Apa Perlu Minum Obat Pencahar Saat Sembelit

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah mengatasi sembelit dengan minum obat pencahar? Obat pencahar yang tergolong mudah didapat di mana-mana ini, sering jadi solusi untuk mengatasi sembelit dengan cepat. Namun apakah Anda benar-benar perlu minum obat pencahar saat sembelit? Apakah obat pencahar aman untuk dikonsumsi?

Apa penyebab sembelit dan susah BAB?

Secara umum, sembelit atau konstipasi diartikan sebagai kondisi yang terjadi jika buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Tetapi jangan khawatir jika Anda memiliki jadwal BAB hanya sekali dalam seminggu, bukan berarti Anda mengalami sembelit. Kenyataannya, setiap orang memiliki jadwal buang air yang berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh sistem pencernaan serta pergerakan usus yang dipunyai masing-masing. Namun, sebagian besar orang memang mengalami 3 kali pergerakan usus – yang menandakan Anda harus buang air besar – dalam sehari hingga paling lama tiga minggu.

Lalu dari mana saya tahu bahwa saya mengalami sembelit? Sembelit terjadi jika jadwal BAB Anda datang lebih lama dari jadwal yang biasanya. Selain itu, apabila Anda mengalami sembelit, beberapa gejala lain juga akan Anda alami, seperti perut terasa penuh, sakit perut, ketika BAB berdarah, dan merasa tidak puas setelah BAB. 

Cara menyembuhkan sembelit secara alami tanpa obat pencahar

Sembelit biasanya terjadi akibat pola hidup yang tidak baik serta pemilihan makanan yang tidak sehat. Oleh karena itu, sebelum Anda beralih menggunakan obat pencahar, sebaiknya coba untuk mengubah pola hidup dan kebiasaan Anda terlebih dahulu, seperti melakukan:

Dengan perubahan pola hidup seperti itu, diharapkan sembelit akan sembuh secara alami tanpa harus dengan obat-obatan. Namun apabila sembelit terjadi dalam waktu yang lama dan tidak kunjung sembuh walaupun telah mencoba mengubah kebiasaan, maka dianjurkan untuk minum obat pencahar.

Sebelum minum obat pencahar, ketahui dulu jenisnya

Obat pencahar mempunyai fungsi utama untuk melancarkan pergerakan usus dan mengeluarkan sisa-sisa makanan yang tertumpuk di dalam perut. Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat pencahar agar sembelit Anda sembuh, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dulu jenis obat pencahar yang ada:

  • Obat pencahar bulk-forming, obat ini bekerja hampir sama seperti serat yang ada di dalam tubuh, yaitu dengan cara menyerap air lebih banyak di dalam tubuh agar kotoran menjadi lebih lunak, besar, dan mudah untuk dikeluarkan. Contoh obat pencahar jenis ini yaitu psyllium (Metamucil), polycarbophil (FiberCon), dan methylcellulose (Citrucel).
  • Obat pencahar osmotik, meningkatkan kadar air di dalam usus, sehingga mempermudah gerakan usus untuk mengeluarkan kotoran. Contohnya seperti lactulose dan polyethylene glycol.
  • Obat pencahar stimulant, bekerja dengan cara merangsang gerakan usus agar lebih cepat. Selain itu, obat ini mampu memengaruhi saraf yang menggerakkan otot-otot usus sehingga kecepatan gerakan usus meningkat. Contohnya yaitu, bisacodyl, senna dan sodium picosulfate.
  • Obat pencahar lubrikan, atau pelunak kotoran yang bekerja dengan cara meningkatkan kadar air di antara permukaan dinding usus dengan kotoran, sehingga kotoran dapat lolos dengan mudah.

Obat pencahar apa yang cocok untuk saya?

Walaupun obat pencahar telah ada sejak lama, tapi sampai saat ini masih sedikit bukti ilmiah yang membuktikan terkait daya guna obat pencahar dalam mengatasi sembelit atau pun tentang jenis obat pencahar mana yang lebih baik. Namun, sebagian besar orang yang menggunakan pencahar akan memilih obat pencahar jenis bulk-forming terlebih dahulu dan biasanya obat tersebut akan langsung memberikan efek samping antara dua hingga tiga hari setelah penggunaan.

Apabila kotoran Anda susah dikeluarkan dan terasa sakit, maka obat pencahar jenis osmotik adalah obat yang tepat untuk mengatasi permasalahan Anda. Sementara, jika kotoran yang keluar bertekstur lembut tapi tetap sulit untuk dikeluarkan, lebih baik bila Anda minum obat pencahar stimulan. Namun, hal yang paling baik yang dapat dilakukan untuk menentukan obat pencahar apa yang tepat, yaitu dengan berdiskusi dengan dokter Anda agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda saat itu.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Hati-hati, Bu, Ketahui Dampak Buruk Bayi Sering Mengejan

Ketika bayi sering mengejan akibat sembelit, perlu segera dilakukan upaya untuk kembali melancarkan pencernaan agar tidak menyebabkan dampak buruk.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020