Apa Itu Gagal Napas Akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu gagal napas akut?

Gagal napas akut alias Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS adalah kondisi yang mengancam nyawa. Kondisi ini terjadi ketika kantung udara paru-paru dipenuhi cairan sehingga Anda tidak mendapatkan cukup oksigen.

Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) umumnya terjadi pada pasien yang sakit kritis dan kondisi ini merupakan kondisi darurat medis.

Seberapa umum kondisi Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS?

Kondisi ini sangat umum terjadi dan umum menyerang orang yang diopname dan sakit kritis. Bayi juga dapat mengalami sindrom ARDS ini. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gagal napas akut?

Gejala biasanya terjadi dalam 1-2 hari penyakit atau cedera asal. Gejala umum dari gagal napas akut alias Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS adalah:

  • Kesulitan bernapas
  • Tekanan darah rendah
  • Sesak napas
  • Detak jantung berdebar cepat
  • Demam
  • Kelelahan otot
  • Kebingungan mental
  • Diskolorasi kulit atau kuku karena berkurangnya kadar oksigen pada darah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS adalah kondisi darurat medis. Kebanyakan pasien dengan gagal napas akut telah dirawat inap.

Penyebab

Apa penyebab gagal napas akut?

ARDS disebabkan oleh kebocoran cairan dari pembuluh darah kecil di paru-paru menuju kantung udara kecil, tempat pertukaran oksigen terjadi.

Penyebab ARDS dapat digolongkan menjadi 2 kelompok, yaitu langsung dan tidak langsung ke paru-paru. Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Menghirup isi lambung ke dalam paru-paru (aspirasi)
  • Menghirup zat berbahaya
  • Transplantasi paru-paru
  • Kondisi medis: sepsis (penyebab paling umum dari ARDS), pneumonia, peradangan pankreas
  • Trauma, seperti kecelakaan motor
  • Pengobatan, seperti nitrofurantoin atau overdosis morfin, methadone
  • Perdarahan serius yang membutuhkan transfusi darah

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya lebih berisiko terkena gagal napas akut?

Ada banyak faktor pemicu yang dapat menyebabkan Anda berisiko terkena gagal napas akut, yaitu:

  • Merokok
  • Lansia di atas 65 tahun
  • Penyakit paru-paru kronis
  • Infeksi yang menyebar luas ke aliran darah
  • Operasi berisiko tinggi atau kemoterapi
  • Protein rendah pada darah
  • Penyalahgunaan alkohol

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana ARDS didiagnosis?

Tidak ada satu pun tes yang dapat mengonfirmasi diagnosis ARDS. Beberapa tes yang digunakan digunakan untuk mendiagnosis kondisi ini meliputi:

  • Rontgen dada. Prosedur ini dapat menunjukkan bagian paru-paru dan seberapa banyak bagian paru-paru yang memiliki cairan di dalamnya dan apakah jantung membengkak.
  • Gas darah. Tes ini digunakan untuk menentukan kadar oksigen di dalam darah pada arteri.
  • Tes darah. Tes ini memberikan informasi tentang cara kerja tubuh.
  • Swab tenggorokan dan hidung
  • Tes jantung, seperti elektrokardiogram, echocardiogram.

Bagaimana gagal napas akut ditangani?

Pasien dengan gagal napas akut biasanya dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU). Perawatan ditujukan untuk menjaga kadar oksigen dalam darah tercukup sehingga mencegah terjadinya gagal organ dan mengatasi penyebab ARDS.

Penggunaan ventilator juga terkadang dibutuhkan. Semua pasien dengan ARDS akan memerlukan terapi oksigen. Meski begitu, oksigen saja biasanya tidak cukup sehingga pasien perlu dibantu dengan mesin untuk bernapas.

Positive End-Expiratory Pressure (PEEP). Teknik yang disebut positive end-expiratory pressure (PEEP) membantu mengendalikan tekanan pada paru-paru, meningkatkan fungsi paru-paru, dan mengurangi cedera pada paru-paru akibat penggunaan ventilator.

Penanganan cairan. Terlalu banyak cairan di dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan cairan pada paru-paru. Terlalu sedikit cairan dapat menyebabkan organ dan jantung tegang dan shock. Jumlah cairan intravena harus diatur dengan hati-hati.

Pengobatan:

  • Penawar rasa sakit dapat meredakan rasa sakit dan rasa tidak nyaman.
  • Antibiotik dapat mencegah dan mengatasi infeksi.
  • Obat anti gelisah dapat membantu pasien lebih tenang dan rileks.
  • Pengencer darah dapat mencegah pembekuan pada paru-paru atau kaki.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mencegah atau mengatasi terjadinya gagal napas akut?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi gagal napas akut:

  • Berhenti merokok dan hindari menjadi perokok pasif.
  • Berhenti mengonsumsi alkohol.
  • Lakukan vaksinasi. Suntikan flu tahunan dan vaksin pneumonia setiap 5 tahun, dapat mengurangi risiko infeksi paru-paru.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 17, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 17, 2018

Yang juga perlu Anda baca