home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sperma Encer Bukan Berarti Anda Tidak Subur

Sperma Encer Bukan Berarti Anda Tidak Subur

Untuk mengetahui kualitas sperma Anda baik atau tidak, yang paling mudah dilakukan adalah dengan melihat seberapa banyak dan seberapa kental air mani atau semen Anda ketika dikeluarkan. Anda pastinya tidak mungkin dapat menghitung berapa banyak sperma yang terkandung dalam air mani Anda untuk mengetahui apakah sperma Anda baik atau tidak. Namun, apakah kekentalan air mani yang Anda keluarkan dapat menjadi gambaran kondisi sperma Anda? Apakah sperma encer itu buruk?

Apa saja tanda-tanda sperma yang sehat?

Tanda-tanda air mani atau sperma yang sehat dapat dilihat dari banyak faktor, mulai dari warna, jumlah, bau, dan lainnya. Dari segi warna, air mani normal biasanya memiliki warna putih atau keabuan, tapi kadang juga agak kekuningan. Jika air mani Anda berwarna merah muda atau merah, mungkin air mani Anda sudah bercampur dengan darah.

Air mani Anda ketika dikeluarkan seperti gel dan agak lengket. Kemudian air mani akan mencair dalam waktu 5-40 menit. Air mani yang keluar dan tidak mencair (tetap kental) dapat menghambat pergerakan sperma dalam mencari sel telur dalam rahim wanita. Hal ini mungkin dapat menyebabkan masalah kesuburan.

Jika dilihat dari volume, rata-rata volume air mani yang keluar adalah 2-5 ml (sekitar setengah sampai satu sendok teh). Volume air mani yang lebih sedikit (kurang dari 1,5 ml) disebut dengan hypospermia. Hal ini biasanya terjadi saat Anda sering melakukan ejakulasi. Sedangkan, volume air mani yang terlalu banyak (lebih dari 5,5 ml) disebut dengan hyperspermia, biasanya terjadi setelah Anda sudah lama tidak mengeluarkannya.

Untuk melihat jumlah sperma, Anda perlu melakukan tes. Dan banyak faktor yang memengaruhi hasil tes ini, seperti lamanya waktu antara ejakulasi dan analisis sampel air mani, bagaimana sampel disimpan, dan lain sebagainya. Jumlah total sperma saat ejakulasi yang normal adalah sekitar 40 juta. Jumlah yang cukup banyak bukan? Padahal, Anda hanya memerlukan satu sperma untuk dapat membuahi sel telur.

Apakah sperma encer berarti pria tidak subur?

Kekentalan air mani adalah salah satu hal yang paling mudah dilihat untuk menentukan apakah sperma Anda sehat atau tidak. Banyak pria yang mungkin mengkhawatirkan mengapa air mani yang ia keluarkan lebih encer. Namun, sebenarnya kekentalan air mani bukan cara yang baik untuk melihat apakah Anda mempunyai kualitas sperma yang baik atau tidak.

Air mani yang normal memang biasanya terlihat kental dan lengket seperti gel. Kelengketan ini dimaksudkan agar air mani dapat tinggal lebih lama dalam area genital wanita sehingga meningkatkan peluang sperma untuk membuahi sel telur. Sedangkan, kekentalan air mani mungkin juga dapat berarti air mani yang dikeluarkan mengandung sperma yang cukup banyak. Namun, sperma encer bukan berarti kualitas sperma buruk dan tidak dapat membuahi sel telur. Sperma encer masih dapat membuat pasangan Anda hamil. Karena sebenarnya Anda hanya butuh satu sperma untuk bisa membuahi sel telur dan menghamili pasangan Anda.

Cara mengatasi sperma encer

Jangan khawatir jika sperma Anda encer. Anda masih bisa melakukan beberapa usaha untuk membuat cairan sperma Anda lebih kental. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Perbaiki asupan makan Anda. Asupan makan Anda cukup menentukan tekstur cairan sperma Anda. Salah satu nutrisi yang Anda perlukan adalah protein.
  • Jangan terlalu sering ejakulasi dalam satu hari. Salah satu faktor yang menentukan kekentalan semen Anda adalah seberapa sering Anda ejakulasi. Jika Anda menyadari bahwa sperma Anda lebih encer dari biasanya, mungkin Anda harus mengurangi frekuensi ejakulasi Anda. Berikan waktu untuk sperma dalam testis Anda untuk berkembang dan matang. Terlalu sering ejakulasi juga dapat menurunkan kualitas sperma Anda.
  • Jangan terlalu cepat saat ingin mengeluarkan sperma Anda. Sebelum Anda memutuskan untuk mengeluarkan sperma Anda, sebaiknya ambil waktu sedikit untuk mempersiapkannya. Hal ini dapat membantu tubuh dalam memproduksi hormon testosteron tambahan, serta meningkatkan kualitas sperma dan ereksi Anda. Ejakulasi yang terlalu cepat dapat membuat kadar hormon testosteron Anda rendah, melemahkan libido, dan menurunkan potensi seksual Anda.
  • Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat. Ingat, suhu panas pada testis dapat mengganggu produksi sperma Anda. Saat Anda memakai pakaian yang sangat ketat, ini akan meningkatkan suhu tubuh Anda, terutama saat berolahraga.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dawson, C. (2015). Semen and sperm quality. [online] Netdoctor. Available at: http://www.netdoctor.co.uk/conditions/sexual-health/a12002/semen-and-sperm-quality/ [Accessed 12 Jan. 2017].

Netdoctor. (2014). My semen is thinner than it used to be. [online] Available at: http://www.netdoctor.co.uk/ask-the-expert/sexual-health/a11746/my-semen-is-thinner-than-it-used-to-be/ [Accessed 12 Jan. 2017].

Clear Watery Semen – Normal or Not? – HealthGuidances.com. [online] Available at: http://www.healthguidances.com/clear-semen/ [Accessed 12 Jan. 2017].

Joseph, L. Watery Semen | Med Health Daily. [online] Medhealthdaily.com. Available at: http://www.medhealthdaily.com/watery-semen/ [Accessed 12 Jan. 2017].

Watery Sperm – How To Improve Thin Semen Quality. [online] Available at: http://www.improve-my-libido.com/watery-sperm.html [Accessed 12 Jan. 2017].

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 16/01/2017
x