backup og meta

7 Tips Ampuh Mencegah Biang Keringat pada Orang Dewasa

7 Tips Ampuh Mencegah Biang Keringat pada Orang Dewasa

Biang keringat atau miliaria tidak hanya sering terjadi pada anak kecil, tapi juga orang dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh cuaca panas dan pakaian yang ketat, sehingga membuat kulit tidak bernapas. Lantas, bagaimana cara mencegah biang keringat pada orang dewasa?

Cara mencegah biang keringat pada orang dewasa

Biang keringat berbeda dengan jerawat, biang keringat masalah kulit yang sering dialami di wilayah tropis dengan tingkat kelembapan yang tinggi.

Kondisi ini disebabkan oleh keringat yang terperangkap akibat tersumbatnya kelenjar keringat.

Akibatnya, muncul benjolan kecil berwarna merah dengan jumlah yang cukup banyak. Ruam kulit akibat biang keringat sering menimbulkan rasa gatal dan bengkak.  

Pada dasarnya, cara mencegah biang keringat pada orang dewasa dan anak kecil hampir sama. Berikut cara yang bisa Anda coba. 

1. Tidak memakai pakaian yang tebal dan ketat

Alih-alih menggunakan pakaian yang tebal dan ketat, cobalah untuk menggantinya dengan bahan yang lebih tipis dan menyerap keringat.

Selain itu, hindari menggunakan baju berwarna hitam saat cuaca sedang terik agar panas matahari tidak menyerap baju Anda. 

Hal ini bertujuan untuk mengurangi produksi keringat dan pakaian Anda tidak menjadi lembap karena basah oleh keringat.

Dengan begitu, kulit Anda tetap dapat bernapas dan terhindar dari iritasi kulit

2. Mandi dengan air dingin

Salah satu upaya untuk mencegah penyakit biang keringat pada orang dewasa adalah mandi dengan air dingin

Khasiat air dingin yang mengguyur tubuh Anda ternyata mampu membuka pori-pori yang tersumbat.

Selain itu, mandi dengan air dingin juga dapat melembapkan kulit.

Akan tetapi, biasakan untuk tidak mandi dengan air yang terlalu dingin karena dapat menyebabkan hipotermia. 

3. Mendinginkan suhu ruangan

Setelah mandi dan memakai pakaian yang cocok dengan udara saat itu, jangan lupa untuk mengatur suhu ruangan kamar Anda agar tetap sejuk.

Bukankah Anda merasa lebih nyaman saat berada di dalam ruangan yang dingin setelah beraktivitas di tempat panas?

Oleh karena itu, mendinginkan tubuh bisa mencegah terjadinya biang keringat.

Jika tidak ada pendingin ruangan, kipas angin pun bisa Anda pakai untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik di ruangan. 

4. Mengurangi penggunaan krim pelembap

cara mengatasi skin barrier rusak dengan pelembap

Salep, krim, atau produk pelembap yang terlalu banyak dapat menyumbat pori-pori, sehingga keringat pun terjebak dan tidak bisa keluar dari kulit Anda.

Kalau sudah begitu, akan muncul benjolan-benjolan biang keringat. 

Oleh karena itu, usahakan untuk tidak memakai salep atau krim pelembap terlalu banyak atau tebal agar tidak menghambat jalan keluar keringat Anda. Gunakanlah secukupnya saja.

Sebagai gantinya gunakan pelembab dengan lanolin anhidrat, yang membantu mencegah saluran keringat tersumbat.

5. Olahraga di tempat yang teduh

Olahraga saat sinar matahari menyengat justru akan menyebabkan iritasi kulit dan produksi keringat yang berlebihan. 

Oleh karena itu, usahakan untuk melakukan aktivitas fisik di dalam ruangan atau tempat yang teduh.

Bila perlu, sebelum berolahraga, memeriksa suhu di luar juga dapat menjadi salah satu cara mencegah biang keringat pada orang dewasa. 

Mengurangi bepergian ke tempat yang mendapatkan sinar matahari terik juga bisa menjadi cara untuk mencegah biang keringat. 

6. Hindari pakaian berbahan wol

Pakaian berbahan wol memang terasa hangat dan tebal, tetapi ini lebih mudah memicu tubuh Anda mengeluarkan keringat. 

Serat wol yang lebih besar dan kasar juga lebih gampang membuat kulit seseorang jadi teriritasi. 

Selain itu, pakaian berbahan wol lebih sulit untuk menyerap keringat ketika tubuh Anda berkeringat dan lembap.

Hal ini membuat biang keringat jadi lebih mudah muncul. 

7. Rutin minum air putih

manfaat minum air putih sebelum tidur

Salah satu upaya untuk mencegah penyakit biang keringat adalah dengan rutin minum air putih.

Jika kulit Anda tetap terhidrasi dengan baik, ini akan mencegah kulit mengalami dehidrasi yang memicu kemunculan biang keringat.

Satu studi kecil yang diterbitkan pada Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology (2015) mengukur dampak konsumsi air putih pada kondisi kulit. 

Para peneliti menemukan bahwa pada kelompok dengan konsumsi air harian yang tinggi tingkat hidrasi kulitnya lebih terjaga.

Cara mencegah biang keringat pada orang dewasa tidak sulit untuk dilakukan.

Nah, beberapa tips di atas bisa Anda coba untuk mencegah masalah kulit yang satu ini.

Apabila Anda terlanjur mengalami biang keringat, cobalah mengikuti saran mengatasi biang keringat yang diberikan dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Palma, L., Marques, L. T., Bujan, J., & Rodrigues, L. M. (2015). Dietary water affects human skin hydration and biomechanics. Clinical, cosmetic and investigational dermatology, 8, 413–421. https://doi.org/10.2147/CCID.S86822

Heat and what to wear. (n.d.). Government of Western Australia: Department of Health. Retrieved September 29, 2022 from https://www.healthywa.wa.gov.au/Articles/F_I/Heat-and-what-to-wear

Heat rash. (2021). healthdirect. Retrieved September 29, 2022 from https://www.healthdirect.gov.au/heat-rash

Heat rash (prickly heat). (2021). National Health Services. Retrieved September 29, 2022 from https://www.nhs.uk/conditions/heat-rash-prickly-heat/#:~:text=A%20pharmacist%20might%20recommend%3A,doctor%20before%20using%20this%20treatment

Heat rash – Diagnosis & treatment. (2022). Mayo Clinic. Retrieved September 29, 2022 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heat-rash/diagnosis-treatment/drc-20373282

Versi Terbaru

06/12/2022

Ditulis oleh Nabila Azmi

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro

Diperbarui oleh: Angelin Putri Syah


Artikel Terkait

Bukan Cuma Menyegarkan, Ini 7 Manfaat Mandi Air Dingin Bagi Kesehatan

Mengapa Biang Keringat Muncul Saat Cuaca Panas? Ini Cara Mengatasinya


Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Nabila Azmi · Tanggal diperbarui 06/12/2022

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan