Bila Anda memiliki gejala atau mengidap diabetes, Anda perlu melakukan cek gula darah. Cek gula darah berfungsi untuk mengetahui apakah kadar gula dalam darah penderita diabetes meningkat atau tidak. Selain itu, pemeriksaan gula darah ini bisa dilakukan di rumah dengan menggunakan alat dan petunjuk pemakaian yang harus diikuti agar hasilnya akurat. Ketahui semua hal tentang tes gula darah di rumah berikut ini.

Hal yang perlu diketahui tentang cek gula darah

Melakukan tes glukosa atau gula darah adalah bagian penting dari perawatan diabetes Anda. Tergantung pada kondisi Anda saat ini, Anda mungkin perlu mengunjungi dokter beberapa kali dalam setahun untuk pemeriksaan formal. Pemeriksaan di dokter ini nantinya juga akan mencegah Anda dari berbagai gejala komplikasi diabetes seperti tekanan darah tinggi dan serangan jantung. Selain mencegah adanya komplikasi, ke dokter juga bisa dilakukan untuk cek kolesterol dan pemeriksaan mata.

Meski tetap wajib memeriksakan diri ke dokter, Anda juga dapat dan harus memeriksa gula darah Anda sendiri jika dokter menyarankan demikian. Melakukan cek gula darah di rumah dapat membuat pasien diabetes mempelajari penyebab naik-turunnya gula darah serta mengetahui cara mengatasi dampak kenaikkan atau turunnya gula darah.

Siapa yang perlu melakukan tes gula darah di rumah?

Dokter akan membantu Anda untuk memutuskan apakah perlu cek gula darah Anda di rumah atau tidak. Jika perlu, dokter akan membantu Anda menentukan seberapa sering dan berapa kali dalam berapa hari harus Anda menguji gula darah Anda. Dokter juga akan memberi tahu Anda mengenai target gula darah normal yang harus Anda capai tiap harinya. Anda dapat mempertimbangkan tes diabetes di rumah jika Anda memiliki:

  • diabetes tipe 1
  • diabetes tipe 2
  • pradiabetes
  • gejala diabetes

Macam-macam tes gula darah dan kisaran normalnya

Dengan mengecek glukosa darah, Anda dapat menemukan masalah dalam perawatan diabetes Anda saat ini. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, gula darah normal berkisar antara 70 dan 140 miligram per desiliter (mg/dL).  Kadar gula darah rendah (hipoglikemia) adalah di bawah 70 mg/dL, dan gula darah tinggi (hiperglikemia) jauh di atas kisaran normal.

1. Gula darah puasa (GDP)

Cek gula darah puasa dilakukan setelah Anda berpuasa selama 8 jam. Puasa ini khusus puasa makan dan minum-minuman mengandung energi atau gula. Yang hanya diperbolehkan hanya minum air putih. Berikut ini kriteria kadar gula darah normal berdasarkan tes GDP:

  • Kadar gula darah normal: di bawah 100 mg/dL
  • Pradiabetes: 100-125 mg/dL
  • Diabetes di atas 125 mg/dL

2. Gula darah 2 jam postprandial (GD2PP)

Pada tes kali ini akan dilakukan 2 jam setelah Anda makan terakhir. Tes ini dilakukan untuk melihat apakah orang dengan diabetes mengonsumsi makanan yang tepat atau tidak. Berikut ini kriteria kadar gula darah normal dari tes GD2PP:

  • Kadar gula darah normal: di bawah 140 mg/dL
  • Pradiabetes: 140-199 mg/dL
  • Diabetes: lebih dari 200 mg/ dL

3. Gula darah sewaktu (GDS)

Tes gula darah sewaktu bisa dilakukan kapan pun sepanjang hari, tanpa harus puasa dahulu atau melakukan persyaratan lain. Orang yang sehat atau memiliki kadar gula darah normal akan menunjukan angka kadar gula darah sewaktu yang tidak jauh berbeda sepanjang hari.

Jika hasil GDS Anda berubah-ubah tiap waktu; bahkan ada yang tiba-tiba bisa 200 mg/dL, ini bisa menjadi suatu tanda ada yang salah dengan gula darah Anda. Berikut ini kriteria kadar gula darah normal menurut tes GDS:

  • Kadar gula darah normal: di bawah 200 mg/dL
  • Diabetes: di atas 200 mg/dL

Menjaga kadar gula darah di rumah sangat penting untuk menjaga kesehatan Anda. Jika hasil bacaan Anda sangat rendah atau tinggi, segera hubungi dokter Anda. Cari bantuan medis darurat jika hasil tes  Anda berada di bawah 60 mg/dL atau di atas 300 mg/dL.

Dengan mempertahankan glukosa pada kisaran normal, Anda dapat membantu mencegah komplikasi diabetes seperti:

  • koma diabetik
  • penyakit mata
  • penyakit gusi
  • kerusakan ginjal
  • kerusakan saraf

Bagaimana cara cek gula darah untuk orang diabetes?

Tes gula darah memiliki bentuk yang berbeda-beda, tetapi semua memiliki tujuan yang sama, untuk memberi tahu tingkat gula darah Anda di suatu waktu. Kebanyakan cek gula darah di rumah dilakukan dengan alat berikut:

  • lanset (jarum kecil)
  • sebuah perangkat lancing (untuk memegang jarum)
  • strip
  • meteran glukosa
  • kotak portabel
  • kabel untuk mendownload data (jika diperlukan)

Mulailah dengan mencuci tangan Anda, lalu tempatkan lancet ke dalam perangkat lanset sehingga siap untuk digunakan. Sebelum menggunakan lancet, tempatkan strip baru ke meteran. Tusuk jari Anda dengan lancet dalam perangkat pelindung. Kemudian letakkan tetes darah ke strip dan tunggu hasilnya. Hasil tes umumnya muncul dalam hitungan detik.

Pada beberapa meteran pengukur, Anda perlu memastikan kode di strip cocok dengan kode meteran. Pastikan juga untuk memeriksa tanggal pada strip setiap beberapa minggu untuk memastikan mereka tidak kedaluwarsa. Beberapa meteran sekarang sudah bisa menggunakan bagian tubuh lain untuk melakukan pengecekan, misalnya lengan. Bicarakan dengan dokter untuk memutuskan apa yang terbaik untuk Anda.

Apa yang bisa saya lakukan untuk mendapat hasil yang akurat?

Tes pada jari biasanya memberikan hasil yang paling akurat. Beberapa tes memungkinkan Anda untuk menusuk paha atau lengan, tetapi Anda perlu periksa ke dokter sebelum melakukannya.

CDC merekomendasikan 2 hingga 4 tes per hari jika Anda sakit diabetes dan menggunakan suntik insulin. Anda dapat mempertimbangkan pengujian sebelum dan setelah makan untuk melihat bagaimana diet Anda memengaruhi gula darah. Penting untuk menguji darah setelah makan karbohidrat sederhana atau makanan manis untuk memastikan gula darah Anda tidak terlalu tinggi. Penting juga untuk menguji setiap kali Anda membuat perubahan pada pengobatan Anda atau jika Anda merasa sedang sakit.

Grafik glukosa darah merupakan hal penting untuk memantau kesehatan Anda. Baik jika Anda menyimpan hasil uji Anda di atas kertas atau dalam file komputer, memiliki informasi ini dapat membantu Anda mengenali pola dan potensi masalah. Anda harus menyimpan grafik Anda dan membawanya ke kunjungan dokter berikutnya. Saat menuliskan hasil tes darah, pastikan Anda juga mencatat:

  • tanggal dan waktu pengujian
  • obat yang saat itu sedang Anda gunakan, serta dosisnya
  • apakah Anda cek gula darah sebelum atau setelah makan
  • makanan yang Anda makan (jika setelah makan, perhatikan kandungan karbohidrat dari makanan yang Anda makan)
  • setiap olahraga yang Anda lakukan dan kapan Anda melakukannya

Bolehkah saya melakukan cek di rumah saja tanpa tes medis?

glukosa darah adalah gula darah adalah

Boleh saja. Melakukan tes gula darah mandiri sangat penting dalam menentukan bagaimana perkembangan diabetes Anda dari hari ke hari.  Pasalnya, kadar gula darah manusia berubah sepanjang hari, sehingga jika Anda hanya melakukan tes beberapa kali dalam setahun di rumah sakit, tentu saja hasilnya tidak dapat memberikan gambaran yang lebih akurat. Namun, ini tidak berarti bahwa tes di rumah bisa menggantikan pengujian rutin Anda.

Selain pemantauan diri di rumah, dokter mungkin akan merekomendasikan tes A1C. Ini untuk mengukur berapa glukosa darah rata-rata Anda selama dua sampai tiga bulan terakhir. Tes A1C yang direkomendasikan adalah sampai empat kali per tahun. Melakukan tes laboratorium secara rutin juga dapat membantu Anda untuk menentukan seberapa baik Anda mengendalikan diabetes Anda. Tes ini akan membantu Anda dan tim kesehatan Anda untuk memutuskan seberapa sering Anda akan menggunakan tes di rumah, serta apa target tes Anda seharusnya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca