Apakah Anda Berisiko Kena Kerusakan Saraf? Cek di Sini!

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Neuropati perifer adalah sebuah kondisi ketika terjadi kerusakan pada saraf tepi Anda. Gangguan saraf tepi menimbulkan berbagai gejala yang cukup mengganggu. Misalnya kebas, kesemutan, hingga merasa lemas dan lemah otot sepanjang hari. 

Supaya Anda dapat mengurangi risiko masalah saraf tepi, kenali apa saja yang menjadi penyebab kerusakan dan cara menjaga saraf tepi tetap sehat. 

Penyebab neuropati (kerusakan saraf tepi)

Ada banyak hal yang bisa meningkatkan risiko Anda terkena kerusakan saraf tepi. Seperti yang dilansir dari situs National Institute of Neurological Disorders and Stroke, cedera, diabetes, masalah ginjal, hingga penyakit autoimun dapat membuat Anda lebih rentan terhadap kondisi yang satu ini.

Jadi, apakah Anda berisiko kena neuropati? Yuk, cek apa saja faktor risikonya di bawah ini. 

1. Diabetes

beda jenis diabetes

Kerusakan saraf tepi merupakan komplikasi kronis dari penyakit diabetes. Hampir setengah dari penyandang diabetes mengalami permasalahan ini. 

Tingginya kadar gula di dalam tubuh menyebabkan kerusakan saraf sehingga memunculkan beberapa gejala berupa kesemutan, kebas, dan nyeri. Maka, Anda yang punya diabetes atau memiliki riwayat diabetes dalam keluarga pun berpeluang lebih besar mengalami neuropati.

2. Cedera dan trauma

kuat lari jarak jauh

Cedera dari kecelakaan berkendara atau jatuh saat olahraga bisa meregangkan, menekan, atau merusak sel saraf. Selain itu, komplikasi dari patah tulang juga dapat memberikan tekanan pada saraf sehingga menimbulkan berbagai gejala yang terkait dengan kerusakan saraf tepi. 

Karena itu, orang dengan profesi yang berisiko tinggi seperti atlet dan pengemudi lebih berisiko mengalami kerusakan saraf tepi. 

3. Kekurangan vitamin B

vitamin b kompleks untuk jantung

Tidak hanya cedera, kekurangan vitamin B, terutama B1, B6, dan B12, termasuk salah satu penyebab terjadinya kerusakan saraf tepi. 

B1, B6, dan B12 adalah vitamin yang berperan dalam proses metabolisme sel dan perawatan sistem saraf manusia. Umumnya, kekurangan kedua vitamin ini sering terjadi pada lansia, tetapi orang muda juga bisa mengalaminya. 

Setiap harinya, orang di atas 14 tahun membutuhkan vitamin B1 sebanyak 1,3 mg, vitamin B6 sebanyak 1,2 mg, dan vitamin B12 sebanyak 2,4 mcg untuk memelihara kesehatan saraf. Beberapa sumber vitamin B yaitu ikan, daging, telur, atau suplemen vitamin. 

4. Penyakit autoimun

Penyakit autoimun merupakan sebuah gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel saraf pada jaringan tubuh seseorang. Salah satu penyakit yang menimbulkan gangguan ini adalah sindrom Guillain-Barre, yaitu kondisi langka ketika sistem imun seseorang menyerang saraf tepinya sendiri.

5. Efek samping kemoterapi

setelah kemoterapi selesai

Kerusakan saraf tepi ternyata merupakan salah satu efek samping dari kemoterapi yang dijalani oleh pasien kanker. Akan tetapi, hanya sekitar 30 hingga 40 persen pasien kemoterapi saja yang mengalami hal ini. Pasalnya, hanya kemoterapi tertentu saja yang bisa menimbulkan gangguan saraf. 

Anda yang sedang menjalani terapi radiasi juga rentan mengalami masalah yang serupa. Efek samping ini biasanya baru akan terlihat beberapa bulan hingga beberapa tahun setelah pengobatan dilakukan. 

6. Kecanduan alkohol

cara mengatasi kecanduan alkohol

Gangguan pada saraf tepi akibat kecanduan alkohol biasanya disebut sebagai neuropati alkoholik. Kondisi ini kemungkinan besar disebabkan oleh tubuh yang kemasukan alkohol lebih dari batasnya. Konsumsi alkohol dapat memicu kerusakan akibat  radikal bebas pada saraf sehingga saraf rentan mengalami kerusakan.

Tips menjaga saraf agar tetap sehat

Jadi, apakah Anda tergolong berisiko mengalami kerusakan saraf tepi? Tenang saja, kerusakan pada saraf tepi bisa dicegah dengan menjaga kesehatan jaringan saraf Anda. Caranya dengan menjaga pola hidup sehat, mengurangi konsumsi alkohol, dan konsumsi vitamin neurotropik. 

Vitamin neurotropik merupakan gabungan dari vitamin B1 (tiamin), vitamin B6 (pyridoxine), dan vitamin B12 (kobalamin). Ketiganya memiliki peran yang cukup penting untuk proses metabolisme dan regenerasi sistem saraf Anda. 

Kerusakan saraf tepi memang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Akan tetapi, tidak ada salahnya, tetap menjaga kesehatan dengan mengubah gaya hidup untuk mengurangi risiko masalah pada jaringan saraf ini dan rutin minum vitamin neurotropik. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sakit Pada Telapak Kaki Atas Saat Berjalan, Apakah Ini Tanda Asam Urat?

Banyak orang yang menganggap bahwa mengalami sakit telapak kaki bagian atas saat berjalan adalah gejala asam urat. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Hidup Sehat, Fakta Unik 19 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit

Penyakit Batten, Kondisi Langka yang Menyebabkan Anak Terkena Demensia Dini

Demensia adalah gangguan kognitif otak penyebab pikun pada usia lanjut. Tapi pada anak yang punya penyakit Batten, gejalanya muncul sedini usia lima tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perkembangan Balita, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Agustus 2017 . Waktu baca 5 menit

Semua yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani PET Scan

PET Scan hampir sama dengan CT Scan, namun persiapan dan prosedurnya sedikit berbeda. Berikut adalah berbagai hal yang harus Anda ketahui sebelum PET Scan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Agustus 2017 . Waktu baca 3 menit

8 Gejala Anda Mengalami Kerusakan Saraf

Tanda kerusakan saraf bisa diamati dengan mudah. Oleh sebab itu, simak ulasan 8 gejala umum yang timbul jika Anda mengalami kerusakan saraf, berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 April 2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat terapi akupuntur

Manfaat Terapi Akupuntur untuk Gangguan Sistem Saraf Tepi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 28 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
penyebab neuropati

5 Penyebab Gangguan Saraf Tepi yang Mungkin Tak Anda Duga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
neuropati perifer akibat kemoterapi

Memahami Neuropati Perifer, Kerusakan Saraf Tepi Akibat Pasca Kemoterapi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2019 . Waktu baca 5 menit
gangguan konversi adalah

Kenali Gangguan Konversi, Ketika Emosi Mengacaukan Fungsi Saraf Anda

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit