4 Tips Memilih Sabun untuk Orang dengan Kulit Alergi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019
Bagikan sekarang

Alergi disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya paparan zat tertentu. Perawatannya tentu saja dengan menghindari alergen (pemicu alergi). Beberapa alergen biasanya terdapat dalam produk pembersih, seperti sabun, pembersih rumah, dan produk perawatan kulit. Perlukah menggunakan sabun khusus jika Anda alergi? Lantas, bagaimana caranya memilih sabun yang tepat untuk kulit alergi?

Haruskah pakai sabun khusus untuk alergi kulit?

Alergi kulit (dermatitis kontak) perlu menjadi perhatian. Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan kulit kering, gatal, ruam, dan kadang menimbulkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas.

Gejala tersebut bisa membaik dan kembali muncul jika Anda kembali terpapar oleh alergen.

Agar tidak kambuh, orang dengan kondisi ini perlu menghindari pemicunya. Bila alergi terjadi karena sabun, Anda perlu mengganti sabun dengan kandungan yang lebih aman untuk kulit.

Begitu juga dengan alergi yang disebabkan oleh pelembap, pembersih wajah, detergen, dan bahan produk kecantikan lainnya. Kenapa?

Alasannya, beberapa kandungan sabun biasanya tidak berbeda jauh dengan produk pembersih. Jadi, tidak hanya orang yang alergi sabun tertentu yang perlu mengganti sabun.

Orang yang alergi dengan produk kecantikan tertentu kemungkinan juga perlu mengganti sabunnya bila zat alergen ternyata ada di sabun.

Cara memilih sabun khusus untuk kulit alergi

sabun mandi merusak kulit

Sabun khusus yang dimaksud adalah sabun yang bebas alergen dan aman untuk kulit Anda. Menemukan sabun mandi yang tepat untuk kulit Anda, memang tidak mudah.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, ikuti beberapa tipsnya berikut ini:

1. Ketahui zat penyebab alergi

Anda bisa alergi dengan berbagai macam produk. Nah, untuk tahu produk mana yang menyebabkan alergi, Anda perlu memerhatikan aktivitas dan produk Anda yang gunakan sebelum gejala alergi muncul.

Misalnya, tangan Anda terasa gatal setelah mencuci. Kemungkinan besar, Anda alergi dengan zat tertentu pada detergen yang baru saja Anda gunakan.

Untuk mengetahui lebih jelas, Anda perlu konsultasi ke dokter. Dengan begitu, akan lebih mudah mencari sabun yang cocok untuk kulit Anda yang alergi.

Tidak semua orang yang alergi memiliki alergen yang sama. Namun, ada beberapa daftar zat yang memang sering memicu munculnya gejala dermatitis kontak, seperti:

Asam (Acid)

manfaat retinol

Berbagai jenis asam, seperti asam salisilat, asam beta-hidroksida (BHA), asam alfa-hidroksida (AHA), asam glikolat, dan retinoid masuk dalam daftar zat yang bisa memicu reaksi alergi. Biasanya jenis asam ini terdapat di sabun atau pembersih yang memutihkan kulit dan mengobati jerawat.

Asam tersebut dirancang untuk membantu mengelupas sel-sel kulit mati dan merangsang produksi kolagen. Sayangnya, bahan aktif tersebut bekerja terlalu keras pada kulit Anda sehingga bisa memicu reaksi alergi.

Bila Anda memiliki alergi dengan salah satu jenis asam tersebut, sebaiknya hindari sabun atau pembersih yang mengandung zat-zat tadi supaya alergi kulit tidak kambuh.

Emolien

Selain asam, emolien yang sering ditemukan pada sabun atau pelembap juga bisa memicu reaksi alergi. Emolien sebenarnya dirancang untuk melembapkan dan membuat kulit terasa lebih kenyal.

Namun, zat tersebut dapat memicu peradangan bagi orang yang alergi dan berjerawat. Anda perlu mewaspadai beberapa jenis emolien, seperti lanolin, myristyl lactate, isopropyl palmitate, atau isostearyl isosterate.

2. Pilih sabun yang berlabel hypoallergenic

Langkah selanjutnya untuk memilih sabun untuk kulit alergi, yaitu mencari produk berlabel hypoallergenic. Kata hypoallergenic menandakan bahwa produk tersebut mungkin memiliki potensi lebih rendah dalam menyebabkan reaksi alergi. Ini biasanya lebih aman bagi orang dengan kulit sensitif.

3. Hindari sabun yang ditambahkan pewangi

Menurut American Academy of Family Physician, selain hypoallergenic, orang dengan alergi kulit juga perlu menghindari sabun yang mengandung pewangi (parfum) dan pewarna.

Meski harumnya sangat memanjakan hidung Anda, pewangi bersifat iritan yang bisa memicu munculnya gejala alergi pada kulit.

4. Baca kandungan sabun dengan cermat

Langkah terakhir sebelum menjatuhkan pilihan sabun untuk kulit alergi adalah mencari tahu kandungan sabun. Ya, Anda bisa melihatnya langsung dari kemasan atau berselancar melalui internet mengenai produk lebih dalam.

Bila Anda memiliki alergi dengan bahan alami, seperti lavender atau marigold, Anda perlu tahu nama latin dari tanaman tersebut. Bisa saja, perusahaan mencantumkan nama lain dari tanaman tersebut.

Contohnya, kandungan minyak lavender mungkin akan ditulis dengan Lavandula angustifolia, Lavandula dentata, atau Lavandula latifolia.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Siapa yang tak tahu buah kiwi? Buah berwarna hijau ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang. Yuk, kenali apa itu alergi buah kiwi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

8 Manfaat Minyak Rosehip untuk Kecantikan Kulit

Salah satu jenis minyak yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, yaitu minyak rosehip. Apa saja manfaat dari minyak rosehip ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Ruam di kulit setelah memakai parfum pertanda alergi parfum? Jangan terburu-buru mendiagnosis, berikut beberapa penyebab yang mungkin Anda alami.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Manfaat Tanaman Mugwort untuk Kesehatan Kulit

Mugwort mengandung vitamin serta senyawa antioksidan dan antiradang sehingga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Apa saja manfaat tersebut?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

gonta-ganti sabun mandi

Efek Sering Gonta-Ganti Sabun Mandi Terhadap Kesehatan Kulit

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
glass skin

5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020
merawat kulit saat karantina

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020