Definisi

Apa itu Fimosis?

Fimosis adalah kondisi di mana kulup penis terlalu ketat dan tidak dapat ditarik ke bawah saat penis sedang ereksi. Fimosis mengganggu proses berkemih, hubungan seksual, dan meningkatkan risiko infeksi saluran kencing.

Seberapa umumkah Fimosis?

Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang tidak disunat. Hal ini dapat diatur dengan menurunkan faktor risiko Anda, diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Fimosis?

Fimosis biasanya tidak nyeri. Meski begitu, kulit penis ketat mengganggu proses berkemih atau melakukan hubungan seksual. Selain itu, fimosis dapat membuat Anda sulit membersihkan daerah bawah kulit penis, sehingga mudah terkena infeksi.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda sulit berkemih atau berhubungan seksual karena fimosis, pergilah ke dokter untuk diperiksa dan diobati. Selain itu, Anda harus menghubungi dokter Anda jika penis Anda memerah, nyeri dan bengkak, yang merupakan tanda radang glans.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab Fimosis?

Biasanya, kulup penis pada anak berusia 3-4 tahun dapat ditarik. Meski begitu, beberapa anak tidak dapat melakukan hal ini dan menyebabkan fimosis dengan:

    • Bagian atas kulup penis terlalu kecil sehingga glans penis tidak dapat lewat
    • Braking cord terlalu pendek untuk membuat kulup penis dapat ditarik sempurna (kondisi ini dinamakan arrestor wires BREVE)
    • Karena dampak infeksi, hal ini dapat menyebabkan luka pada fibrosis glans penis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Fimosis?

Ada banyak faktor risiko untuk fimosis, yaitu:

  • Tidak disunat
  • Diabetes
  • Bayi yang sering mengalami ruam popok
  • Kebersihan diri buruk
  • Usia muda

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak akan menderita penyakit ini. Faktor tersebut hanyalah referensi saja. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih rinci.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk Fimosis?

Jika fimosis tidak menyebabkan gejala, fimosis tidak perlu diterapi, khususnya pada anak‚Äďanak. Meski begitu, jika kondisi anak tidak membaik atau anak sulit berkemih, Anda dapat menggunakan krim hidrokortison untuk terapi.

Pada anak yang lebih besar dan dewasa, Anda hanya butuh kebersihan dan pengobatan infeksi secepat mungkin. Meski begitu, fimosis dapat menyebabkan inflamasi atau kesulitan berkemih dan berhubungan seksual. Anda dapat pergi ke dokter untuk anjuran sunat.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk Fimosis?

Dokter Anda akan mendiagnosis fimosis berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan pada penis Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Fimosis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi fimosis:

Anda harus tetap melakukan gaya hidup sehat, olahraga dan hindari bahan iritan, rokok dan alkohol. Temukan cara untuk menangani stres dalam hubungan pribasi Anda. Selain itu, perbaiki hubungan dengan pasangan dan juga kesehatan Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan