Apa itu mimisan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu mimisan?

Hidung berdarah atau biasa disebut mimisan adalah gejala umum yang ditandai dengan darah yang keluar dari hidung. Ini disebabkan karena pecahnya pembuluh darah dalam hidung. Biasanya, darah hanya keluar dari salah satu lubang hidung.

Hampir setiap orang mengalami mimisan setidaknya sekali seumur hidup. Pada sebagian besar kasus, mimisan dapat ditangani dengan cara menekan hidung. Namun bagi beberapa orang, dibutuhkan penanganan medis yang lebih lanjut.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi ini cukup lazim. Usia anak-anak kemungkinan mengalami mimisan dua kali lipat lebih tinggi daripada orang dewasa. Dengan mengurangi risiko penyebab pendarahan pada hidung, Anda dapat terhindar dari kondisi ini. Silakan berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mimisan?

Mimisan adalah gejala yang ditandai dengan adanya pendarahan dari satu atau dua sisi hidung. Darah dapat pula mengalir ke bagian belakang tenggorokan dan dapat menyebabkan batuk maupun muntah darah. Apabila feses Anda berwarna gelap, berarti Anda telah menelan darah yang cukup banyak.

Ada gejala lain yang mungkin tidak dipaparkan di atas. Silahkan berkonsultasi dengan dokter apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai gejala-gejala ini.

Kapan sebaiknya saya berkonsultasi dengan dokter?

Hubungi dokter Anda apabila Anda:

  • Merasa intensitas darah dari hidung tinggi atau beberapa kali muntah darah.
  • Menderita hipertensi atau gangguan hematologi (seperti hemofilia dan leukimia) yang dapat menyebabkan mimisan.
  • Memiliki riwayat penggunaan antikoagulan (warfarin).
  • Mengalami demam dengan suhu badan lebih tinggi dari 38.90oC, terutama ketika Anda sudah mengalami proses hemostasis.
  • Kesulitan dalam bernapas.
  • Mengalami pendarahan selama 30 menit tanpa henti bahkan ketika hidung ditekan.
  • Mengalami pendarahan akibat trauma atau luka seperti kecelakaan lalu lintas.

Penyebab

Apa penyebab mimisan?

Mimisan adalah kondisi yang disebabkan karena pembuluh dalam hidung pecah akibat cedera. Penyebab lainnya bisa disebabkan pengaruh zat kimia, infeksi, kelainan pembuluh darah di hidung, serta penyakit seperti hipertensi atau koagulopati. Udara kering pada musim dingin juga menjadi penyebab umum hidung menjadi kering dan mimisan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko mimisan?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko adalah:

  • Kondisi cuaca yang kering. Pada musim dingin atau musim panas, udara yang kering dapat menyebabkan kelembapan udara berkurang sehingga mukosa hidung yang kering membuat pembuluh darah dalam hidung rentan terluka. Mimisan sering terjadi ketika jaringan tubuh menghadapi perubahan tingkat kelembapan udara pada pergantian musim.
  • Nasal septum (dinding pemisah rongga hidung). Letak septum yang menyimpang ke salah satu sisi rongga hidung membuat aliran udara yang masuk menjadi tidak seimbang. Perbedaan tekanan udara yang masuk melalui rongga hidung yang sempit membuat dinding mukosa hidung menjadi kering, pecah, hingga memicu risiko mimisan.
  • Pilek dan alergi. Infeksi saluran pernapasan dan alergi dapat menyebabkan peradangan di dalam hidung. Pembuluh darah yang meradang menyebabkan hidung tersumbat. Mengembuskan napas terlalu keras lewat hidung dapat membuat mengalami perdarahan kembali setelah hemostasis.
  • Iritasi akibat paparan zat kimia. Asap yang dihirup oleh perokok pasiF juga dapat menyebabkan kondisi ini terjadi.. Seseorang juga dapat mengalami kondisi ini akibat paparan asam sulfat, amonia, bensin atau bahan kimia lain di lingkungan kerjanya.
  • Faktor penyakit (patologis). Misalnya gagal ginjal, trombositopenia, hipertensi, dan gangguan pembekuan darah bawaan (seperti hemofilia).
  • Kebiasaan mabuk. Alkohol memengaruhi fungsi normal trombosit dalam darah sehingga proses pembekuan darah menjadi lebih lambat. Alkohol juga membuat permukaan pembuluh darah melebar dan rentan terhadap cedera dan perdarahan.
  • Obat-obatan yang memengaruhi proses pembekuan darah. Obat-obatan ini meliputi obat resep seperti antikoagulan dan obat anti-inflamasi nonsteroid (AINS), dan aspirin seperti ibuprofen (Aleve, Motrin dan obat-obatan lainnya).
  • Obat-obatan homeopati dan suplemen makanan. Serupa dengan antikoagulan, beberapa suplemen mungkin mengandung bahan kimia yang memperpanjang proses pendarahan. Beberapa contoh seperti Dashen, Dong Quai, Feverfew, jahe, bawang putih, ginko biloba, ginseng dan vitamin E.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk mimisan?

  • Hal pertama yang dapat dilakukan adalah menundukkan kepala. Ini dilakukan agar darah tidak masuk ke dalam saluran pernapasan, karena itu berbahaya.
  • Duduk dan bungkukkan badan ke depan agar darah tidak mengalir ke tenggorokan dan mencegah terjadinya muntah darah.
  • Kemudian hal selanjutnya yang dapat dilakukan adalah menekan batang hidung. Tekan batang hidung (tepat di bawah tulang hidung) dengan ibu jari dan telunjuk selama 10 sampai 30 menit sampai pendarahan berhenti.
  • Untuk membantu mengurangi pendarahan, kompres leher atau hidung dengan es. Larutan saline dan pelembab udara yang disemprotkan ke dalam hidung dapat mengurangi kekeringan pada hidung.

Jika terjadi perdarahan berat, Anda memerlukan bantuan dokter. Bila diperlukan, sediakan kain kasa untuk menyumbat hidung. Dokter juga dapat melakukan tindakan pada pembuluh darah yang rusak untuk mencegah perdarahan.

Tes apa yang paling umum untuk mimisan?

Ini adalah kondisi yang dapat diidentifikasi dan diobati sendiri di rumah. Dokter akan mendiagnosis penyakit sesuai dengan anggaran biaya tes, obat-obatan yang dikonsumsi pasien, dan pemeriksaan klinis. Anda dapat menjalani tes darah apabila mengalami perdarahan besar atau dicurigai mengidap penyakit atau kelainan darah sebagai penyebab mimisan Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mimisan?

Berikut pola hidup dan pengobatan rumah tangga yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi keluarnya darah dari hidung:

  • Kontrol tekanan darah Anda.
  • Hindari penggunaan aspirin.
  • Jaga kelembaban udara di rumah dan tempat kerja. Jika memungkinkan, oleskan sedikit petroleum jelly ke dalam lubang hidung dan gunakanlah masker atau syal ketika kondisi udara dingin dan kering. Semprotan hidung dengan larutan saline juga dapat menghentikan perdarahan akibat cuaca kering.
  • Hindari paparan zat kimia, debu atau masker filter. Dokter mungkin meresepkan obat semprot hidung steroid jika Anda memiliki infeksi atau alergi.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk lebih memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 15, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 15, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca