Suntik Hormon Testosteron, Apa Fungsinya dan Apakah Aman?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernah mendengar istilah terapi testosteron? Pilihan ini mungkin menjadi salah satu jawaban yang menjanjikan bagi para penderita kekurangan testosteron. Namun, sebelum memulai terapi ini, ada baiknya Anda mengetahui sisi baik dan buruknya terlebih dulu.

Apa itu testosteron?

Testosteron adalah hormon steroid pria. Tidak hanya berperan dalam mengatur gairah seksual, hormon ini juga berperan dalam mengatur banyak hal lain dalam tubuh. Hormon ini berpengaruh pada beberapa faktor yang menentukan kesehatan Anda, seperti lemak tubuh, massa otot, kepadatan tulang, jumlah sel darah merah, dan suasana hati.

Kadar normal testosteron adalah sekitar 300 hingga 1000 ng/dL. Jika hasil pemeriksaan Anda berada di bawah normal, maka dokter Anda kemungkinan akan menyarankan terapi pengganti hormon seperti suntik hormon testosteron alias injeksi testosteron.

Gejala pria yang kekurangan testosteron

Kadar testosteron pada pria biasanya mulai turun saat menginjak usia 30 hingga 40-an. Beberapa gejala kekurangan testosteron antara lain:

  • disfungsi ereksi 
  • perubahan gairah seksual
  • penurunan jumlah sperma
  • depresi atau kecemasan
  • peningkatan berat badan
  • rasa panas yang menjalar pada tubuh
  • perubahan ukuran penis dan testis pada beberapa pria
  • pembengkakan payudara pada beberapa pria

Jika Anda berkonsultasi pada dokter mengenai kondisi Anda, dokter mungkin akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan. Dokter juga akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar hormon testosteron Anda.

Selain itu, Anda mungkin akan disarankan untuk memeriksa kadar sel darah merah Anda pula karena suntikan testosteron dapat meningkatkan kadar sel darah merah dalam tubuh. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan dari peningkatan sel darah merah yang terlalu signifikan.

Manfaat suntik hormon testosteron

Tujuan penyuntikan testosteron adalah untuk membantu mengatur kadar hormon pada pria yang mengalami gejala kekurangan testosteron. Keuntungannya dapat berupa:

  • peningkatan gairah seksual
  • perbaikan gejala disfungsi ereksi
  • lebih bertenaga
  • perbaikan suasana hati
  • peningkatan jumlah sperma

Selain beberapa keuntungan yang telah disebutkan di atas, injeksi testosteron juga dapat memperbaiki komposisi otot Anda. Secara umum, pria memiliki lebih sedikit lemak dalam tubuh daripada wanita. Hal ini dipengaruhi oleh testosteron yang mengatur distribusi lemak dan menjaga otot dalam tubuh Anda. Saat kadar testosteron Anda berkurang, Anda akan mungkin menyadari bahwa lemak tubuh Anda bertambah, sementara ukuran otot Anda berkurang atau melemah. Injeksi testosteron dapat membantu mengatasi hal ini, hanya saja terapi hormon tidak dapat memberikan hasil yang signifikan.

Jadi, jangan hanya berharap dari terapi hormon jika Anda menginginkan tubuh yang lebih berotot. Terapi testosteron dapat meningkatkan massa otot namun tidak meningkatkan kekuatan otot.

Risiko suntik hormon testosteron

Suntikan testosteron dapat menolong banyak penderita kekurangan testosteron. Namun bukan berarti injeksi ini aman bagi semua pria. Penting bagi Anda untuk memberitahu kondisi kesehatan Anda sebelum memulai terapi testosteron. Anda mungkin membutuhkan pengawasan yang lebih ketat jika memiliki penyakit jantung, sleep apnea, atau jumlah sel darah merah yang tinggi. Anda juga tidak boleh menerima suntikan testosteron jika menderita kanker payudara atau kanker prostat.

Suntikan testosteron juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena beberapa masalah kesehatan, seperti:

  • gangguan hati
  • penyakit jantung seperti serangan jantung dan stroke
  • penyumbatan pembuluh darah
  • perburukan dari pembersaran prostat yang sudah ada atau benign prostatic hyperplasia (BPH)

Selain masalah kesehatan, perlu diingat juga bahwa terapi ini akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terapi testosteron tidak akand apat menyembuhkan penyebab dari kekurangan testosteron, namun hanya meningkatkan kadar hormon ini hingga ke keadaan normal. Oleh karena itu, Anda harus melakukannya secara berkala jika mengambil pilihan terapi ini.

Kesimpulan

Injeksi testosteron dapat berguna jika Anda memang benar-benar mengalami kekurangan testosteron. Berkonsultasilah pada dokter untuk mengetahui bahwa injeksi hormon ini memang merupakan solusi yang tepat bagi masalah kesehatan Anda. Jika Anda memang mengalami kekurangan testosteron, dokter Anda dapat membantu memutuskan apakah injeksi ini aman bagi kondisi kesehatan Anda.

Jika hasil pemeriksaan Anda tidak menunjukkan kadar testosteron yang rendah, namun Anda tetap merasa bahwa Anda mengalami gejala kekurangan testosteron, ingatlah, bahwa nutrisi yang cukup, olahraga teratur, dan menghindari merokok mungkin dapat membuat Anda merasa lebih baik. Jika hal ini masih belum dapat membantu Anda, berkonsultasilah kembali pada dokter.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Mengenakan selimut dan pakaian tebal merupakan salah satu cara menghangatkan tubuh saat kedinginan. Apakah ada cara lainnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit