backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Bolehkah Minuman Dingin Dikonsumsi Saat Flu yang Disertai Demam, Batuk, dan Pilek? Ini Penjelasannya

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

    Bolehkah Minuman Dingin Dikonsumsi Saat Flu yang Disertai Demam, Batuk, dan Pilek? Ini Penjelasannya

    Flu menjadi salah satu penyakit umum karena dipicu infeksi virus ataupun bakteri. Sebagian orang masih memiliki kebiasaan menghindari minuman dingin saat sedang flu karena percaya akan memperburuk kondisi penyakit. Lantas, apakah boleh minum es saat flu? Simak penjelasannya berikut ini.

    Bolehkah konsumsi minuman dingin saat flu?

    Apakah Anda pernah mendengar mitos yang melarang mengonsumsi minuman dingin atau es saat sedang flu?

    Mitos ini masih dipercaya oleh sebagian orang karena minuman dingin dianggap bisa memperburuk kondisi penyakit seperti batuk dan pilek akibat flu.

    Saat mengalami flu, Anda masih boleh minum es atau mengonsumsi minuman dingin lainnya. Sebab yang dapat memperburuk kondisi flu adalah kandungan bakteri pada es dan minuman dingin yang dikonsumsi.

    Jika air yang digunakan untuk membuat es atau minuman dingin benar-benar matang dan bersih dari kuman, Anda masih diperbolehkan untuk mengonsumsinya saat mengalami flu.

    Namun, jika es atau minuman dingin yang digunakan terbuat dari air mentah atau air yang tidak bersih, tentu saja hal ini akan membuat flu yang Anda alami semakin memburuk.

    Hal tersebut dikarenakan oleh air es atau minuman dingin yang tidak bersih mengandung tinggi bakteri yang rentan mengganggu sistem kekebalan tubuh.

     

    Perlu Anda Ketahui

    Tidak ada pantangan untuk minum es atau minuman dingin saat sedang pilek atau flu, asalkan es atau minuman dingin yang Anda konsumsi sudah terjaga kebersihannya.

    Guna menghindari kontaminasi bakteri pada es atau minuman dingin, hindari mengonsumsi es atau minuman dingin yang dijual di pinggir jalan yang belum pasti kebersihannya.

    Sebaiknya, buatlah es atau minuman dingin sendiri di rumah yang telah terjamin kebersihan airnya.

    Selain itu, tetap imbangi pula dengan menerapkan sejumlah kebiasaan sehat untuk meringankan gejala flu agar tubuh Anda terasa lebih baik.

    Kiat untuk meringankan gejala flu

    Flu yang disebabkan oleh virus dapat ditangani dengan sejumlah perawatan rumahan seperti berikut ini.

    1. Memperbanyak konsumsi cairan

    Umumnya, sebagian orang seringkali mengalami tenggorokan kering saat sedang flu. Guna meredakan kondisi ini, perbanyaklah konsumsi cairan berupa air putih.

    Dilansir dari laman Mayo Clinic, Anda juga bisa mengonsumsi asupan lain seperti jus, air lemon, atau sup kaldu bening yang mendukung proses penyembuhan.

    Meningkatkan konsumsi air putih dan asupan tinggi air lainnya dapat membantu melegakan hidung tersumbat dan melembapkan tenggorokan, sekaligus mencegah dehidrasi selama mengalami flu.

    Namun, pastikan Anda menghindari jenis minuman tinggi gula, kafein, dan alkohol karena akan membuat tenggorokan semakin kering dan dehidrasi.

    2. Mengatur suhu dan kelembapan ruangan

    Perlu diketahui, suhu dingin dan udara yang kering dapat menyebabkan hidung dan tenggorokan terasa semakin gatal. Hal ini juga bisa menyebabkan mulut kering yang semakin memperparah gejala flu Anda.

    Oleh karena itu, sebaiknya jaga ruangan agar tetap hangat dan tidak terlalu panas untuk membantu meringankan hidung tersumbat dan tenggorokan gatal akibat flu.

    Anda bisa menggunakan alat pelembap udara atau humidifier yang dapat melembapkan udara sekaligus membantu melegakan pernapasan.

    Selain itu, coba kurangi berdiam lama di dalam ruangan ber-AC untuk meringankan gejala flu Anda.

    3. Memperbanyak istirahat

    Memperbanyak istirahat saat sedang mengalami flu tidak hanya membantu tubuh Anda untuk lebih cepat pulih, tapi juga dapat mencegah penularan.

    Sebaiknya gunakan lebih banyak waktu untuk beristirahat dan tidur selama 7–8 jam sehari. Hindari aktivitas yang dapat memicu kelelahan agar tubuh cepat pulih.

    Pastikan Anda istirahat di rumah sampai setidaknya demam dan gejala flu lainnya sudah mereda.

    4. Mengonsumsi obat khusus untuk meringankan gejala flu

    Guna meredakan gejala flu, Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda flu yang dijual secara bebas di apotek tanpa resep dokter.

    Pastikan Anda memilih obat flu dengan kandungan yang dapat meredakan gejala flu, seperti paracetamol, ephedrine HCI, chlorphenamine maleate, dan guaifenesin.

    HUFAGRIPP FORTE Kaplet bisa jadi andalan yang tepat untuk meringankan demam, batuk, dan pilek yang menyertai influenza karena mengandung paracetamol, ephedrine HCI, chlorphenamine maleate, dan guaifenesin dalam setiap kapletnya.

    hufagripp forte

    Kemasannya pun praktis sehingga dapat Anda bawa kemana saja saat gejala flu mulai menyerang. Pastikan Anda tetap memperhatikan kebiasaan sehat agar tubuh lebih cepat pulih.

    Disclaimer

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan