur maupun beraktivitas.
  • Fungsi kognitif menurun, seperti mudah lupa, sering bingung dan disorientasi.
  • Tiba-tiba merasa baal atau lemas pada bagian-bagian tubuh tertentu.
  • Tidak bisa fokus
  • Memiliki masalah dengan keseimbangan tubuh

Apabila Anda mengalami salah satu tanda di atas, maka sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter.

Bagaimana mencegah tumor otak bila ada riwayat keluarga?

Anda tidak perlu stres dan menjadi tertekan karena mempunyai anggota keluarga yang pernah mengalami tumor pada otak. Tentu, semua itu juga dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang lain seperti pola hidup hingga paparan radiasi.

Karena memang belum diketahui secara pasti apa penyebab dari tumor pada otak, maka Anda tidak bisa mencegah kondisi ini. Namun, jangan khawatir Anda tetap dapat memperkecil peluang dan risiko tumor pada otak. Memperkecil risiko tumor pada otak bisa dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup sehat, berolahraga dengan rutin, meninggalkan kebiasaan merokok, dan mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tumor Mediastinum

Tumor mediastinum adalah jaringan abnornal yang terjadi di bagian mediastinum atau rongga dada. Ketahui gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Glioblastoma

Glioblastoma adalah jenis kanker otak yang paling umum terjadi pada orang dewasa. Intip pengertian, gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Adenoma Bronkus

DefinisiApa itu adenoma bronkus? Adenoma bronkus adalah salah satu jenis tumor di trakea atau bronkus (jalan udara yang membawa udara ke paru-paru) yang biasanya menghambat saluran pernapasan Anda. Meski awalnya ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pernapasan, Penyakit Pernapasan Lainnya 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kanker Timus

Kanker timus adalah jenis kanker langka yang menyerang timus, yaitu organ kecil yang berada di belakang tulang dada. Ketahui informasi lengkapnya berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 6 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Amiloidosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
rhabdomyosarkoma (rabdomiosarkoma)

Rhabdomyosarkoma (Rabdomiosarkoma)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit