Berbagai Gejala Alergi Rumput Laut dan Cara Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Anda akan dengan mudah menemukan rumput laut di berbagai restoran jepang. Biasanya, rumput laut dijadikan pelengkap dari menu sushi, salad, hingga ramen. Rasanya yang gurih dan kadang sedikit kenyal membuat bahan tambahan ini cukup digemari banyak orang. Namun, hati-hati jika Anda mengalami gatal dan kulit memerah setelah memakannya. Bisa jadi, itu tanda dari alergi rumput laut.

Gejala umum alergi rumput laut

Sebenarnya, jika Anda alergi rumput laut, tak hanya ketika dimakan, tapi saat memengang tumbuhan ini Anda akan langsung mengalami gejala alergi. Jadi, hati-hati jika Anda berenang di pantai dan di sekitarnya ada rumput laut.

Jangan sampai terkena kulit atau bahkan memegangnya, bisa-bisa gejala berikut ini yang akan Anda alami:

  • Gatal-gatal
  • Rasa terbakar pada kulit
  • Iritasi kulit

Gejala alergi rumput laut jika memakannya

diare saat haid

Nah, selain gejala umum tersebut, Anda yang alergi rumput lalu tapi tak sengaja memakannya akan mengalami beberapa gejala yang berbeda, seperti:

  • Sakit perut
  • Muntah dan diare
  • Tenggorokan terasa kencang

Apa yang akan terjadi jika terlambat diobati?

papilledema adalah pembengkakan saraf mata

Apabila tidak diobati dengan cepat, kondisi Anda kemungkinan besar akan memburuk. Biasanya, gejala yang timbul akan smakin parah, seperti: 

  • Merasakan nyeri di kepala
  • Mata bengkak
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung berair

Jika Anda sudah mengalami gejala alergi rumput laut yang sudah disebutkan, segera konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Mengapa alergi bisa terjadi?

Sebuah penelitian menyatakan bahwa gejala alergi rumput laut mungkin dipicu oleh kandungan  asam alginat yang ada di dalam tanaman tersebut. Dari penelitian itu juga disebutkan bahwa sistem imun justru menganggap asam alginat sebagai zat yang berbahaya. Maka itu, tubuh membentuk antibodi hingga akhirnya menimbulkan berbagai gejala alergi.

Pada saat Anda berenang di tempat tumbuhnya rumput laut, serpihan rumput laut terkadang menempel di kulit atau baju renang Anda. Nah, ukuran baju renang yang ketat akhirnya memberikan tekanan pada rumput laut, sehingga racunnya melekat pada kulit. Oleh karena itu, alergi terhadap rumput laut memang sering tidak disadari.

Cara mengatasi alergi rumput laut

bahaya masturbasi pakai lotion

Alergi rumput laut dapat diatasi dengan cara berikut 

  1. Gosok kulit yang terkena iritasi dengan air dan sabun. Bilas dengan air bersih dan alkohol.
  2. Oleskan krim hidrokortison sekitar 2-3 kali sehari untuk meringankan rasa gatal. Segera hentikan jika ada tanda-tanda infeksi seperti kulit kering dan merah.
  3. Jika dialami oleh orang dewasa, bisa diobati dengan diphenhydramine setiap 6 jam atau ranitidine setiap 12 jam.
  4. Jika daerah kulit yang teriritasi terlihat semakin memerah, terasa sakit, berbau tidak sedap, cobalah antibiotik. Akan tetapi, Anda disarankan untuk konsultasi dahulu dengan dokter agar diperiksa lebih lanjut.

Jika Anda mengalami gejala yang semakin parah, seperti dada terasa sakit, mata berkunang-kunang, dan denyut nadi yang lemah, segera datangi IGD terdekat.

Bagaimana mencegah alergi rumput laut?

Hindari berbagai makanan yang mengandung rumput laut. Jangan lupa untuk selalu membaca komposisi suatu produk dengan hati-hati. Rumput laut terkadang bisa muncul di produk selain krim wajah dan lotion.

Usahakan pula untuk tidak berenang di lautan jika Anda memiliki alergi terhadap rumput laut. Akan tetapi, jika tidak bisa dihindari, upayakan untuk tidak berenang ke daerah yang terlihat atau dilaporkan ada rumput lautnya.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 29, 2019 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Yang juga perlu Anda baca