Kita semua bisa mendapatkan keuntungan dari pola makan sehat. Hal ini juga berlaku jika Anda menderita penyakit paru obstruktif kronis alias PPOK atau COPD. Anda mungkin tahu apa yang sehat untuk dimakan tetapi apakah Anda tahu apa yang seharusnya tidak Anda makan? Berikut adalah beberapa makanan yang harus dihindari jika Anda menderita PPOK.

1. Nitrat bisa memperburuk gejala PPOK

Nitrat tidaklah baik untuk diet sehat, bukan hanya bagi pasien PPOK tetapi juga bagi semua orang. Sebuah studi yang dipublikasikan di European Respiratory Journal menunjukkan bahwa nitrat dapat memperburuk gejala PPOK dan memicu flare-up (episode di mana gejala menjadi lebih buruk). Studi terbaru menunjukkan bahwa nitrat bahkan dapat menyebabkan PPOK.  Bacon, daging potong olahan, ham dan hot dog, semua mengandung nitrat dan harus dihindari jika Anda menderita PPOK.

2. Terlalu banyak garam bisa membuat bernapas menjadi lebih sulit

Jangan lagi mengonsumsi garam jika Anda menderita PPOK! Garam dan makanan asin dapat menyebabkan tubuh menahan air. Cairan ini memberi tekanan pada paru-paru, sehingga membuat Anda sulit untuk bernapas. Anda bisa menggunakan pengganti garam, tetapi para ilmuwan dan ahli gizi mengatakan bahwa beberapa pengganti garam bisa mengandung kalium yang tinggi, yang dapat berinteraksi dengan beberapa obat yang Anda gunakan.

Cara paling aman bagi tubuh untuk mendapatkan asupan natrium dan mencegah retensi cairan adalah dengan menggunakan bumbu dan rempah-rempah. Menghindari pengganti garam juga adalah tindakan yang bijaksana.

3. Susu dan produk susu bisa meningkatkan produksi lendir

Meskipun bisa memasok kalsium untuk memperkuat tulang, susu bisa meningkatkan produksi lendir di paru-paru. Menurut sebuah penelitian, senyawa dalam susu yang disebut casomophin dapat menyebabkan peningkatan produksi lendir atau membuat dahak menebal. Dengan PPOK, sistem pernapasan kita terganggu dan tidak mampu mengangkut lendir melalui jaringan seefisien yang seharusnya. Hal ini akan menyebabkan batuk dan sulit bernapas.

Jika Anda mengalami lebih banyak produksi dahak atau dahak yang tebal, Anda harus membatasi jumlah susu dalam diet Anda. Ini termasuk apapun yang terbuat dari susu, seperti yogurt, es krim, keju, mentega, dan buttermilk.

4. Beberapa sayuran bisa menyebabkan sulit bernapas

Biasanya, sayuran hasil silangan akan direkomendasikan bagi siapapun karena kandungan seratnya yang tinggi. Satu kelemahan dari jenis sayuran ini adalah dapat menyebabkan gas dan kembung di lambung. Ini kemudian akan menekan paru-paru dan menyebabkan penderita PPOK menjadi lebih sulit bernapas.

Temukan apa yang sesuai bagi Anda. Anda mungkin tidak harus sepenuhnya menghindari sayuran silang. Anda hanya harus membatasi dan makan dalam jumlah cukup. Beberapa sayuran yang harus Anda hindari adalah brokoli, kembang kol, brussel sprout, lobak, dan bok choy.

5. Sulfat dalam udang bisa menyempitkan saluran napas

Makanan laut bisa menjadi sumber protein yang sehat tetapi udang bisa memengaruhi pernapasan. Udang tampaknya mengandung zat kimia yang disebut sulfit. Sulfit menyempitkan bagian bronkus pada penderita PPOK. Saat saluran napas menyempit, bernapas menjadi lebih sulit.

Intinya: Pertimbangkan berhenti makan udang jika Anda menduga bahwa makanan laut ini menyebabkan reaksi. Ingatlah bahwa kentang, bir, minuman anggur dan beberapa obat juga mengandung sulfit.

6. Gorengan bisa membuat sulit bernapas

Mirip dengan sayuran silang, makanan yang digoreng bisa menyebabkan gas dan kembung. Gorengan yang berminyak membuat lambung menggembung, dan perut yang menggembung kemudian akan mendorong otot diafragma (otot yang memisahkan paru-paru dan perut) dan membatasi ekspansi paru-paru. Jadi, untuk kedepannya, jika Anda berpikir untuk ngemil gorengan, ingatlah bahwa gorengan tidaklah baik bagi penderita PPOK.

7. Kopi bisa menyebabkan ketidaknyamanan pernapasan karena kembung berlebih

Tidak mengherankan jika minuman berkarbonasi termasuk dalam kelompok makanan “gas dan kembung.” Penderita PPOK harus minum banyak cairan untuk mengencerkan lendir di paru-paru, tetapi minuman berkarbonasi sebenarnya dapat menyebabkan dehidrasi.

Minuman berkafein, minuman manis dan minuman beralkohol mengandung zat kimia yang membutuhkan banyak air dalam tubuh untuk diproses. Akibatnya, jenis minuman ini justru bisa membuat tubuh mengalami dehidrasi. Coklat juga memberikan efek yang sama pada perut dan paru-paru.

8. Makanan penyebab refluks asam juga tidak baik untuk PPOK

Meskipun buah-buahan citrus yang kaya vitamin C sangat bergizi, jenis buah ini bisa memicu refluks asam. Disebut GERD jika bersifat jangka panjang, refluks asam dapat memperburuk gejala PPOK. Penderita PPOK beresiko lebih tinggi untuk terkena refluks asam, menurut sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Chest. Apakah Anda tahu makanan apa yang menyebabkan refluks asam? Cobalah untuk menghindari atau menghilangkan makanan ini dari diet Anda.

Makan dengan sehat sangatlah penting jika Anda menderita PPOK. Jika Anda kesulitan bernapas, aktivitas sehari-hari bahkan makanpun bisa menjadi suatu tantangan. Namun, jika Anda berhasil mengatasi tantangan tersebut, Anda akan menang melawan penyakit Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca