Definisi

Apa itu hemiplegia?

Hemiplegia adalah kondisi di mana satu sisi tubuh tidak bisa digerakkan sama sekali (lumpuh). Umumnya, lokasi pada otak di mana stroke terjadi akan menentukan letak sisi tubuh yang mengalami lumpuh. Cedera pada sisi kiri otak akan menyebabkan hemiplegia kanan dan sebaliknya.

Istilah lainnya yaitu hemiparesis adalah kondisi di mana seseorang masih dapat menggerakan sisi tubuh yang terpengaruh, namun kekuatan ototnya menurun. Pada hemiplegia, sisi tubuh tidak dapat digerakkan sama sekali.

  • Hemiplegia kongenital adalah cedera otak yang terjadi sebelum, saat atau setelah persalinan (hingga sekitar usia 2 tahun)
  • Hemiplegia yang diperoleh terjadi akibat cedera atau penyakit seperti stroke.

Kelumpuhan pada satu sisi dapat mempengaruhi lengan, tangan, kaki dan otot wajah. Anda dapat memiliki kesulitan beraktivitas seperti makan, berpakaian dan buang air. Perawatan rehabilitasi, olahraga, dan perangkat bantuan dapat membantu mobilitas dan pemulihan.

Seberapa umumkah hemiplegia?

Kondisi ini sangat umum dan dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Hemiplegia dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hemiplegia?

Gejala umum dari hemiplegia/hemiparesis adalah:

  • Kehilangan keseimbangan
  • Kesulitan berjalan
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan berbicara
  • Mati rasa, kesemutan, kehilangan sensasi pada satu sisi tubuh
  • Kesulitan menggenggam objek
  • Berkurangnya presisi pergerakan
  • Kelelahan otot
  • Kurangnya koordinasi

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab hemiplegia?

Penyebab utama dari hemiplegia adalah perdarahan otak (stroke perdarahan) dan penyakit pembuluh darah pada cerebrum dan batang otak yang menyebabkan terganggunya asupan darah pada otak (stroke iskemia).

Trauma (cedera otak) adalah penyebab lain dari hemiplegia. Penyebab utama lainnya yang lebih tidak akut adalah tumor atau luka pada otak, abses otak, penyakit yang menghancurkan selubung sel saraf (multiple sclerosis), pembuluh darah, komplikasi infeksi virus atau bakteri (meningitis) dan peradangan otak (ensefalitis). Apabila lesi otak menyebabkan hemiplegia, luka otak biasanya berada di sisi otak sebaliknya dari sisi yang lumpuh. Pada kasus yang langka, hemiplegia disebabkan oleh penyakit menular akibat poliovirus (poliomyelitis) atau gangguan sel saraf motorik (neuron) pada saraf tulang belakang, batang otak dan korteks motorik (penyakit sistem motorik).

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk hemiplegia?

Ada banyak faktor yang membuat seseorang lebih berisiko mengalami hemiplegia, yaitu:

  • Hipertensi
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Trauma saat kelahiran, kesulitan persalinan, stroke perinatal pada bayi dalam 3 hari
  • Cedera otak traumatis
  • Diabetes
  • Tumor otak
  • Infeksi, terutama encephalitis dan meningitis. Beberapa infeksi serius, terutama sepsis dan abses pada leher, dapat menyebar ke otak jika tidak ditangani
  • Leukodystrophies
  • Vaskulitis

 

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana hemiplegia didiagnosis?

Dokter akan menanyakan tentang sejarah medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Kelemahan otot dievaluasi saat pemeriksaan fisik dan neurologis. Mengidentifikasi pola kelemahan otot atau kelumpuhan dapat membantu dokter mengidentifikasi letak kerusakan pada sistem saraf. Dokter dapat melakukan beberapa prosedur untuk mencari penyebab hemiplegia, seperti:

  • Penghitungan darah lengkap
  • Tes biokimia darah
  • Cranial computerized tomography
  • Cranial magnetic resonance imaging
  • EEG (electroencephalogram)

Apa saja pengobatan untuk hemiplegia?

Hemiplegia biasanya memerlukan beberapa waktu untuk pemulihan. Tidak ada satu perawatan yang bekerja untuk semua orang. Perawatan sangat tergantung pada penyebab hemiplegia. Beberapa pilihan perawatan meliputi:

  • Obat-obatan untuk menurunkan tekanan dan kolestrol darah dapat digunakan pada individu dengan hemiplegia yang disebabkan oleh stroke, serta yang memiliki faktor risiko kambuhnya stroke, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penyakit jantung
  • Pengencer darah unuk mengurangi penyumbatan kardiovaskular dan kemungkinan stroke selanjutnya.
  • Antibiotik, biasanya diberikan secara intravena, untuk melawan infeksi.
  • Operasi untuk mengangkat pembengkakan pada otak atau objek pada otak.
  • Obat penenang otot.
  • Operasi untuk mengatasi masalah sekunder, seperti kontraksi otot tiba-tiba, kerusakan tulang belakang atau kerusakan pada ligamen atau otot pada sisi tubuh yang tidak terpengaruh.
  • Terapi fisik yang dirancang untuk membantu otak bekerja dengan cedera. Terapi fisik juga dapat memperkuat sisi yang tidak terpengaruh dan membantu mengurangi kehilangan kendali dan bentuk otot.
  • Kelompok dukungan, edukasi keluarga.
  • Psikoterapi untuk membantu mengatasi efek psikologis dari penyakit.
  • Terapi fisik untuk membantu Anda tetap sehat walau dengan adanya keterbatasan fisik.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hemiplegia?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi hemiplegia:

  • Tetap aktif
  • Perkuat otot kaki dan keseimbangan dengan olahraga
  • Kenakan sepatu datar dengan bagian depan yang lebar
  • Gunakan perangkat bantuan dan tidak bersandar pada furnitur untuk menyokong saat berjalan
  • Berhati-hati saat menggunakan obat-obatan yang menyebabkan kantuk
  • Berhati-hati saat berjalan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 7, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 7, 2017