6 Langkah Memeriksa Kesehatan Testis Sendiri

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menjaga kesehatan dan kebersihan alat kelamin harus selalu dilakukan. Apakah Anda, para pria, suka memeriksa alat kelamin sendiri? Selama ini mungkin yang sering dijumpai adalah informasi tentang memeriksa vagina atau payudara untuk kesadaran dini dari kanker maupun mengindentifikasi tanda penyakit menular seksual. Faktanya, para pria juga disarankan untuk memeriksa testis sendiri. Ini perlu untuk mengetahui ada atau tidak kanker testis atau masalah testis lainnya sedini mungkin. Hmm, bagaimana ya cara memeriksa testis sendiri?

BACA JUGA: Berbagai Gangguan dan Penyakit yang Menyerang Testis

Langkah-langkah memeriksa testis sendiri

Berbeda dengan penis, kebanyakan testis laki-laki berukuran sama. Namun, tidak menutup kemungkinan, seseorang memiliki testis yang lebih besar dari yang lain. Mungkin juga jika testis seseorang menggantung lebih rendah dibandingkan dengan yang lain.

Testis seharusnya terasa lembut, tanpa gumpalan atau benjolan. Terasa kokoh tapi tidak keras. Saat Anda memegangnya, Anda bisa merasakan pembuluh lembut di belakang testis, biasanya disebut dengan epididimis. Jika Anda sudah memahaminya, begini cara memeriksa testis sendiri:

1. Rasakan bentuknya saat memeriksa

Periksa masing-masing testis di waktu yang berbeda. Coba rasakan seperti apa ‘bentuknya’. Artinya Anda harus mengingat bentuknya saat memegangnya, sehingga Anda tahu benar jika ada perbedaan saat memeriksanya lagi. Kenapa harus memeriksanya secara satu per satu dan terpisah dengan bagian penis lain? Alasannya agar Anda benar-benar bisa membedakan bentuknya masing-masing testis dan mengenali tanda-tanda yang tidak biasa.

2. Periksa sehabis mandi

Anda bisa memeriksanya pada malam hari, sehabis mandi air hangat. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan skrotum dalam keadalan rileks dan lembut. Sehingga Anda bisa merasakannya dengan baik. Cobalah memegang testis sedikit lebih ketat, namun tetap santai. Bayangkan seperti Anda sedang memegang anak ayam, tidak terlalu kendur, tidak terlalu kencang.

BACA JUGA: Berbagai Penyebab Pembengkakan Skrotum (Kantong Zakar)

3. Lakukan di depan kaca

Hal ini memungkinkan Anda untuk melihat dan mengingat lebih jelas, jika ada masalah pada testis. Saat Anda merasakan yang tidak beres, Anda bisa langsung melihat bagaimana tampilannya di kaca. Jika memang ada yang tidak wajar, Anda bisa segera untuk berkonsultasi dengan dokter.

4. Lakukan gerakan melingkar

Gunakan jari-jari atau ibu jari kedua tangan Anda, lalu lakukan gerakan memutar pada satu testis. Kenali apakah ada benjolan atau bengkak yang seperti butiran beras yang tertanam pada testis Anda. Jika ada, ingat atau tuliskan detil masalah tersebut untuk memonitor perubahan yang terjadi.  Perubahan tersebut dapat berupa benjolan yang membesar, sensasi geli, atau malah ada benjolan baru. Penting juga untuk mengingat seberapa besar dan jelas benjolan tersebut. Segera temui dokter untuk berkonsultasi.

5. Perhatikan bila ada sensasi aneh

Jika Anda merasakan nyeri, gatal, berat, atau geli, Anda harus mulai waspada dan berkonsultasi pada dokter. Beberapa laki-laki memang ada yang memiliki sensitivitas tinggi pada testis mereka. Baik sensitivitas karena sentuhan, maupun karena temperatur. Anda dapat mengenali tubuh sendiri, jika memang sensasi tersebut berbeda dari biasanya. Jangan ragu untuk segera berkonsultasi pada dokter.

Perlu diperhatikan juga saat Anda merasakan rasa sakit ketika buang air kecil, berjalan, tidur, bahkan saat berhubungan seks. Diagnosis dokter diperlukan untuk masalah tersebut.

BACA JUGA: 5 Penyebab Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks

6. Periksa juga skrotum

Skrotum mungkin lebih terlihat seperti kulit bagian badan yang lain, ada sedikit kerutan dan berambut. Arahkan tangan Anda pada skrotum dan lihat apakah ada sensasi kasar, bersisik, perubahan warna, ruam, kemerahan, atau keanehan lainnya yang tidak biasa.

Apa saja ciri yang harus diwaspadai?

Saat Anda melakukan pengecekan sendiri, pastikan untuk selalu sadar. Ada tanda-tanda yang harus Anda waspadai, seperti:

  • Adanya bengkak atau benjolan baik di dalam maupun di luar testis
  • Perubahan ukuran testis
  • Perubahan bentuk testis
  • Perubahan sensasi pada testis

Apa saja kondisi pada testis yang perlu diwaspadai?

Kanker testis memang bukanlah hal yang lazim ditemui, namun bukan berarti tidak mungkin terjadi. Tapi ada juga beberapa kondisi di mana Anda harus tetap waspada, seperti:

  • Kista. Tidak berbahaya, tapi merupakan kumpulan cairan yang tidak normal
  • Varises. Bukan hal yang mustahil varises ditemukan di skrotum. Ada sekitar 10 hingga 15 persen laki-laki mengalami hal ini
  • Haematocele. Gumpalan darah yang disebabkan oleh trauma atau cedera pada testis atau skrotum
  • Infeksi epididimis

BACA JUGA: Penis Bengkok Saat Ereksi, Apakah Normal?

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Menurut penelitian, desahan wanita belum jadi jaminan kalau ia merasa cukup terangsang. Lalu apa artinya? Ini dia jawaban dari para ahli!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang. Cari tahu informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
undescended testis

Undescended Testis (Testis Tidak Turun)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit