Zinc, Solusi Masalah Infertilitas Pria

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Salah satu masalah infertilitas pada pria umumnya disebabkan oleh produksi sperma yang sedikit. Sekitar setengah dari masalah ketidaksuburan (infertilitas) yang dihadapi oleh pasangan suami istri disebabkan oleh infertilitas pada pria. Anda dapat menyiasati hal ini dengan menjaga pola makan bernutrisi, terutama sumber makanan kaya akan zinc.

Apa Itu Zinc?

Zinc pada dasarnya merupakan mineral serbaguna yang penting untuk tubuh Anda. Zinc diperlukan setiap hari untuk mengisi kembali asupan nutrisi Anda, dan Zinc adalah salah satu mineral penting yang paling banyak ditemukan dalam tubuh.

Seberapa Penting Zinc untuk Kesuburan Pria?

Zinc membantu fungsi kekebalan tubuh, konversi enzim, metabolisme sel, dan memecahkan protein. Zinc berperan dalam berbagai aspek dalam reproduksi pria.

Zinc bertugas melindungi sperma dari bakteri, mengandung antioksidan yang akan melindungi sperma dari radikal bebas yang dapat merusak sel, juga memengaruhi jumlah dan kesehatan sperma. Para peneliti menyimpulkan, pria dengan kadar zinc yang tinggi, baik merokok maupun tidak, memiliki sperma yang lebih sehat daripada pria dengan kadar zinc yang lebih rendah.

Bagaimana Zinc Mempengaruhi Kesuburan Pria?

Walaupun zinc juga baik untuk kesuburan wanita, namun peran zinc lebih dapat diandalkan untuk mendukung fertilitas pria. Penambahan asupan zinc pada pria yang tidak subur telah terbukti meningkatkan kadar sperma; meningkatkan bentuk, fungsi dan kualitas sperma dan menurunkan peluang infertilitas pria.

Jika kadar zinc pada saluran reproduksi pria terlalu rendah, dapat memunculkan beberapa masalah, seperti

  • Sperma tidak matang: zinc akan sangat diperlukan selama pembentukan selaput luar dan ekor sperma. Tanpa zinc, sperma tidak bisa mencapai tingkat kedewasaan sperma yang akan memberi mereka mobilitas dan kekuatan untuk melakukan perjalanan panjang melalui vagina, leher rahim, dan ke dalam rahim untuk melangsungkan pembuahan.
  • Perubahan kromosom: rendahnya kadar zinc juga mungkin menjadi penyebab munculnya cacat kromosom dalam sperma yang bisa menyebabkan keguguran, bahkan jika pembuahan sedang berlangsung.

Makanan yang Kaya Akan Zinc

Pastikan makan cukup makanan kaya akan zinc setiap minggunya. Dianjurkan untuk memperbanyak makan makanan sumber zinc dalam bentuk mentah sebanyak mungkin, karena proses memasak telah terbukti mengurangi kandungan zinc setidaknya hingga 50%.

Berikut adalah makanan tinggi zinc, tercantum dalam urutan tertinggi hingga terendah:

  • hati sapi muda
  • tiram
  • daging sapi
  • daging kambing
  • daging rusa
  • biji wijen
  • biji labu
  • yogurt
  • daging kalkun
  • kacang polong
  • udang

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Folat dan Asam Folat, Apa Bedanya? Mana yang Lebih Sehat?

Meski sering disangka sama, folat dan asam folat adalah dua nutrisi yang berbeda, dan berbeda pula efeknya pada kesehatan tubuh. Apa bedanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa yang Akan Terjadi Jika Tubuh Ibu Terlalu Kurus Sebelum Hamil?

Ingin hamil? Berat badan menjadi hal yang harus dipersiapkan. Jika Anda mempunyai tubuh kurus sebelum hamil, tingkatkan berat badan Anda sampai normal.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ada banyak vitamin anak yang dijual di pasaran. Namun, perlukah pemberian vitamin untuk anak? Seberapa penting vitamin untuk kesehatan si kecil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Banyak produk herbal di pasaran yang mengandung bahan kimia obat dan tidak mendapat izin edar BPOM. Begini cara tahu mana obat herbal yang aman dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk otak

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
minum vitamin pagi atau malam

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
niacinamide untuk kulit

Niacinamide untuk Kulit, Apa Manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab gusi bengkak

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit