5 Hal yang Tak Diduga Bisa Menyebabkan Penis Mengecil

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selain bisa membesar karena ereksi, tahukah Anda jika penis ternyata juga bisa mengecil? Pada umumnya, ukuran penis saat sedang “lembek” adalah 5-10 cm, sementara saat ereksi bisa mengembang hingga 13 – 14.5 cm. Dipengaruhi oleh berbagai faktor, penis bahkan bisa mengecil hingga dua sentimeter atau lebih. Apa saja penyebab penis mengecil? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Berbagai penyebab penis mengecil yang mungkin Anda tidak sadari

1. Penuaan

Penuaan alami adalah penyebab penis mengecil yang paling utama. Pasalnya, semakin tua usia Anda semakin banyak lemak yang menumpuk di dinding pembuluh darah tubuh. Penyempitan pembuluh darah dapat mengurangi aliran darah dari jantung menuju penis.

Tidak hanya itu, seiring waktu, luka kecil yang terjadi secara berulang di daerah penis akibat aktivitas seks atau olahraga bisa membentuk jaringan parut.

Kombinasi faktor-faktor tersebut bisa menciutkan ukuran penis dalam keadaan normal maupun saat ereksi.

2. Kegemukan

Perut buncit atau kelebihan berat badan akibat obesitas bisa membuat penis tampak mengecil, padahal sebenarnya ukuran penis Anda tidak mengalami perubahan sama sekali.

Hal ini karena sebagian batang penis tertutup oleh lemak perut. Pada pria yang sangat gemuk, lemak perut bahkan bisa menutupi hampir seluruh batang penis sehingga yang bisa dilihat dari atas hanyalah ujung kepala penisnya saja.

3. Efek samping operasi prostat

Hampir 70 persen pria ukuran penisnya mengecil setelah pulih dari operasi pengangkatan kelenjar prostat. Prosedur ini dalam istilah medis disebut dengan protatektomi radikal.

Para ahli tidak mengetahui pasti apa penyebab penis mengecil setelah protatektomi. Namun, kontraksi otot abnormal yang terjadi di selangkangan diyakini bisa mengakibatkan batang penis terdorong masuk ke dalam sehingga membuat penis tampak mengecil.

Biasanya penis akan mengecil sekitar 2-7 sentimeter setelah operasi prostat. Meski begitu kondisi ini akan berbeda-beda pada setiap pria. Pasalnya, beberapa pria tidak mengalami penyusutan ukuran sama sekali setelah melakukan operasi prostat. Ada pula pria yang mengalami pemendekan hanya sedikit dan yang lain bisa lebih pendek dari ukuran penis rata-rata.

4. Efek samping obat-obatan

Efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab penis mengecil. Dikutip dari laman Very Well, berikut ini beberapa obat-obatan yang mungkin dapat menyusutkan penis:

  • Adderall, biasannya diresepkan untuk gangguan hipersensitivitas atau ADHD.
  • Antidpresan dan antipsikotik.
  • Dutasteride (Avodart), digunakan untuk mengobati pembesaran prostat.
  • Finasteride (Proscar), digunakan untuk mengobati pembesaran prostat dan rambut rontok.

5. Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie adalah kondisi penis bengkok abnormal akibat pembentukan plak yang menumpuk dan mengeras menjadi jaringan parut di sepanjang batang penis (sering kali muncul di sisi atas). Penebalan jaringan parut ini lama-lama akan membuat penis melengkung dan membengkok. Hal inilah yang membuat penis tampak mengecil.

Penis bengkok sebenarnya adalah kondisi umum, tapi jika diakibatkan oleh Peyronie sudut kelengkungannya sangat tajam dan tampak tidak wajar. Penis bengkok karena Peyronie juga disertai rasa sakit atau bahkan ketidakmampuan berhubungan intim. 

Bisakah penis yang mengecil kembali ke ukuran normal?

Bisa atau tidaknya penis yang mengecil kembali ke ukuran normal sebenarnya tergantung pada penyebabnya.

Jika penis yang mengecil disebabkan karena kelebihan berat badan, cara paling ampuh untuk mengembalikan ke ukuran normal adalah dengan menurunkan berat badan.

Jika menggunakan obat-obatan tertentu, tinjau kembali apakah obat yang Anda konsumsi masuk dalam daftar obat yang berisiko memengaruhi ukuran penis atau tidak. Jika ya dan Anda mengkhawatirkan efek samping ini, konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan menurunkan dosisnya untuk meminimalisir risiko tersebut atau mengganti resep Anda.

Jika disebabkan karena penyakit Peyronie, perawatan berfokus pada prosedur penghilangan jaringan parut di bawah permukaan penis dengan obat-obatan, operasi, ultrasound, dan langkah-langkah lainnya. Konsultasikan ke dokter terkait perawatan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, beberapa cara sederhana berikut ini juga bisa membantu menormalkan kembali ukuran penis Anda yang menyusut:

  • Melakukan aktivitas fisik.
  • Makan makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi.
  • Berhenti merokok.
  • Mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi alkohol.
  • Hindari menggunakan celana ketat.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Berapa kali Anda menonton pornografi dalam seminggu? Hati-hati, lho. Para ahli menguak kalau kecanduan pornografi berdampak pada risiko disfungsi ereksi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis

Pernahkah Anda menemukan benjolan di penis Anda? Ada berbagai kemungkinan penyebab dari kondisi ini. Cari tahu dalam artikel berikut.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 12 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Masturbasi Bikin Ukuran Penis Mengecil, Mitos Atau Fakta?

Tidak sedikit yang percaya bahwa masturbasi dapat menyebabkan penis mengecil. Sebenarnya, adakah hubungan antara masturbasi dengan ukuran penis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 3 September 2019 . Waktu baca 4 menit

7 Penyebab Kulit Penis Kering (Mana yang Anda Alami?)

Kulit penis yang kering bisa bikin ilfeel dan membuat seks jadi tidak nyaman. Oleh sebab itu, yuk cari tahu penyebabnya untuk tahu solusi tepatnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 25 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penis terjepit

Pertolongan Pertama Saat Penis Terjepit Ritsleting

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
posisi penis bengkok parafimosis tidak disunat

Mana Posisi Penis di Celana Dalam yang Lebih Sehat: Ke Atas Atau Bawah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
penis sehat

8 Makanan Wajib untuk Menjaga Kesehatan Penis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit