Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kuku Terry, Saat Warna Kuku Berubah Putih Pucat

Kuku Terry, Saat Warna Kuku Berubah Putih Pucat

Siapa sangka tampilan kuku ternyata bisa menjadi tanda masalah kesehatan tertentu. Salah satu penyakit kuku yang menjadi gejala penyakit lainnya adalah kuku Terry atau Terry’s nails. Ketahui lebih lanjut kondisi kuku tersebut di sini.

Apa itu kuku Terry?

Kuku Terry adalah kuku yang tampak putih, kecuali ujungnya yang berwarna cokelat atau merah muda. Bila diamati lagi, sebanyak tiga perempat kuku bagian bawah berwarna putih.

Selain itu, kuku bagian pangkal berbentuk seperti setengah lingkaran, warnanya putih seolah-olah luntur, menyatu dengan bagian kuku atasnya.

Kondisi ini umumnya dialami oleh semua kuku yang Anda miliki. Tidak menutup kemungkinan, Anda juga bisa mengalaminya pada salah satu kuku tangan atau kaki.

Biasanya, penyakit kuku ini muncul seiring bertambahnya usia. Meski demikian, kondisi ini bisa dijadikan sebagai deteksi penyakit melalui kuku.

Berbagai studi menemukan bahwa kondisi ini merupakan petunjuk adanya penyakit sistemik atau penyakit yang menjangkiti seluruh bagian tubuh.

Gejala Terry’s nails

gejala kuku terry

Beberapa tanda-tanda kuku Terry yang bisa Anda amati adalah sebagai berikut.

  • Sebagian besar bagian kuku tampak memutih.
  • Tidak ada bentuk setengah lingkaran pada pangkal kuku atau lapisan kulit kutikula.
  • Warna kuku (merah muda, kekuningan, atau kecokelatan) hanya tampak pada bagian ujung.
  • Pangkal kuku menyempit.
  • Ujung kuku yang tumbuh ke atas mengalami peningkatan.

Penyebab dan faktor risiko kuku Terry

Mengutip studi terbitan Indian Journal of Dermatology (2017), para ahli menduga bahwa kondisi ini bisa muncul akibat berkurangnya jumlah pembuluh darah di bawah kuku.

Selain itu, ditemukan adanya pertumbuhan berlebih pada jaringan ikat kuku.

Tidak hanya penuaan ada beberapa penyakit yang mendasari timbulnya Terry’s nails, seperti:

  • sirosis hati.
  • gagal jantung kongestif kronis.
  • diabetes melitus pada orang dewasa.
  • penyakit ginjal
  • tuberkulosis,
  • sklerosis sistemik,
  • artritis,
  • kusta,
  • sindrom POEMS.

Tahukah Anda?

Kondisi Terry’s nails pertama kali diamati oleh Richard Terry pada tahun 1950-an. Ia mengamati sebanyak 8 dari 10 pasien dengan sirosis hati memiliki kuku yang memutih.

Diagnosis Terry’s nails

Dokter biasanya akan melakukan biopsi atau pengambilan jaringan dasar kuku.

Bila ada kondisi Terry’s nails, ujung kuku akan tampak seperti urat yang menjalar atau telangiektasis.

Hal ini menandakan adanya pembesaran atau pecahnya pembuluh darah yang dekat permukaan kuku.

Dokter nantinya juga mengecek bagian kuku yang berwarna.

Mengutip studi terbitan Indian Journal of Nephrology (2015), dokter mungkin mendiagnosis adanya kuku Terry bila lebar warna pada ujung kuku sebesar 0,5 – 3 mm.

Pengobatan kuku Terry

Pengobatan Terry’s nails berfokus pada penyakit yang mendasarinya.

Jika Anda memiliki diabetes, dokter akan memberikan pengobatan untuk mengendalikan kadar gula darah Anda sembari menjaga pola hidup sehat.

Dokter mungkin akan mempertimbangkan transplantasi hati jika hati sudah rusak parah akibat sirosis.

Jika Anda memiliki kuku Terry dan tidak mempunyai penyakit yang mendasar, Anda tidak perlu mendapatkan pengobatan kuku.

Kondisi ini bisa hilang seiring dengan membaiknya kondisi kesehatan Anda.

Anda bisa segera ke dokter bila menemukan adanya tanda-tanda terry’s nails. Nantinya, dokter akan menemukan penyebabnya, entah itu penuaan atau adanya penyakit pemicu.

Pencegahan Terry’s nails

Kondisi ini tidak bisa sepenuhnya dicegah. Namun, Anda bisamenerapkan pola hidup sehat supaya tidak meningkatkan risiko berbagai penyakit pemicu.

Selain itu, Anda bisa melakukan perawatan kuku dengan cara berikut.

  • Pastikan kuku kering dan bersih.
  • Hindari menggigit kuku dan memotong kutikula.
  • Pastikan memotong kuku dengan bentuk lurus.
  • Kenakan alas kaki yang nyaman dan berukuran pas.
  • Potong kuku teratur agar mengurangi cedera dan benturan.

Kuku Terry atau Terry’s nails adalah kondisi yang menyebabkan sebagian besar kuku tampak putih. Kondisi ini lumrah terjadi pada proses penuaan.

Meski demikian, tak jarang kondisi ini dijumpai pada orang dengan penyakit sistemik, terutama sirosis hati, gagal ginjal kronis, dan gagal jantung kongestif.

Pengobatan kuku berfokus pada penyakit yang mendasari. Jika tidak ada penyakit pemicu, kuku Terry tidak menimbulkan bahaya bagi Anda.

Segera konsultasikan ke dokter bila Anda mencurigai timbulnya sebagian besar bagian kuku yang memutih.

Dokter nantinya akan menemukan penyebab serta perawatan yang tepat untuk kuku Anda.


Pernah alami gangguan menstruasi?

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Witkowska, A., Jasterzbski, T., & Schwartz, R. (2017). Terry’s Nails: A Sign of Systemic Disease. Indian Journal of Dermatology, 62(3), 309. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5448267/

Nelson, N., Hayfron, K., Diaz, A., Lynch, S., Yen, I., Bakamjian, A., & Subramanian, I. (2018). Terry’s Nails: Clinical Correlations in Adult Outpatients. Journal of General Internal Medicine, 33(7), 1018-1019. doi: 10.1007/s11606-018-4441-7

Ram, R., Kumar, V., & Lakshmi, B. (2015). Terry′s nails. Indian Journal of Nephrology, 25(3), 184. doi: 10.4103/0971-4065.146030

Terry’s Nails: Symptoms, Causes & Treatment. (2022). Retrieved 4 July 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/22890-terrys-nails

Tips for healthy nails. (2022). Retrieved 4 July 2022, from https://www.aad.org/public/everyday-care/nail-care-secrets/basics/healthy-nail-tips

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui 2 weeks ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro