Lima Jenis Stroke Lakunar

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Stroke infark atau stroke lakunar adalah serangan stroke yang terjadi karena tersendatnya cabang kecil di pembuluh darah yang lebih besar. Karena jalur pembuluh darah terbagi di otak, stroke lakunar cenderung terjadi di daerah-daerah yang terletak jauh dari permukaan otak, di mana terdapat banyak cabang pembuluh darah yang lebih kecil.

Jenis-jenis stroke infark

Karena sebagian besar wilayah otak melakukan serangkaian fungsi otak yang terbatas, gejala stroke infark biasanya termasuk ke dalam satu dari lima kategori gejala yang disebabkan oleh kerusakan otak yang terjadi di daerah-daerah berikut ini:

1. Pure motor strokes

Pure Motor Strokes adalah jenis yang paling umum dari stroke infark, yaitu lebih dari 50% dari semua kasus.

Beberapa orang menggunakan istilah “pure motor hemiparesis” untuk menggambarkan pure motor strokes, meskipun ini berlebihan. Kata hemiparesis berarti lemahnya satu sisi tubuh, dan kata “lemah” , menurut ahli medis, adalah sebuah kata yang hanya berlaku untuk komponen motorik dari sistem saraf.

Pure motor strokes biasanya melibatkan bagian-bagian berikut dari otak:

  • Corona radiata
  • Kapsul internal
  • Pons
  • Medullary pyramids

Semua bagian ini mengandung serat yang menghubungkan “korteks otak”, daerah sistem saraf di mana perintah untuk memulai gerakan sukarela (berjalan, mengetuk kaki) pertama berasal.

Bagian-bagian dari sistem saraf tersebut mengaktifkan otot-otot seluruh tubuh untuk bergerak. Dalam kebanyakan kasus, stroke lakunar di daerah ini digambarkan seperti seorang dalang yang tidak bisa lagi menggerakkan lengan boneka kayu karena tali yang terhubung ke pegangannya putus.

Dalam contoh ini, seorang dalang merupakan korteks otak, sedangkan tali yang memungkinkan dalang untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh boneka tersebut mewakili daerah yang terkena pure motor stroke lakunar.

Gejala akibat pure motor strokes

Pure motor strokes menyebabkan lemahnya sebagian atau seluruh  wajah, lengan, dan kaki pada satu sisi tubuh. Kelemahan tersebut dapat terjadi di salah satu bagian saja atau dalam kombinasi dengan salah satu dari dua lainnya.

Paling umum, pure motor strokes menyebabkan baik kelemahan pada lengan dan kaki, wajah, atau seluruh bagian tersebut. Namun, gejala stroke infark ini juga dapat terjadi pada salah satu bagian saja.

Menurut definisinya, pure motor strokes berarti tidak ada gejala kehilangan rasa sentuh pada bagian tubuh mana pun, dan tidak ada gejala pada penglihatan atau kemampuan berbicara.

2. Pure sensory stroke

Sesuai namanya, pure sensory stroke merupakan satu-satunya jenis stroke infark yang menyebabkan gejala kelainan sensorik, seperti mati rasa atau nyeri, mati suhu, atau mati tekanan.

Mayoritas kasus stroke infark ini mempengaruhi area otak yang disebut thalamus, area yang sangat terlibat dalam pemrosesan indra dari seluruh tubuh. Indra yang terkena pure sensory stroke termasuk sentuhan, nyeri, suhu, tekanan, penglihatan, pendengaran, dan rasa.

Selain itu, pada sebagian besar kasus jenis stroke lakunar ini menghasilkan sensasi tidak biasa pada wajah, lengan, kaki, dada, alat kelamin, dan anus, tetapi hanya pada satu sisi tubuh.

Dalam banyak kasus, bagian tubuh yang berbeda seperti jari-jari, kaki, atau mulut di satu sisi terkena juga secara terpisah. Jenis umum dari pure sensory stroke lakunar disebut Dejerine Roussy, atau Central Pain Syndrome.

3. Stroke lakunar sensorimotor

Jenis stroke lakunar  ini menyumbat pembuluh yang memasok baik thalamus maupun posterior internal capsule yang berdekatan.

Karena sensorik dan area motorik otak keduanya dipengaruhi oleh jenis stroke, gejalanya mencakup gangguan sensorik (kerusakan thalamus) dan hemiparesis orhemiplegia (kerusakan kapsul internal). Kelainan sensorik dan motorik keduanya dirasakan pada sisi yang sama dari tubuh.

4. Ataxic Hemiparesis

Stroke infark jenis ini paling sering disebabkan karena kurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak ini yaitu:

  • Kapsul internal
  • Corona radiata
  • Pons

Stroke infark yang terjadi di bagian-bagian  tersebut, yang juga dapat menyebabkan gejala pure motor lakunar, dapat menyebabkan kelemasan otot dan lemahnya lengan atau tungkai di salah satu sisi tubuh.

Biasanya, lemah otot (ataxia) adalah gejala yang jauh lebih mengganggu daripada kelemahan pada lengan atau kaki yang terkena. Wajah biasanya tidak terlibat.

5. Dysarthria Clumsy-Hand Syndrome

Menurut definisi, dysarthria clumsy-hand adalah kombinasi dari gejala yang disebabkan oleh stroke lakunar yang mempengaruhi bagian anterior dari kapsul internal. Dalam kasus sindrom ini, orang menderita baik dysarthria dan juga tangan kaku.

Seperti namanya, fitur yang menonjol dari sindrom ini adalah gangguan berbicara yang disebut dysarthria. Stroke infark ini dapat didefinisikan sebagai kesulitan mengucapkan atau membentuk kata-kata karena gerakan yang tidak memadai dari otot-otot di kotak suara seperti laring, lidah, dan otot-otot lain di mulut.

Selain dysarthria, orang-orang dengan sindrom ini mengeluhkan kakunya gerakan tangan pada salah satu sisi tubuh. Biasanya sisi yang terkena memiliki kekuatan normal, tapi orang-orang mengeluh kesulitan pada gerakan motorik halus seperti menulis, mengikat tali sepatu, atau bermain piano.

Siapa yang berisiko terkena stroke infark?

Risiko stroke infark akan meningkat seiring bertambahnya usia. Orang yang paling berisiko mengalami serangan stroke ini adalah orang yang memiliki tekanan darah tinggi kronis, gangguan jantung, atau diabetes. Anda yang memiliki riwayat kesehatan keluarga dengan penyakit stroke juga lebih berpeluang untuk mengalami stroke lakunar.

Faktor risiko yang menyebabkan seseorang berpeluang lebih besar mengalami stroke lakunar adalah:

  • Merokok atau terpapar asap rokok
  • Konsumsi alkohol secara berlebihan
  • Menggunakan obat-obat terlarang
  • Kehamilan
  • Penggunaan pil KB
  • Gaya hidup menetap
  • Diet yang buruk
  • Kolesterol Tinggi
  • Gangguan tidur apnea

Sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan fisik tahunan guna mengetahui masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko stroke infark, termasuk kolesterol tinggi dan gangguan tidur apnea.

Baca Juga:

Sumber