Definisi

Apa itu tes karbon monoksida darah?

Tes darah karbon monoksida digunakan untuk mendeteksi keracunan dari menghirup karbon monoksida (CO), gas tak berwarna dan tak berbau. Tes ini mengukur jumlah hemoglobin yang menyatu dengan karbon monoksida. Jumlah ini juga disebut kadar carboxyhemoglobin.

Ketika seseorang menghirup karbon monoksida, gas tersebut akan terkombinasi dengan sel darah merah yang biasanya membawa oksigen dalam jaringan tubuh dan menggantikan oksigen yang biasanya dibawa dalam darah. Sebagai hasilnya, oksigen yang dibawa ke otak dan jaringan tubuh lainnya akan berkurang. Karbon monoksida dapat mengakibatkan keracunan dan kematian.

Karbon monoksida dihasilkan selama pembakaran ketika tidak ada oksigen yang cukup untuk menghentikan pembakaran. Sumber utama karbon monoksida adalah asap mesin (seperti mobil atau kapal), kebakaran dengan ventilasi udara yang kurang memadai (seperti, gas alat pemanas dan asap api saat memasak dalam ruangan), pabrik, dan merokok tembakau.

Kapan saya harus menjalani tes karbon monoksida darah?

Anda memerlukan tes ini bila dokter menduga Anda keracunan CO. Gejala keracunan karbon monoksida diantaranya:

  • sakit kepala
  • mual
  • pusing
  • lemas
  • diare
  • kulit dan bibir memerah

Keracunan parah dapat mengakibatkan gejala sistem saraf seperti:

  • kejang-kejang
  • koma

Keracunan karbon monoksida lebih sulit diidentifikasi pada anak-anak yang masih sangat kecil dibandingkan dengan orang dewasa. Sebagai contoh, seorang anak yang keracunan CO hanya akan terlihat rewel dan tidak mau makan.

Anda mungkin bisa menjalani tes ini bila Anda telah terpapar CO, khususnya jika Anda menghirup asap selama kebakaran. Anda juga bisa menjalani tes ini bila Anda telah berada dalam kondisi dekat dengan kendaraan yang mesinnya hidup dalam ruang tertutup untuk waktu lama.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani tes karbon monoksida darah?

Seseorang dengan gejala dan kemungkinan terpapar karbon monoksida, sebagai contoh seseorang yang tinggal dalam rumah dengan sistem mesin pemanas lama dan mengeluh sakit kepala terus menerus, sebaiknya diperiksa bila terkena keracunan karbon monoksida.

Seseorang yang keracunan karbon monoksida sebaiknya dijauhkan dari tempat yang cenderung terpapar gas tersebut dan berikan oksigen pernapasan sebelum dilakukan pemeriksaan.

Bila terjadi dugaan keracunan karbon monoksida, tes lain (seperti tes arterial blood gas (ABG)) bisa dilakukan untuk menentukan apakah gejala yang terjadi disebabkan oleh keracunan karbon monoksida atau penyakit lain yang memiliki gejala sama.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani tes karbon monoksida darah?

Anda tidak perlu mempersiapkan apa-apa untuk tes ini. Tetapi Anda tidak boleh merokok sebelum melakukan tes ini dan pastikan dokter tahu semua obat-obatan, herbal, vitamin, dan suplemen yang Anda gunakan. Termasuk di dalamnya penggunaan obat-obatan tanpa resep dan obat ilegal.

Bagaimana proses tes karbon monoksida darah?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan:

  • melilitkan ikatan elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani tes karbon monoksida darah?

Ikatan elastis dililitkan di sekitar lengan bagian atas Anda dan akan terasa ketat. Anda mungkin tidak akan merasakan apa-apa saat disuntik, atau Anda mungkin merasa seperti tersengat atau dicubit.

Dokter Anda juga akan meminta Anda melakukan tes ini:

  • toxicology screen
  • rontgen dada
  • tes kehamilan pada wanita, karena terpapar CO membuat fetus berada pada risiko tinggi terkena masalah

Dokter Anda juga bisa meminta Anda untuk melakukan scan MRI bila Anda memiliki gejala masalah sistem saraf.

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Penjelasan dari hasil tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil karbon monoksida dilaporkan dalam bentuk persentase: jumlah karbon monoksida yang terikat dengan hemoglobin dibagi dengan jumlah total hemoglobin (dan kemudian dikalikan 100). Semakin tinggi persentase, semakin tinggi risikonya terkena keracunan karbon monoksida. Dengan nilai di bawah 10%, seseorang mungkin saja tidak memperlihatkan gejala keracunan apapun.

Skor normal yang ada pada daftar ini (disebut referensi range) hanya berfungsi sebagai panduan. Range ini bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki skor normal yang berbeda. Laporan laboratorium Anda biasanya akan memuat berapa range yang mereka gunakan. Dokter Anda juga akan memeriksa hasil tes Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya. Hal ini berarti jika hasil tes Anda masuk ke range abnormal dalam panduan ini, bisa saja di laboratorium Anda skor tersebut termasuk ke range normal.

Hasil tes ini biasanya langsung tersedia setelah tes.

Normal

Karbon monoksida
Bukan perokok:Kurang dari 2% dari total hemoglobin
Perokok:4%–8% dari total hemoglobin

Nilai tinggi

Karbon monoksida tinggi dalam darah disebabkan oleh keracunan karbon monoksida. Gejala keracunan karbon monoksida bisa menjadi parah saat bertambahnya tingkat karbon monoksida.

Gejala terkait nilai karbon monoksida

Persentase dari total hemoglobin

 

Gejala

20%–30%Sakit kepala, mual, muntah-muntah, sulit membuat keputusan
30%–40%Pusing, otot lemas, gangguan penglihatan, kebingungan, dan meningkatnya detak jantung dan pernapasan
50%–60%Hilang kesadaran
Lebih dari 60%Kejang-kejang, koma, kematian

Dibandingkan pria, wanita dan anak-anak bisa memiliki gejala keracunan karbon monoksida yang parah meskipun tingkat karbon monoksidanya rendah karena wanita dan anak-anak biasanya memiliki sel darah merah yang lebih sedikit.

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes darah karbon monoksida dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: December 14, 2016 | Terakhir Diedit: December 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan