Apa itu cedera tendon achilles?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu cedera tendon achilles?

Cedera tendon achilles adalah suatu cedera yang mempengaruhi tendon/urat yang menghubungkan otot betis ke tumit. Tendon achilles adalah tali berserat yang kuat.

Jika tendon achilles terlalu menegang, maka sangat mungkin bagian urat ini robek dan akhirnya cedera. Cedera urat tendon dapat sangat menyakitkan dan terkadang menyebabkan kesulitan berjalan.

Bila Anda mengalami cedera tendon achilles terjadi, mungkin Anda akan mendengar suara dari kaki. Diikuti dengan rasa nyeri yang sangat terasa pada bagian belakang pergelangan kaki.

Seberapa umum cedera tendon achilles?

Cedera tendon achilles tergolong umum. Cedera tersebut umumnya menyerang pria berusia 40-50 tahun, terutama atlet yang berpartisipasi dalam aktivitas atletik setelah lama berhenti latihan.

Penyakit tersebut dapat diatasi dengan cara mengurangi faktor risiko. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala cedera Achilles tendon?

Gejala cedera tendon achilles yang paling umum yaitu:

  • Sakit luar biasa pada otot kaki bagian bawah.
  • Nyeri saat jalan-jalan, terutama ketika mencoba jalan dengan kaki Anda.
  • Pembengkakan pada betis.
  • Tidak bisa berjingkat

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami hal di bawah ini:

  • Nyeri dan kesemutan pada kaki
  • Merasa ada sesuatu yang putus atau robek dalam tumit, terutama ketika Anda mengalami kesulitan berjalan setelahnya.

Penyebab

Apa penyebab cedera tendon achilles?

Urat dapat robek, baik sebagian maupun sepenuhnya, ketika melompat atau menekukkan kaki terlalu keras. Maka itu, kondisi ini sering kali terjadi ketika Anda melakukan olahraga.

Jatuh dari ketinggian atau mengalami kecelakaan tertentu, juga bisa menyebabkan robeknya urat achilles. Sebagai tambahan, beberapa obat seperti antibiotik quinolone mungkin meningkatkan risiko cedera tendon achilles.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko cedera tendon

achilles?

Ada banyak faktor risiko cedera tendon achilles, yaitu:

  • Usia: Usia pasien dengan penyakit ini biasanya di antara 40-50 tahun.
  • Jenis kelamin: Persentase pria dengan yang mengalami cedera pada bagian tubuh ini,  5 kali lipat lebih tinggi daripada wanita.
  • Olahraga: cedera pada achilles  sering terjadi dalam olahraga yang melibatkan lari, lompat, sepakbola, basket, dan tenis.
  • Suntikan steroid: Banyak dokter kadang-kadang menyuntikkan steroid ke sendi pergelangan kaki untuk meredakan nyeri dan radang. Namun, pengobatan ini dapat melemahkan tendon di sekitarnya dan mengakibatkan cedera tendon achilles.
  • Beberapa antibiotik: Antibiotik Fluoroquinolone, seperti Ciprofloxacin (Cipro) atau Levofloxacin (levaquin), meningkatkan risiko cedera tendon achilles.

Obat & Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Apa pilihan pengobatan untuk cedera Achilles tendon ?

Tendon yang sobek terkadang diobati dengan menggunakan gips, namun dalam kebanyakan kasus, operasi menjadi alternatif. Setelah operasi, gips dipasang untuk menstabilkan area.

Jika pada akhirnya tendon bisa sembuh dengan sendirinya tanpa operasi, dokter mungkin menyarankan menggunakan gips selama 10 sampai 12 minggu.

Walaupun masa pemulihan lambat dan dapat berlangsung selama sampai 6 bulan, kombinasi olahraga dan terapi fisik dapat membantu sebagian besar pasien pulih lebih cepat.

Apa saja tes cedera  tendon achilles yang paling umum?

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter mungkin melakukan:

  • Pemeriksaan fisik – dokter akan memeriksa pembengkakan dan kelembutan kaki bagian bawah Anda.
  • Ultrasound atau scan MRI – ini akan membantu dokter untuk menentukan apakah ada urat yang sobek.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat mengatasi cedera Achilles tendon ?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi cedera Achilles tendon :

  • Lindungi bagian yang digips agar tetap tanpa benjolan dan tak ada perubahan bentuk sampai dokter melepasnya. Minum obat penghilang nyeri sesuai petunjuk.
  • Hubungi dokter jika Anda merusak plester atau terluka lagi.
  • Hubungi dokter jika rasa sakit pada otot betis semakin menjadi, dan Anda tidak dapat berjingkat.

Pencegahan

Bagaimana mencegah agar tidak mengalami cedera tendon achilles?

Jika memang Anda memiliki aktivitas yang sangat padat dan aktif, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah kesehatan ini, yaitu:

  • Lakukan peregangan dan menguatkan otot betis. Jangan lupa selalu lakukan peregangan, terutama bagian betis dan kaki belakang sebelum melakukan aktivitas fisik.
  • Variasikan olahraga yang dilakukan. Jangan selalu melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, hal ini sangat mungkin membuat Anda cedera.
  • Tingkatkan intensitas latihan secara perlahan. Biasanya, cedera ini bisa terjadi akibat tubuh Anda kaget karena adanya peningkatan intensitas olahraga yang mendadak.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat kesehatan, diagnosis atau pengobatan.

Direview tanggal: Maret 19, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 19, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca