Definisi

Apa itu karsinoma nasofaring?

Karsinoma nasofaring adalah kanker yang terjadi pada nasofaring, terletak di bagian atas faring (tenggorokan) di belakang hidung. Kanker nasofaring adalah jenis langka dari kanker kepala dan leher. Karsinoma nasofaring lebih umum terjadi di bagian Asia Tenggara.

Sulit untuk mendeteksi karsinoma nasofaring pada tahap awal. Hal ini dikarenakan karena nasofaring tidak mudah diperiksa dan gejalanya menyerupai kondisi lain yang umum terjadi. Kanker dapat menyebar ke bagian lain melalui jaringan, sistem limfa, darah dan yang paling sering adalah tulang, paru-paru dan hati.

Ada 4 tahap dari kanker nasofaring. Semakin rendah angkanya, semakin sedikit kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh lain.

  • Tahap 1 disebut kanker nasofaring tahap awal.
  • Tahap 2 disebut kanker nasofaring tahap menengah.
  • Tahap 3 dan 4 disebut kanker nasofaring tahap lanjut atau tahap akhir.

Seberapa umumkah karsinoma nasofaring?

Kondisi ini sangat umum terjadi dan umumnya menyerang pasien pria lebih daripada wanita. Kondisi ini dapat menyerang pasien usia berapapun. Karsinoma nasofaring dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala karsinoma nasofaring?

Ciri dan gejala karsinoma nasofaring adalah:

  • Benjolan pada hidung atau leher
  • Darah pada air liur
  • Radang tenggorokan
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mimisan
  • Hidung tersumbat
  • Kehilangan pendengaran
  • Sering terjadi infeksi telinga
  • Sakit kepala

Pada tahap awal, karsinoma nasofaring mungkin tidak menyebabkan gejala apapun.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab karsinoma nasofaring?

Kanker muncul ketika terdapat satu atau beberapa mutasi genetik yang menyebabkan sel normal tumbuh tak terkontrol sehingga menginvasi struktur disekitarnya dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya (metastasis). Pada karsinoma nasofaring, proses ini dimulai pada sel-sel gepeng yang berada di sepanjang permukaan nasofaring.

Para ilmuwa tidak tahu pasti apa yang menyebabkan karsinoma nasofaring. Akan tetapi, kanker ini diyakini memiliki kaitan yang kuat dengan virus Epstein-Barr (EBV). Walaupun infeksi EBV merupakan faktor risiko kanker ini, tidak semua orang dengan EBV akan mengalami kanker nasofaring. Tidak begitu jelas mengapa beberapa orang dengan semua faktor risiko tidak mengalami kanker atau mengapa orang tanpa faktor risiko dapat mengalami kanker.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk karsinoma nasofaring?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena karsinoma nasofaring, yaitu:

  • Jenis kelamin. Pria lebih berisiko tinggi terhadap penyakit ini.
  • Ras. Jenis kanker ini lebih umum menyerang orang-orang di daerah China, Asia Tenggara dan Afrika Utara.
  • Usia. Kondisi ini paling umum menyerang orang dewasa di antara usai 30 – 50 tahun.
  • Makanan yang diasinkan. Mengonsumsi banyak makanan seperti ikan atau daging yang diasinkan pada usia muda dapat meningkatkan risiko kondisi ini.
  • Virus Epstein-Barr juga terkait dengan beberapa kanker langka, seperti karsinoma nasofaring.
  • Memiliki anggota keluarga dengan karsinoma nasofaring meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit.
  • Minum alkohol dalam jumlah banyak atau merokok.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana karsinoma nasofaring didiagnosis?

Tes dan prosedur berikut dapat digunakan:

  • Pemeriksaan fisik dan sejarah: pemeriksaan tubuh untuk memeriksa kondisi kesehatan, termasuk melihat tanda-tanda penyakit, seperti pembengkakan kelanjar limfa pada leher atau apapun yang terlihat tidak wajar. RIwayat kebiasaan kesehatan dan penyakit pasien juga akan dilihat.
  • Biopsi: Pengangkatan sel atau jaringan untuk dilihat di bawah mikroskop untuk melihat tanda-tanda kanker. Sampel jaringan diambil saat nasoskopi dan endoprosedur atas.
  • Tes imaging dapat meliputi computerized tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI), positron emission tomography (PET), X-ray

Tes lain dapat dilakukan, seperti tes Epstein-Barr Virus (EBV) dan tes pendengaran.

Apa saja pengobatan untuk karsinoma nasofaring?

Prognosis dan pilihan perawatan tergantung pada faktor berikut:

  • Tahap kanker (apakah mempengaruhi bagian nasofaring, melibatkan seluruh nasofaring, atau telah menyebar ke bagian lain pada tubuh).
  • Jenis kanker nasofaring.
  • Ukuran tumor.
  • Usia dan kondisi kesehatan pasien.

Tiga jenis dari perawatan standar yang digunakan:

  • Terapi radiasi. Terapi radiasi menggunakan cahaya berenergi tinggi, seperti X-ray atau proton untuk membunuh sel kanker.
  • Kemoterapi. Kemoterapi adalah perawatan obat yang menggunakan zat kimia untuk membunuh sel kanker. Obat-obatan kemoterapi dapat diberikan dalam bentuk pil, diberikan melalui suntikan atau keduanya. Kemoterapi dapat digunakan untuk mengatasi karsinoma nasofaring bersamaan atau setelah atau sebelum terapi radiasi.
  • Operasi. Operasi jarang digunakan untuk penanganan karsinoma nasofaring. Operasi dapat digunakan untuk mengangkat kelenjar limfa yang bersifat kanker pada leher.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi karsinoma nasofaring?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi karsinoma nasofaring:

  • Konsumsi pola makan yang kaya akan buah dan sayur
  • Hindari ikan dan daging yang diasinkan
  • Jangan merokok
  • Jangan minum terlalu banyak alkohol

Mulut kering (xerostomia) adalah akibat umum dari terapi radiasi untuk karsinoma nasofaring, menyebabkan berbagai infeksi pada mulut  dan kesulitan makan, menelan dan berbicara, juga dapat meningkatkan masalah kessehatan gigi. Anda dapat meringankan kondisi mulut kering dan komplikasi jika Anda:

  • Menyikat gigi beberapa kali sehari dengan sikat gigi yang berbulu halus. Beri tahu dokter apabila mulut Anda menjadi sangat sensitif untuk mentoleransi sikat gigi yang lembut.
  • Kumur mulut dengan larutan air hangat, garam dan baking soda. Kumur dengan larutan ini setelah makan.
  • Jaga mulut agar tetap lembap dengan air dan permen bebas gula. Minum air sepanjang hari untuk menjaga mulut tetap lembap. Permen atau permen karet bebas gula dapat menstimulasi mulut untuk menghasilkan air liur.
  • Pilihlah makanan yang lembap. Hindari makanan yang kering. Lembapkan makanan kering dengan saus, gravy, kaldu, mentega atau susu.
  • Hindari makanan atau minuman asam dan pedas. Pilihlah makanan dan minuman yang tidak mengiritasi mulut. Hindari minuman berkafein dan beralkohol.

Beri tahu dokter jika Anda memiliki mulut kering. Dokter dapat memberikan perawatan untuk membantu Anda mengatasi tanda-tanda dan gejala yang lebih parah dari mulut kering. Dokter dapat merekomendasi ahli gizi yang dapat membantu Anda mencari makanan yang lebih mudah dikonsumsi apabila Anda memiliki mulut kering.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 13, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan