Kenali ‘Thunderclap Headache’, Sakit Kepala Mendadak yang Rasanya Seperti Disambar Petir

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Jika migrain lebih terasa seperti nyeri berdenyut parah di satu sisi kepala yang bisa bertahan 15 menit hingga tiga jam, sakit kepala thunderclap headache adalah sakit kepala mendadak yang terasa seperti sambaran petir atau ledakan rentetan kembang api dalam waktu singkat. Pernah merasa sakit kepala seperti ini? Agar lebih jelas, simak ulasannya berikut.

Sakit kepala mendadak thunderclap headache

Secara harfiah, thunderclap headache artinya sakit kepala guntur atau sakit kepala geledek. Ini karena sakit kepala thunderclap terjadi mendadak dan sangat cepat (kurang dari satu menit), seperti halnya hujan petir saat cuaca sedang buruk-buruknya.

Dr. Todd Schwedt, seorang profesor neurolog di Mayo Clinic mengatakan kepada Healthline bahwa rasa sakit thunderclap headache seperti ledakan atau pukulan tiba-tiba pada kepala. Rasa sakit dari sakit kepala yang parah ini memuncak dalam 60 detik.

Selain sakit kepala mendadak dan terasa sangat parah yang muncul kurang dari satu menit, thunderclap headache juga bisa disertai gejala lainnya, seperti:

  • Mual dan diikuti muntah-muntah.
  • Demam.
  • Tubuh kejang.
  • Gangguan penglihatan.
  • Tubuh terasa lemah.
  • Rasa sakit tidak hanya pada kepala, tapi bisa menyebar ke bagian leher dan punggung.

Sakit kepala thunderclap adalah kondisi yang jarang terjadi, tetapi dapat menjadi tanda bahaya dari kondisi yang berpotensi mengancam nyawa. Maka jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera dapatkan pertolongan medis darurat untuk mencegah risiko fatal.

Penyebab thunderclap headache

Penyebab sakit kepala mendadak khas thunderclap headache biasanya berkaitan dengan perdarahan di dalam dan di sekitar otak. Beberapa kondisi berikut bisa menyebabkan sakit kepala mendadak dan sangat parah, seperti:

  • Pecahnya pembuluh darah di otak
  • Perdarahan antara otak dan selaput yang menutupi otak (perdarahan subarachnoid)
  • Adanya robekan pada lapisan arteri yang memasok darah ke otak
  • Bekuan darah di otak
  • Tekanan darah tinggi yang mengancam organ (krisis hipertensi)
  • Kematian jaringan atau perdarahan di kelenjar pituitari
  • Infeksi otak, seperti meningitis atau ensefalitis
  • Stroke iskemik
  • Bocornya cairan serebrospinal akibat robekan yang menutupi akar saraf di tulang belakang

Kerja fisik yang berat dan menggunakan obat-obatan tertentu, termasuk obat-obatan terlarang, juga bisa menyebabkan sakit kepala mendadak bak sambaran guntur. Kemudian, kebiasaan mandi dengan air panas yang lebih dulu disiramkan ke bagian kepala juga bisa memicunya

Bagaimana thunderclap headache dan penyebabnya didiagnosis?

Dokter dapat mendiagnosis sakit kepala thunderclap dari gejala-gejala yang Anda rasakan. Untuk memastikannya, dokter akan menyarankan tes kesehatan lebih lanjut, seperti:

  • CT scan kepala untuk melihat kondisi otak.
  • Pungsi lumbal (LP), dengan mengambil sampel cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang untuk mencari tahu tanda-tanda perdarahan atau infeksi.
  • MRI otak.
  • Pemindaian aliran darah dalam otak dengan angiografi resonansi magnetik (MRA).

Dokter kemudian dapat menentukan pilihan pengobatannya setelah mengetahui apa penyebab pastinya. Pilihan pengobatan untuk satu orang dan yang lainnya mungkin berbeda, tergantung dari penyebab masing-masing.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 16, 2018 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca