Punya Psoriasis? Waspada, 5 Obat Ini Bisa Jadi Pemicu Gejalanya Makin Parah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang tidak dapat disembuhkan. Penyakit kulit ini bisa hilang dalam waktu lama, kemudian muncul kembali. Akan tetapi, kambuhnya psoriasis bukan tanpa penyebab, selalu ada faktor pemicu tertentu. Penggunaan obat-obatan tertentu dapat menjadi salah satu pemicu kambuhnya psoriasis.

Obat-obatan pemicu psoriasis yang perlu dihindari

cara menyimpan obat padat

Psoriasis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel kulit baru yang terlalu cepat. Ruam, sensasi terbakar, kulit bersisik, dan rasa gatal yang kuat merupakan gejala psoriasis yang utama.

Tak hanya obat lain, orang yang sedang mengalami gejala psoriasis juga bisa memburuk keadaannya akibat dipicu oleh obat psoriasis itu sendiri. Akibatnya, ruam dan peradangan kulit semakin sulit diatasi.

Belum diketahui secara pasti mengapa obat-obatan ini bisa memicu psoriasis. Hal ini lantaran sulitnya mendeteksi obat yang jadi pemicu dengan penyebab psoriasis itu sendiri.

Dalam studi berjudul Drug-induced Psoriasis: Clinical Perspectives disebutkan bahwa obat pemicu psoriasis memperlihatkan peradangan kulit yang khas. Obat itu menyebabkan penipisan di lapisan kulit terluar (epidermis). Secara umum, obat-obatan ini merangsang respons autoimun yang kemudian bereaksi menimbulkan psoriasis.

Berikut ini adalah obat-obatan yang perlu dihindari penggunaannya karena menjadi pemicu psoriasis:

1. Litium

Obat ini kerap digunakan dalam pengobatan depresi dan penyakit mental lainnya, seperti bipolar dan mania. Litium setidaknya memicu kambuhnya psoriasis pada 50 persen penderita.

Beberapa jenis psoriasis yang bisa terpengaruh dengan konsumsi obat ini adalah psoriasis plak, psoriasis pustular, dan psorisasi arthritis. Selain menyebabkan peradangan pada kulit tangan, kaki, dan badan, obat ini juga menjadi pemicu gejala psoriasis di kulit kepala dan kuku.

Peran pengobatan litium sangat penting dalam pengendalian bipolar. Oleh sebab itu, biasanya konsumsinya tidak dihentikan sekalipun memicu kambuhnya psoriasis, kecuali jika gejalanya makin sulit diatasi. Salah satu obat bernama inositol dapat digunakan untuk mengatasi psoriasis yang dipicu oleh konsumsi litium. Namun, penggunaan obat tersebut perlu dilakukan di bawah pengawasan dokter.

2. Antimalaria

Jika Anda berniat berpergian ke daerah wabah malaria, Anda diharuskan mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini. Akan tetapi, obat antimalaria seperti klorokuin dapat memicu peradangan di kulit.

Gejala psoriasis biasanya muncul setelah 2-3 minggu dari pertama kali mengonsumsi obat antimalaria. Efek samping peradangan kulit dari obat antimalaria ini khususnya berdampak pada jenis psorasis plak dan pustular.

Meskipun penggunaan obat malaria sudah dihentikan, gejala psoriasis baru dapat mereda setelah beberapa bulan. Maka dari itu, Anda perlu mendapatkan pengobatan medis untuk mengatasi psoriasis yang diakibatkan obat malaria.

3. NSAID

Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) merupakan obat-obatan yang berguna untuk mengurangi rasa sakit, seperti ibuprofen dan aspirin. Namun, salah satu jenisnya bisa menjadi obat pemicu psoriasis, yaitu indometachin yang biasa digunakan untuk mengobati arthritis.

Jika memang gejala psoriasis Anda kambuh atau bertambah parah akibat penggunaan obat ini, hendaknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan mengganti dengan obat pereda nyeri lain.

4. ACE Inhibitor

ACE inhibitor merupakan golongan obat yang berfungsi menurunkan tekanan darah. beberapa contoh obatnya, antara lain benazepril dan enalapril. Namun, obat ini tidak berkaitan secara pasti jenis psoriasis tertentu.

Pada pengobatan psoriasis, obat ini justru digunakan untuk membantu mengatasi peradangan. Namun, efek penyembuhannya sangat terbatas.

Obat golongan ACE inhibitor malah bisa memperparah gejala psoriasis bagi orang yang memiliki keturunan atau riwayat genetik psoriasis secara langsung.

5. Beta-blockers

Salah satu jenis obat penurun tekanan darah lainnya yang juga dapat menjadi pemicu psoriasis adalah inderal. Obat ini termasuk ke dalam golongan beta-blocker.

Sebanyak 25-30% penderita psoriasis yang mengonsumsi obat ini mengalami gejala yang bertambah parah.

Obat beta blocker minum bentuk pil atau tablet dapat memperparah kondisi psoriasis plak dan psoriasis pustular. Sementara jenis obat olesnya berdampak pada psoriasis kuku.

Namun, tidak seperti obat pemicu psoriasis lainnya, efek samping dari penggunaan obat ini biasanya baru muncul setelah berbulan-bulan dari pertama kali mengonsumsi obat beta-blocker.

Pastikan Anda menginformasikan segala jenis obat dan penyakit yang Anda miliki ketika berkonsultasi ke dokter. Hal ini bisa membantu Anda untuk terhindar dari interaksi obat yang berpotensi meningkatkan efek samping yang mungkin terjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis Guttata

Psoriasis guttata (gutata) adalah psoriasis yang menyebabkan bintik-bintik merah menyebar luas pada kulit. Ketahui penyebab dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 27/02/2020 . Waktu baca 7 menit

Psoriasis Inversa

Psoriasis inversa adalah jenis psoriasis yang menyerang area kulit yang berlipat dan berkerak. Kenali gejala, penyebab, dan pengobatannya di ulasan ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 26/02/2020 . Waktu baca 7 menit

Psoriasis Eritroderma (Psoriasis Eritrodermik)

Psoriasis eritroderma adalah jenis psoriasis yang paling berbahaya dan berakibat fatal. Ketahui apa gejala, penyebab, dan obatnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 21/02/2020 . Waktu baca 8 menit

Psoriasis Pustulosa

Psoriasis pustulosa atau pustular adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kemunculan bintil pustula. Ketahui secara lebih dalam di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 19/02/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit mata pada psoriasis

Komplikasi Penyakit Mata yang Biasa Terjadi pada Pasien Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 4 menit
terapi untuk psoriasis arthritis

Pilihan Terapi Alternatif untuk Bantu Meringankan Psoriasis Arthritis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Salep psoriasis

6 Pilihan Salep yang Ampuh Redakan Gejala Psoriasis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Psoriasis kulit kepala

Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18/03/2020 . Waktu baca 4 menit