Apa Itu Biang Keringat?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Definisi

Apa itu biang keringat?

Biang keringat, yang juga dikenal dengan miliaria atau heat rash, adalah salah satu jenis masalah kulit yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Kondisi ini terjadi saat keringat, sel kulit mati, atau bakteri terperangkap di bawah kulit, atau saat kelenjar keringat tersumbat.

Biang keringat umumnya muncul pada beberapa bagian tubuh, seperti leher, bahu, dada, dan area di sekitar ketiak, siku, serta pangkal paha. Kondisi ini seringkali menyebabkan rasa tidak nyaman dan gatal-gatal pada bagian tubuh.

Umumnya, kondisi ini muncul pada saat penderitanya berada di daerah dengan cuaca yang cenderung panas, meskipun ada kemungkinan untuk mengalaminya dalam situasi apapun. Beberapa orang yang terbiasa dengan iklim dingin mungkin akan mengalami kondisi ini ketika berkunjung ke daerah beriklim tropis.

Kondisi ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, pada beberapa kasus yang lebih serius, biang keringat dapat mengganggu mekanisme regulasi panas pada tubuh.

Seberapa umumkah biang keringat?

Biang keringat adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Siapa saja dapat mengalami kondisi ini. Namun, umumnya kondisi ini menyerang orang yang tinggal di negara-negara beriklim tropis.

Selain itu, kondisi ini juga lebih banyak terjadi pada anak-anak dan bayi karena kelenjar keringat pada tubuh masih belum terbentuk dengan sempurna. Meskipun demikian, banyak pula orang dewasa yang menderita kondisi ini.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kondisi ini, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala biang keringat?

Gejala-gejala umum dari biang keringat adalah:

  • Benjolan-benjolan dan lenting yang merah dan kecil pada kulit
  • Pembengkakan ringan
  • Gatal-gatal
  • Sensasi perih atau tertusuk-tusuk secara intens.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Biang keringat biasanya menghilang dalam beberapa hari, namun dapat mempengaruhi regulasi panas pada tubuh. Anda harus menghubungi dokter apabila Anda mengalami:

  • Area yang terpengaruh terasa sangat sakit atau bengkak
  • Lenting mengandung terlalu banyak nanah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada ketiak, leher atau pangkal paha
  • Demam atau menggigil.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab biang keringat?

Biang keringat terjadi saat suhu panas dan lembap. Kondisi ini terjadi apabila Anda tinggal atau berpergian ke negara-negara tropis atau mengenakan pakaian yang membuat kulit tidak dapat bernapas.

Biang keringat biasanya akan lebih parah pada area yang tertutup. Pada beberapa kasus, orang dapat mengalami biang keringat saat musim dingin karena pakaian yang digunakan.

Pada orang dewasa, keringat berlebih dapat membuat pori-pori dan kelenjar keringat bekerja berlebih dan tersumbat. Keringat yang tersumbat membuat iritasi kulit dan biang keringat.

Pada anak-anak, kelenjar keringat mereka masih belum terbentuk dengan sempurna dan mudah pecah, menyebabkan keringat terperangkap di bawah kulit.

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas dapat menyebabkan keringat berlebih. Olahraga dan bed rest yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan biang keringat.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mengalami biang keringat?

Biang keringat adalah kondisi yang dapat terjadi pada siapa saja dari berbagai kelompok usia dan ras. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kondisi ini.

Memiliki salah satu atau beberapa faktor risiko bukan berarti Anda dipastikan akan mengalami kondisi ini. Berikut adalah faktor-faktor risiko yang memicu terjadinya kondisi ini:

1. Usia

Bayi, balita, dan anak-anak di bawah usia 4 tahun memiliki peluang yang besar untuk terkena masalah kulit ini.

Hal ini disebabkan karena kelenjar keringat yang terdapat di tubuh bayi dan anak-anak belum berfungsi dengan sempurna ketika menghasilkan keringat.

2. Atlet atau orang-orang yang beraktivitas di lingkungan panas

Apabila Anda sering melakukan aktivitas di cuaca atau lingkungan yang panas, seperti atlet olahraga, risiko Anda untuk mengalami kondisi ini lebih tinggi.

3. Tinggal di daerah beriklim tropis

Orang-orang yang berada di negara dengan iklim tropis sering terpapar cuaca yang panas dan lembap. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terkena masalah kulit, termasuk biang keringat.

4. Keturunan keluarga

Jika Anda memiliki anggota keluarga atau orang tua yang mempunyai masalah produksi keringat pada tubuh, kemungkinan Anda untuk menderita kondisi yang sama pun lebih besar.

5. Memiliki sistem imun tubuh yang bermasalah

Sistem imun tubuh yang buruk dapat mengakibatkan munculnya masalah-masalah kesehatan tertentu, termasuk masalah kulit. Jika Anda menderita penyakit yang memengaruhi fungsi sistem imun Anda, risiko Anda untuk mengalami kondisi ini lebih tinggi.

6. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Dalam beberapa kasus, obat-obatan pemicu keringat seperti Bethanechol dapat meningkatkan risiko mengalami miliaria. Selain itu, Isotretinoin juga obat yang dapat memengaruhi fungsi folikel rambut, sehingga miliaria berpotensi muncul.

Selain kedua obat di atas, doxorubicin dan erythropoietin juga sering dikaitkan dengan kemunculan miliaria crystallina.

7. Aktivitas fisik berlebihan tanpa pakaian yang sesuai

Jika Anda melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang cukup berat, namun Anda tidak mengimbanginya dengan mengenakan pakaian yang longgar dan ringan, tubuh Anda akan mengalami kenaikan suhu dan lebih mudah berkeringat. Kondisi ini yang memicu munculnya ruam pada kulit.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana biang keringat didiagnosis?

Biang keringat adalah kondisi yang tidak memerlukan tes khusus untuk didiagnosis. Dokter dapat mendiagnosis kondisi ini dengan melihat bagaimana tampilan kulit Anda.

Bagaimana mengobati biang keringat?

Kondisi ini biasanya akan menghilang dan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk menghindari panas, udara lembap, menggunakan pakaian berbahan ringan dan longgar, serta kurangi aktivitas yang membuat Anda cepat berkeringat.

Anda juga dapat menggunakan obat-obatan tertentu untuk membantu meredakan gatal-gatal pada kulit. Berikut adalah obat-obatan yang direkomendasikan dokter:

1. Lotion calamine

Lotion ini memiliki banyak manfaat untuk kulit karena kandungan zinc oxide di dalamnya. Lotion calamine dapat digunakan untuk meredakan gatal-gatal pada kulit. Anda dapat mengoleskannya dengan menggunakan kapas.

2. Krim hidrokortison

Krim ini dapat digunakan untuk meredakan biang keringat. Krim hidrokortison tersedia di apotik dan dapat digunakan sebanyak 1-2 kali sehari untuk meredakan rasa gatal.

Untuk pengaplikasiannya pada bayi, hindari bagian yang tertutup popok. Mengoleskan krim pada bagian yang ditutupi popok dapat memperparah iritasi.

3. Obat antihistamin

Obat ini dapat Anda beli di apotik, baik dalam bentuk oles maupun tablet. Antihistamin dapat membantu meredakan rasa gatal pada kulit.

Apabila Anda ingin memberikan antihistamin untuk anak Anda, konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi biang keringat?

Terdapat banyak cara untuk mengobati dan mengatasi biang keringat di rumah. Pengobatan ini dapat membantu menenangkan, mendinginkan kulit, serta mengurangi peradangan dan risiko terjadinya infeksi.

Yang paling penting adalah, hindari menggaruk ruam dan benjolan yang muncul di kulit Anda. Menggaruk bagian yang gatal justru dapat meningkatkan risiko terjadinya iritasi dan infeksi.

1. Mandi air dingin

Miliaria dapat diredakan apabila kulit terpapar udara atau air dingin. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba mandi dengan air dingin.

Mandi juga dapat membantu membuka pori-pori kulit Anda. Hal ini penting karena pori-pori yang tersumbat dapat memicu munculnya ruam dan benjolan.

Setelah mandi, pastikan Anda mengeringkan tubuh Anda dengan benar. Kulit yang tidak dikeringkan dengan sempurna berisiko mengalami iritasi.

2. Menggunakan kipas angin dan AC

Saat sedang dalam masa pemulihan, pastikan Anda terhindar dari cuaca atau udara panas dan lembap. Ventilasi ruangan yang baik dapat membantu kulit Anda lebih tenang dan cepat pulih. Gunakan kipas angin atau pasang air conditioner (AC).

3. Mengenakan pakaian yang tepat

Selain mendinginkan suhu ruangan, Anda harus mengenakan pakaian yang tepat dan sesuai. Pilihlah bahan pakaian yang ringan dan longgar, sehingga pakaian tidak akan menggesek kulit atau menyebabkan Anda kepanasan.

Bahan pakaian yang dapat Anda pilih adalah polyester atau kain sintetik lain yang dirancang untuk olahraga. Pakaian jenis ini bagus untuk menjaga kelembapan kulit.

Anda juga dapat memilih pakaian berbahan katun. Katun baik untuk sirkulasi udara pada tubuh Anda, sert lebih nyaman dikenakan.

4. Kompres air dingin

Kompres air dingin adalah salah satu cara yang paling mudah untuk menenangkan iritasi kulit. Anda dapat merendam handuk di air dingin, atau membungkus es batu dengan kain. Kemudian, kompres kulit Anda yang terkena biang keringat dan iritasi.

5. Menggunakan oatmeal

Oatmeal adalah bahan makanan yang efektif mengurangi rasa gatal dan peradangan. Anda dapat menggunakan oatmeal untuk mengatasi berbagai macam masalah di kulit.

Campurkan 1 atau 2 cangkir oatmeal ke dalam air hangat. Lalu, gunakan air rendaman tersebut untuk mandi. Pastikan air tidak terlalu panas, sehingga kulit Anda terhindar dari iritasi.

6. Baking soda

Baking soda tidak hanya dapat digunakan untuk masak, namun ternyata bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit.

Caranya, campurkan 3 atau 5 sendok makan baking soda ke dalam air hangat. Kemudian, mandi dengan air campuran baking soda tersebut.

7. Aloe vera

Aloe vera mengandung zat antiinflamasi dan antiseptik, sehingga bagus untuk menenangkan iritasi dan mencegah infeksi pada kulit. Aloe vera juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan gatal. Oleskan gel aloe vera secukupnya pada bagian kulit Anda yang bermasalah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: September 2, 2019

Yang juga perlu Anda baca